Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Hormon dopamin dikaitkan dengan membantu Anda merasa lebih bahagia. Otak Anda dapat melepaskan dopamin dengan aktivitas dan perilaku tertentu, banyak di antaranya sudah Anda lakukan setiap hari.
"Setiap kali kita berpartisipasi dalam aktivitas yang dianggap penting dari sudut pandang tubuh kita, otak kita melepaskan dopamin dalam jumlah besar," menurut Dr. Kiran F. Rajneesh, direktur dari divisi nyeri neurologis dan profesor neurologi di Ohio State University Wexner Medical Center, seperti dikutip dari huffpost.com, Kamis (1/12).
Sepanjang evolusi, tugas dopamin adalah untuk "merasakan penghargaan, mempelajari tempat dan aktivitas yang mengarah pada penghargaan dan juga memotivasi Anda untuk pergi ke tempat-tempat itu untuk mendapatkan penghargaan," kata Dr. Hitoshi Morikawa, profesor asosiasi di departemen ilmu pengetahuan. ilmu saraf dan psikiatri, University of Texas,Austin. Dan itu masih terjadi hari ini. Intinya, "dopamin adalah sensor hadiah," kata Morikawa.
Diketahui, ada beberapa aktivitas sehari-hari yang turut mendorong pelepasan dopamin oleh otak. Meski begitu, kita perlu memahami bahwa hormon dopamin yang membuat Anda ingin mengulangi perilaku tertentu dapat pula mengarah menjadi adiksi. Hal itu bisa menjadi berbahaya apabila aktivitas bersangkutan dilakukan secara berlebihan, apalagi jika bersifat negatif --seperti penyalahgunaan obat terlarang.
1. Makan
Rajneesh mengatakan bahwa aktivitas apa pun yang penting untuk kesejahteraan dan kelangsungan hidup akan melepaskan dopamin. Mampu menemukan makanan dan memakan makanan tersebut tentu termasuk dalam kategori ini.
Beberapa penelitian bahkan mengatakan bahwa makan menghasilkan pelepasan dopamin dua kali, yaitu pertama saat makanan dimakan dan ketika makanan ada di perut.
2. Air minum
Coba pikirkan, saat Anda kehausan, segelas air tentu terasa membahagiakan, jadi tidak heran juga memicu pelepasan dopamin di otak Anda. Tapi tidak semua tegukan air akan melepaskan dopamin, kata Morikawa. Sebaliknya, Anda harus benar-benar menginginkan atau membutuhkan air, seperti setelah berolahraga berat atau di hari yang panas.
3. Menerima pujian
Salah satu cara yang sangat umum terkait pelepasan dopamin adalah ketika memuji anak-anak atas perilaku yang baik, kata Rajneesh. Pujian memicu pelepasan dopamin di otak anak-anak. Dalam situasi ini, perilaku baik mereka diperkuat oleh sifat perasaan senang dari pelepasan dopamin itu, katanya.
Hal yang sama berlaku ketika orang dewasa menerima pujian, tambah Rajneesh. Jadi mengirim ucapan selamat kepada kolega Anda atau teks perayaan ke teman sebenarnya lebih baik daripada yang Anda pikirkan.
Ini sangat penting bagi orang-orang dengan kondisi tertentu yang disebabkan oleh tingkat dopamin yang rendah, seperti ADHD (attention deficit hyperactivity disorder), menurut ADDitude Magazine, sebuah publikasi yang berfokus pada ADHD.
4. Bermain video gim
Banyak penelitian telah mengukur dan menemukan bahwa bermain video gim menghasilkan pelepasan dopamin di otak bagi sebagian orang.
Meskipun hal ini sendiri bukanlah hal yang buruk, namun bisa menjadi negatif jika perasaan bermain video gim dirasa terlalu menyenangkan.
5. Berhubungan intim
Seks menyebabkan pelepasan endorfin, seperti yang dikatakan Dr. Elizabeth C. Gardner, seorang ahli bedah kedokteran olahraga ortopedi di Yale Medicine. Penelitian juga menunjukkan hal tersebut juga menyebabkan pelepasan dopamin. Otak kita terhubung untuk mengetahui bahwa seks penting untuk bertahan hidup, dan neuron yang melepaskan dopamin melakukannya.
6. Aktivitas yang meningkatkan kesejahteraan
Meditasi dan aktivitas lain juga dapat menyebabkan pelepasan dopamin, kata Rajneesh. “Terlibat dalam aktivitas yang meningkatkan kesejahteraan Anda seperti yoga, olahraga, hobi, dapat membantu melepaskan dopamin di otak," kata Rajneesh. (M-2)
Menurut data Kementerian Koperasi dan UMKM, pada 2024, sekitar 64,5% pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan.
Di balik peran pentingnya sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Farid Azhar Nasution menyimpan sisi personal yang menarik.
Hobi itu bukan sekadar pelarian dari rutinitas, melainkan cara unik Joe Taslim untuk menyeimbangkan kerasnya tuntutan fisik dalam peran-peran laga.
BLOK M Hub, yang menjadi lini pengembangan bisnis terbaru dari MRT Jakarta kini bakal jadi tempat berkumpulnya para anak ‘kalcer’ (gaul) Jakarta lewat gelaran Pop City: Pop Culture Society.
Hobinya itu bermula dari keinginannya yang ingin meminjam koleksi jam tangan ayahnya yang menurutnya keren-keren.
Hobi sering kali tidak bertujuan menghasilkan uang atau menjadi pekerjaan utama, tetapi lebih untuk memberikan kesenangan, relaksasi, atau pengembangan keterampilan.
Studi terbaru mengungkap teknik "meta-cognitive doubt". Meragukan pikiran negatif ternyata lebih efektif untuk kembali berkomitmen pada tujuan jangka panjang.
Korps Relawan Bencana di bawah Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), melaksanakan rangkaian Psychosocial Support Program bagi anak-anak yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Poso.
Dialah Saparinah Sadli, perempuan berusia 99 tahun yang menjadi saksi hidup perjalanan panjang ilmu psikologi dan gerakan perempuan di Indonesia.
Talentlytica bersama Unit Usaha Akademik Unpad akan menggelar Workshop Pauli Reimagined pada 4 Oktober mendatang di Bandung, Jawa Barat
Penggunaan pacar AI di platform seperti Character.AI makin populer, tetapi pakar memperingatkan risikonya.
Cinta bukan hanya soal perasaan, tapi juga ilmiah. Pelajari efek hormon ini saat jatuh cinta dan patah hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved