Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Terbiasa berperan sebagai karakter utama dalam film, tidak membuat Dian Sastro enggan mengambil peran pendukung. Terbaru, ia memerankan karakter Dewi Api di film pahlawan super milik jagat sinema Bumilangit, Sri Asih.
Dewi Api adalah salah satu tokoh yang menjadi musuh di Sri Asih. Namun, di film ini, durasi kemunculan Dewi Apti tidak dominan.
“Wah, panas ya! Bebannya tuh berat juga, menjadi sumber kejahataj di jagat ini,” kata Dian dalam konferensi pers seusai penayangan film Sri Asih untuk media di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, (15/11).
“Namun senang bisa terlibat menjadi bagiannya. Bagi saya, ini justru kesempatan meski menjadi pemeran pendukung, tetap langka. Dan tidak saya lewatkan. Tidak harus selalu jadi pemeran utama. Menjadi pemeran pendukung, juga sama mulianya tugasnya. Menurut saya film dengan ansambel itu seperti okrestrasi. Semuanya kompak dan memainkan musik yang sama, dan di film ini, ujung tombaknya ya Pevita sebagai Sri Asih,” lanjutnya.
Produser Sri Asih, Joko Anwar menambahkan, meski aktor maupun aktris mendapat waktu layar yang sedikit di suatu film Bumilangit, bukan berarti akan selamanya berlaku demikian.
“Di BCU (Bumilangit Cinematic Universe), kami memandang satu film bukan sebagai film yang berdiri sendiri. Tapi menjadi satu kesatuan. Karakter yang muncul sebentar di film Sri Asih misalnya, belum tentu sebentar juga di penceritaan baru berikutnya di film BCU. Misalnya, Sri Asih di Gundala cuma nyelepet selendang doang, sekarang punya filmnya sendiri. Suatu saat nanti mungkin ada karakter-karakter dengan penceritaan sendiri,” kata Joko.(M-3)
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Aktris Dian Sastrowardoyo mengalami insiden menegangkan saat menjalani proses syuting film Esok Tanpa Ibu di Lembang, Bandung, Jawa Barat.
Dian Sastrowardoyo berperan sebagai Laras, seorang ibu di dunia nyata, sekaligus sebagai i-BU, sebuah entitas kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di film Esok Tanpa Ibu.
Film Esok Tanpa Ibu dibintangi oleh Ali Fikry, Dian Sastrowardoyo, Ringgo Agus Rahman, Aisha Nurra Datau, dan Bimasena. Di film ini, Dian memerankan karakter ibu yang mengalami koma.
"Ini audisi menurut aku kesempatan terakhir. Di usia segini ada kesempatan begini kalau dilewati nggak akan pernah coba, jadi cobain aja,"
Dalam sesi temu media, Dian berbagi pengalaman pribadinya tentang bagaimana ia terus berkarya dan berani memulai hal baru meski telah menginjak usia 40 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved