Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Peradangan Gusi Dapat Menyebabkan Komplikasi pada Diabetes dan Penyakit Jantung

Muhammad Ghifari A
17/12/2025 19:08
Peradangan Gusi Dapat Menyebabkan Komplikasi pada Diabetes dan Penyakit Jantung
Peradangan Gusi(MI/Muhammad Ghifari A)

MASYARAKAT harus lebih berhati-hati akan kondisi gusi mereka, karena radang yang terjadi di mulut bisa membuat berbagai penyakit serius yang berbahaya.

Spesialis penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dicky Levenus, menjelaska bahwa masalah gusi atau periodontitis bukan sekedar penyakit pada mulut, tetapi juga dapat menjadi pemicu untuk komplikasi berat seperti diabetes dan gangguan jantung.

Tubuh manusia saling terhubung, sehingga perlunya diperhatikan bahwa penyakit di satu area bisa berdampak pada bagian lain. Dicky menjelaskan bahwa peradangan pada gusi dapat menghasilkan efek sistemik dalam pembuluh darah. 

Bakteri dari mulut bisa masuk ke sistem peredaran darah dan memicu peradangan di area lain. Ini membuat masalah gusi sebagai kondisi yang harus diatasi dengan cepat sebelum terjadi kerusakan organ lainnya.

Dicky membagikan hasil penelitiannya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), yang menunjukkan prevalensi yang mengkhawatirkan.

"Di RSCM, kami pernah melakukan pemeriksaan pada pasien diabetes. Ketika kami memeriksa gigi mereka, dari sepuluh orang, hanya satu yang tidak mengalami periodontitis. Artinya, sembilan dari sepuluh pasien diabetes ini ternyata memiliki masalah gusi," jelas Dicky di Urban Forest Cipete (17/12).

Hubungan penyakit diabetes dengan penyakit gusi saling memengaruhi, di mana diabetes dapat meningkatkan risiko peradangan gusi hingga tiga atau empat kali dan sebaliknya, peradangan gusi membuat pengendalian kadar gula darah menjadi jauh lebih sulit.

Seringkali pasien mendapati gula darah mereka tidak stabil meskipun sudah mendapatkan perawatan. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata ada peradangan di sekitar gigi yang tidak mereka sadari.

Dampak dari penyakit gusi dapat meluas hingga penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke. Dicky menegaskan bahwa bakteri yang masuk melalui aliran darah dari gusi yang terinfeksi dapat menyebabkan peradangan di pembuluh darah jantung dan bagian tubuh lainnya.

Untuk pasien yang lebih tua, infeksi di mulut juga menjadi ancaman karena dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi paru-paru atau pneumonia. 

"Ketika kita menjumpai pasien lanjut usia yang dirawat karena infeksi paru, biasanya kami bekerja sama dengan dokter gigi untuk memeriksa adanya fokus infeksi, karena jika tidak ditangani, infeksi paru-paru itu cenderung kembali," tambah Dicky.

Lebih jauh lagi, situasi kesehatan mulut yang buruk dapat memengaruhi kesehatan ibu hamil serta janinnya, menunjukan betapa luasnya dampak dari penyakit gusi yang sering kali diabaikan.

Banyak pasien yang hanya fokus pada pengobatan diabetesnya tanpa menyadari bahwa pembersihan karang gigi atau perawatan gusi mungkin menjadi faktor utama untuk menjaga kestabilan kadar gula darah mereka.

Dengan kurangnya kesadaran akan penyakit gusi di Indonesia, penting bagi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan ke dokter gigi secara rutin setiap enam bulan sekali, sebagai investasi penting untuk menjaga kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya