Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SUTRADARA Christopher Nolan, 52, mengutamakan kepraktisan dalam efek khusus yang digunakan untuk film mendatangnya 'Oppenheimer'.
Nolan sendiri menulis dan menyutradarai kisah epik tentang J. Robert Oppenheimer, dalang dari Proyek Manhattan yang membantu mengembangkan bom atom, dengan menggandeng Cillian Murphy yang berperan sebagai ilmuwan tituler.
Sang pembuat film mengatakan bahwa membuat ledakan atom secara langsung tanpa bantuan efek komputer adalah sebuah tantangan.
"Saya pikir membuat ulang tes Trinity [peledakan senjata nuklir pertama, di New Mexico] tanpa menggunakan grafik komputer adalah tantangan besar untuk dilakukan," kata sutradara kelahiran Inggris itu.
Baca juga: Manfaat Belajar Alat Musik bagi Kemampuan Otak
Nolan menjelaskan bahwa dia membawa pengawas efek visual Andrew Jackson di awal dalam proyek film tersebut.
"Jackson sedang melihat bagaimana kami dapat melakukan banyak elemen visual film secara praktis, mulai dari merepresentasikan dinamika kuantum dan fisika kuantum hingga tes Trinity itu sendiri, untuk menciptakan kembali, dengan tim saya, Los Alamos di sebuah desa di New Mexico dalam cuaca yang luar biasa, yang banyak dibutuhkan untuk pembuatan film," lanjut penulis cerita film 'The Dark Knight' itu.
“Dalam hal kondisi yang sangat keras di luar sana, ada tantangan praktis yang sangat besar,” tambahnya.
Nolan memberi tahu bahwa dia senang dengan apa yang telah dicapai oleh timnya. Oppenheimer bahkan selain dari efek khusus, adalah "sebuah cerita dengan cakupan dan skala yang sangat besar."
"Tapi saya memiliki kru yang luar biasa, dan mereka benar-benar meningkat. Ini akan memakan waktu lama sebelum kita selesai. Tapi yang pasti saat saya melihat hasilnya masuk, dan saat saya menyusun filmnya, saya senang dengan apa yang telah dicapai tim saya," jelas Nolan.
Berdasarkan buku pemenang Hadiah Pulitzer American Prometheus: Kemenangan dan Tragedi J. Robert Oppenheimer oleh Kai Bird dan Martin J. Sherwin, film ini menampilkan pemeran besar termasuk Emily Blunt sebagai istri Oppenheimer, Katherine; Robert Downey Jr. sebagai Lewis Strauss, tokoh utama dalam pengembangan senjata nuklir, menurut IMDb; dan Matt Damon sebagai Letnan Jenderal Leslie Groves, yang mengawasi pembangunan Pentagon dan mengarahkan Proyek Manhattan.
Oppenheimer tayang di bioskop 21 Juli 2023. (H-3)
Berbeda dengan Legaly Blonde yang berlatar dunia hukum dan universitas, serial Elle akan membawa penonton kembali ke masa SMA.
Megan Domani mengungkapkan bahwa peran Annisa memberikan tantangan tersendiri, terutama dari sisi pendalaman karakter yang memiliki latar belakang keluarga yang kompleks.
Revalina S Temat membagikan pengalamannya menghadapi tuntutan peran yang menguras energi di film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
Bukan sekadar drama rumah tangga biasa, film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? dirancang sebagai sebuah eksplorasi spiritual dan perjalanan batin seorang perempuan.
Beby mengungkap cerita dalam film Tolong Saya! (Dowajuseyo) lahir dari kejadian mistis yang ia alami saat menjalani kehidupan sebagai mahasiswa Indonesia di Korsel.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Korea Utara memperingatkan bahwa ambisi nuklir Jepang harus dihentikan 'dengan biaya apa pun' karena dinilai mengancam stabilitas Asia dan keamanan global.
Nuklir bukan hanya untuk energi, namun juga untuk kesehatan dan riset medis
Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan dukungan tenaga ahli untuk proyek pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Indonesia dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo di Moskow
RISET terbaru Korea Institute for Defense Analyses menyebut kemampuan nuklir Korea Utara selama ini diremehkan.
Kepala Divisi Riset Keamanan Nuklir KIDA, Lee Sang-kyu, memperkirakan nuklir Korea Utara kemungkinan mencapai 127 sampai 150.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved