Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
Aktivitas manusia menjadi salah satu penyebab rusaknya lingkungan di berbagai wilayah, termasuk di sejumlah kawasan yang dijadikan objek pariwisata. Oleh karena itu, pariwisata dan konservasi harus dilakukan secara beriringan.
Direktur dan Peneliti Senior di Blue Parks, Marine Conservation Institute, Sarah Hameed, mengatakan tak semua negara dan daerah memiliki kemampuan untuk membiayai jalannya konservasi. Karena itu, pengembangan pariwisata menjadi sangat penting karena dana yang dihasilkan juga dapat menopang kebutuhan pemeliharaan alam.
“Pada banyak wilayah pariwisata sangat berperan penting bagi pengumpulan dana untuk konservasi. Jadi di banyak wilayah memang tak bisa dipisahkan,” ujar Sarah, ketika diwawancara secara virtual yang difasilitasi Kedubes AS, Kamis, (21/4). Marine Conservation Institute adalah organisasi nirlaba di bidang konservasi laut yang berbasis di Seattle, Amerika Serikat.
Hameed mengatakan meski kerap kontradiktif, sebenarnya pariwisata dan konservasi sangat mungkin berjalan beriringan. Kuncinya, kata dia, ada di manajemen yang tepat agar tercipta industri pariwisata yang berkelanjutan.
“Pengelola wisata harus lebih serius untuk kegiatan konservasi karena kalau alam tidak dirawat dan rusak akibat aktivitas pariwisata nantinya tidak akan lagi ada wisatawan yang mau berkunjung karena keindahan alamnya sudah hilang,” ujar Hameed.
Di Indonesia, menurut Hameed, keselarasan antara industri pariwisata dan konservasi masih harus diupayakan agar bisa tercapai, Khususnya di lokasi-lokasi pariwisata yang menawarkan keindahan laut.
“Kita tahu banyak sekali lokasi untuk menyelam di Indonesia yang didatangi wisatawan dan tentu harus dimaksimalkan manajemen pengelolaannya yang berkelanjutan agar bisa tetap terjaga serta berdampak positif untuk ekonomi di wilayahnya,” tutup Hameed. (M-4)
Program ini bertujuan untuk mendorong kepedulian dan aksi nyata terhadap lingkungan agar tercipta masa depan yang lebih sehat, berkelanjutan, dan layak bagi generasi mendatang.
Robot bawah laut otonom Mako diuji di Great Barrier Reef untuk menanam benih lamun secara presisi. Teknologi ini diklaim mampu mempercepat restorasi.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Di tengah tekanan deforestasi, perubahan iklim, dan tuntutan pasar terhadap komoditas berkelanjutan pemerintah dan pelaku usaha kehutanan mulai menggeser paradigma pengelolaan hutan.
Pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia menuntut keterlibatan nyata lintas generasi, khususnya generasi muda.
KLH/BPLH menentapkan dua desa bagi sebagai desa konservasi untuk perlindungan Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) di kawasan Sungai Mahakam,
Prestasi ini sekaligus memperpanjang rekor kemenangan Bali yang tidak terputus sejak pertama kali penghargaan Readers' Choice Awards DestinAsian diselenggarakan.
KBRI Warsawa bekerja sama dengan ASITA menghadirkan 21 pelaku industri (sellers) asal Indonesia, mulai dari operator tur hingga perwakilan hotel dari destinasi unggulan.
Kunjungan wisatawan NTT naik 30%! Palapa Ring Timur untuk dukung konektivitas Kupang-Waingapu-Bali.
Gubernur Bali Wayan Koster ungkap dampak konflik Timur Tengah. Kunjungan wisman turun 800 orang/hari & 35 penerbangan di Bandara Ngurah Rai batal. Cek detailnya.
Sekretaris Jenderal United Nations (UN) Tourism Shaikha Al Nuwais menegaskan korelasi erat antara pariwisata dengan perdamaian.
Bima Arya mendorong pematangan konsep Green Island Nusa Penida yang harus terintegrasi dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) agar pembangunan berjalan terstruktur dan berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved