Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Saat hamil, tubuh mengalami perubahan pasda hormon dan fisik. Sehingga ini memungkinkan juga untuk munculnya keluhan seperti nyeri otot, nyeri punggung, kram, dan lainnya. Tenu, kondisi yang tidak nyaman tersebut dapat mengganggu istirahat terutama saat tidur.
Sebab itu, ibu hamil sangat penting mengetahui posisi tidur yang aman dan nyaman agar waktu dan kualitas tidur tetap baik. Lalu seperi apa posisi tidur yang nyaman dan aman saat hamil? Dokter umum dan konsultan laktasi, dokter Gita Permatasari, MD menyarankan beberapa posisi tidur yang aman dan nyaman sesuai usia kandungan.
"Trismester awal, tidur dengan posisi setengah duduk dan tidur miring ke kiri. Trimester kedua, menyamping ke kiri dan hindari posisi telentang. Trimester ketiga, miring ke kiri dengan bantuan bantal kehamilan," seperti dikutip dari instagram theasianparent_id, Selasa (25/1).
Melansir dari americanpregnancy.org, memang betul jika posisi tidur terbaik selama kehamilan adalah sleep on side (SOS) atau tidur miring karena memberikan sirkulasi terbaik untuk Anda dan bayi Anda. Ini juga menempatkan sedikit tekanan pada pembuluh darah dan organ dalam Anda.
Tidur miring ke kiri akan meningkatkan jumlah darah dan nutrisi yang mencapai plasenta dan bayi Anda. Ditambah sirkulasi yang baik membantu mengurangi potensi pembengkakan, varises di kaki dan wasir.
Cara untuk memosisikan tubuh agar nyaman saat tidur ialah dengan menjaga agar kaki dan lutut tetap tertekuk dan letakkan bantal di antara kedua kaki Anda menghilangkan stres di punggung. Jika Anda mengalami masalah dengan sakit punggung, gunakan posisi SOS dan coba letakkan bantal di bawah perut Anda juga. Selain itu, ingatlah bahwa Anda tidak boleh berada dalam satu posisi sepanjang malam, dan posisi berbalik arah tidak masalah.
Lalu, beberapa posisi ini harus Anda hindari saat tidur di masa kehamilan.
1. Tidur telentang
Ini dapat menyebabkan masalah dengan sakit punggung, pernapasan, sistem pencernaan, wasir, tekanan darah rendah dan menyebabkan penurunan sirkulasi ke jantung dan bayi Anda.
2. Tidur tengkurap
Saat kehamilan Anda semakin jauh, payudara Anda menjadi lebih empuk dan perut Anda terus membesar, keduanya membuat tidur tengkurap menjadi tidak nyaman. Menggunakan bantal berbentuk donat (dengan lubang di tengah) dapat membantu Anda tidur tengkurap dengan nyaman.
Untuk mendapatkan tidur yang baik, Anda juga harus mempertimbangkan untuk melakukan hal-hal berikut.
1. Batasi kafein
Cobalah untuk tidak minum kopi atau teh berkafein setelah pukul tiga sore.
2. Minum banyak air
Minum banyak air sepanjang hari, tetapi batasi asupan beberapa jam sebelum tidur sehingga Anda tidak perlu bangun dan pergi ke kamar mandi.
3. Berolahraga selama 30 menit
Olahraga membantu Anda tidur lebih nyenyak, tetapi jangan berolahraga dalam waktu empat jam sebelum tidur.
4. Kegiatan santai
Mandi air hangat, pijat kaki atau bahu akan membantu Anda rileks.
5. Kamar tidur yang nyaman
Menjaga kamar tidur Anda tetap gelap, tenang dan sejuk di malam hari akan membantu Anda tidur. (M-2)
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengusulkan peningkatan daya dukung fasilitas kesehatan di Samosir agar sejalan dengan statusnya sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Pilihan mengolah pangan dengan cara dikukus membawa dampak signifikan bagi kesehatan tubuh.
Kepemilikan ponsel pintar pada remaja awal dikaitkan dengan faktor risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker.
Waktu tidur yang cukup membantu menyiapkan tubuh anak di tengah cuaca yang tidak menentu.
Penderita sakit pinggang direkomendasikan tidurnya dengan posisi telentang kasurnya jenis medium sampai medium firm, jangan terlalu keras.
Tidur bukan hanya istirahat. Studi baru ungkap peran hormon pertumbuhan yang bangun otot, tulang, metabolisme, hingga kejernihan otak esok hari.
Tidur bukan sekadar istirahat, melainkan proses biologis penting yang dikendalikan oleh otak dan hormon, seperti melatonin.
Riset terbaru University of Michigan menemukan neuron di hipotalamus berperan menjaga kadar gula darah, terutama pada empat jam pertama tidur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved