Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebuah studi yang dipimpin oleh Universitas Negeri Washington, AS, menunjukkan bahwa kualitas tidur memengaruhi suasana hati wanita dan mengubah perasaan mereka tentang kemajuan dalam karier mereka. Sementara itu, aspirasi pria tidak dipengaruhi oleh kualitas tidur.
Tim peneliti menemukan temuan ini dalam studi survei selama dua minggu terhadap 135 pekerja di Amerika Serikat. Setiap hari para peserta pertama kali mencatat seberapa baik mereka tidur dan kualitas suasana hati mereka saat ini, dan selanjutnya di kemudian hari bagaimana perasaan mereka tentang berjuang untuk lebih banyak posisi dan tanggung jawab di tempat kerja.
"Ketika wanita mendapatkan tidur malam yang baik dan suasana hati mereka meningkat, mereka lebih cenderung berorientasi pada niat sehari-hari mereka untuk mencapai status dan tanggung jawab di tempat kerja," kata penulis utama Leah Sheppard, seorang profesor di Carson College of Business WSU.
"Jika tidur mereka buruk dan mengurangi mood positif mereka, kami melihat bahwa mereka kurang berorientasi pada tujuan tersebut," lanjutnya seperti dikutip dari sciencedaily.com, Senin (31/10).
Untuk penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Sex Roles, Sheppard dan rekan penulis Julie Kmec dari WSU dan Teng Iat Loi dari University of Minnesota-Duluth menyurvei karyawan penuh waktu dua kali sehari selama dua minggu kerja berturut-turut dengan total lebih dari 2.200 pengamatan.
Para peserta menjawab pertanyaan tentang tidur malam mereka sebelumnya dan suasana hati saat ini sekitar tengah hari setiap hari dan di malam hari menjawab pertanyaan tentang niat mereka untuk mengejar lebih banyak tanggung jawab, status, dan pengaruh di tempat kerja.
Baik pria maupun wanita melaporkan kualitas tidur yang baik dan buruk selama penelitian, terutama tanpa perbedaan gender dalam kualitas tidur yang dilaporkan. Namun, wanita lebih sering melaporkan penurunan niat untuk mengejar status lebih di tempat kerja pada hari-hari setelah malam kurang tidur.
Para peneliti hanya dapat berspekulasi tentang mengapa dampak tidur pada suasana hati memengaruhi aspirasi perempuan dan tidak pada laki-laki. Mereka menduga, itu mungkin ada hubungannya dengan perbedaan gender dalam regulasi emosi serta harapan masyarakat atau beberapa kombinasi dari faktor-faktor ini.
Penelitian ilmu syaraf telah menunjukkan bahwa wanita cenderung mengalami re-aktivitas emosional yang lebih besar dan regulasi emosi yang lebih sedikit daripada pria, dan ini dapat diperkuat oleh stereotip budaya bahwa wanita lebih emosional.
Pada saat yang sama, stereotip laki-laki sebagai lebih ambisius daripada perempuan cenderung menambah lebih banyak tekanan bagi mereka untuk naik tangga perusahaan, jadi mungkin kualitas tidur yang buruk akan lebih kecil kemungkinannya untuk menghalangi laki-laki dari aspirasi pekerjaan mereka.
Temuan ini menyimpan beberapa kabar baik bagi wanita yang ingin memajukan karier mereka, kata Sheppard. Misalnya, mereka mungkin mengambil beberapa langkah praktis untuk meningkatkan aspirasi kerja, mulai dari berlatih meditasi untuk membantu mengatur tidur dan emosi hingga menempatkan batasan yang lebih baik pada jam kerja, dan tentu saja, berusaha untuk mendapatkan tidur yang lebih baik.
“Penting untuk bisa menghubungkan aspirasi dengan sesuatu yang terjadi di luar lingkungan kerja yang terkendali,” ujarnya. "Ada banyak hal yang bisa dilakukan siapa saja untuk mendapatkan tidur malam yang lebih baik dan mengatur suasana hati secara umum." (M-2)
Kepemilikan ponsel pintar pada remaja awal dikaitkan dengan faktor risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker.
Waktu tidur yang cukup membantu menyiapkan tubuh anak di tengah cuaca yang tidak menentu.
Penderita sakit pinggang direkomendasikan tidurnya dengan posisi telentang kasurnya jenis medium sampai medium firm, jangan terlalu keras.
Tidur bukan hanya istirahat. Studi baru ungkap peran hormon pertumbuhan yang bangun otot, tulang, metabolisme, hingga kejernihan otak esok hari.
Tidur bukan sekadar istirahat, melainkan proses biologis penting yang dikendalikan oleh otak dan hormon, seperti melatonin.
Riset terbaru University of Michigan menemukan neuron di hipotalamus berperan menjaga kadar gula darah, terutama pada empat jam pertama tidur.
Kualitas tidur yang buruk dapat memicu stres, gangguan kecemasan, hingga penurunan konsentrasi.
Ahli tidur menjelaskan kualitas tidur sama pentingnya dengan durasinya, serta bagaimana ritme tubuh menentukan kebutuhan tidur setiap orang.
Pelajari manfaat meditasi bagi mental & fisik, teknik populer, serta panduan pemula yang mudah dan konsisten.
Penelitian terbaru mengungkap gejala apnea tidur obstruktif (OSA) cenderung memburuk di akhir pekan akibat perubahan pola tidur.
Dalam era kerja cepat dan tuntutan multitasking, kelelahan setelah jam kerja bukan lagi hal aneh—terutama bagi generasi milenial dan Gen Z.
Memasuki usia Spring Air yang ke-100 pada 2026, Spring Air memperkuat reputasinya sebagai pelopor teknologi tidur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved