Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Banyak orang merasa bau mulut setelah minum kopi tidak sedap pada diri sendiri dan orang lain. Munculnya bau mulut setelah minum kopi disebabkan saat biji kopi disangrai, terbentuk senyawa aroma yang mengandung belerang. Dalam kandungan asam dalam kopi, senyawa ini dapat menghasilkan bau mulut.
Kopi juga menyebabkan mulut kering, yang dapat memperburuk bau mulut. Mulut kering yang disebabkan oleh kopi sebagian dihasilkan oleh kafein, yang sedikit menyebabkan dehidrasi. Tanin, molekul yang ditemukan dalam kopi, adalah penyebab lainnya.
Anda mungkin telah memperhatikan bahwa kopi membuat mulut Anda terasa kering setelah Anda minum secangkir. Barista menyebut sensasi ini sebagai astringency. Astringency disebabkan sebagian oleh tanin. Tanin ditemukan di kopi, teh, dan tanaman lainnya.
Di mulut Anda, tanin mengikat protein dalam air liur, yang menghambat produksinya. Sedangkan Anda membutuhkan air liur untuk membersihkan sisa makanan dan bakteri penyebab bau.
Ketika bakteri tetap berada di mulut Anda, mereka berkembang biak dan melepaskan senyawa Volatile Sulfur Compound (VSC), atau gas belerang. VSC adalah akar penyebab bau mulut (halitosis).
Bagaimana cara menghilangkannya?
Melansir dari situs Healthline, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan nafas bau kopi.
- Sikat gigi segera setelah minum kopi.
Sebuah tinjauan penelitian kecil tahun 2014 menunjukkan bahwa menggunakan pasta gigi yang mengandung seng mungkin bermanfaat. Pasta gigi yang mengandung minyak cengkeh, yang memiliki sifat antibakteri, juga dapat membantu.
- Kunyah permen karet tanpa gula.
- Berkumurlah dengan obat kumur.
- Kunyah peterseli mentah segar.
- Minumlah segelas besar air.
Bagaimana cara menghilangkannya?
Sebuah studi tahun 2010 menemukan bahwa 2% kopi bermanfaat untuk mengurangi, daripada meningkatkan senyawa sulfur yang mudah menguap dan bau yang dihasilkannya.
Ini berarti bahwa susu atau gula yang Anda aduk ke dalam cangkir mungkin menjadi penyebab utama bau kopi. Bakteri memakan gula, jadi menambahkan pemanis ke kopi Anda dapat memperburuk napas.
Jika Anda enggan melepaskan rasa manis tambahan, cobalah mengaduk kopi Anda dengan batang kayu manis atau biji vanila daripada menambahkan gula. Pengganti gula juga bisa menjadi pilihan.
Susu secara alami mengandung gula, yang meningkatkan bakteri di mulut Anda. Susu skim mengandung lebih banyak gula daripada versi lemak yang lebih tinggi, seperti susu murni. Dalam beberapa kasus, ini mungkin pilihan yang lebih baik untuk Anda. (M-4)
Industri kedai kopi di Jakarta kian kompetitif seiring menjamurnya konsep visual dan pengalaman ruang yang ditawarkan.
Pameran ini telah masuk dalam agenda belanja, bertukar informasi, meningkatkan keterampilan, hingga berkompetisi para pegiat industri makanan dan minuman hingga pehobi.
Penelitian terbaru mengungkap manfaat kopi yang jauh lebih luas, termasuk potensi sebagai agen antidiabetes.
Kafein dalam dosis tinggi dapat merangsang sistem saraf simpatis, yang berdampak pada meningkatnya detak jantung serta munculnya rasa gelisah
Program Desa Sejahtera Astra berhasil meningkatkan pendapatan petani kopi Garut dari Rp1,3 juta menjadi Rp3,7 juta per bulan serta menembus pasar ekspor.
Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) berpartisipasi dalam Japan International Food & Beverage Expo (JFEX) 2025 pada 3 - 5 Desember di Makuhari Messe, Tokyo, Jepang.
Gigi orang dewasa seharusnya berada dalam kondisi stabil karena didukung oleh jaringan periodontal dan tulang rahang yang kuat.
Masyarakat harus lebih berhati-hati akan kondisi gusi mereka, karena radang yang terjadi di mulut bisa membuat berbagai penyakit serius yang berbahaya.
TIM MedIsAid menemukan tingginya persentase kasus gigi berlubang pada anak-anak. Banyak siswa mengalami ketidaknyamanan saat makan maupun belajar akibat masalah gigi yang tidak tertangani.
Menyikat gigi dua kali sehari belum tentu cukup. Simak empat kesalahan umum menurut ahli gigi yang bisa membuat gigi rusak meski sudah rajin sikat gigi.
Penelitian terbaru menemukan orang dengan gigi berlubang dan penyakit gusi memiliki risiko stroke 86% lebih tinggi.
Sering kali mulut dianggap seolah-olah terpisah dari tubuh. Kesehatan mulut, termasuk gigi dan gusi, ternyata berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved