Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Para peneliti di University of Edinburgh, Skotlandia menemukan wanita hamil yang terpapar sinar matahari paling sedikit memiliki risiko 10% untuk melahirkan prematur. Penulis studi tersebut Dr Sarah Stock di Edinburgh's MRC Center for Reproductive Health mengatakan sinar matahari menyebabkan pelepasan zat dari kulit yang mengendurkan pembuluh darah sehingga membantu kehamilan yang sehat untuk terbentuk di dalam rahim.
"Peran sinar matahari adalah jalan baru yang menarik untuk penelitian pencegahan kelahiran prematur," katamya seperti dilansir dari dailymail.co.uk, Selasa (24/8)
"Studi ini penting karena memberikan data lebih lanjut yang mengingatkan kita bahwa sinar matahari bermanfaat bagi kesehatan sekaligus risiko," lanjutnya.
Dr Stock menjelaskan studi pada orang dewasa telah menunjukkan bahwa sinar matahari mengurangi tekanan darah sebagai akibat dari pelepasan oksida nitrat dari kulit. "Penelitian awal kami terhadap wanita hamil menunjukkan paparan komponen sinar matahari mempengaruhi aliran darah ke rahim," ungkapnya.
Sinar matahari juga berperan pada produksi vitamin D yang membantu perkembangan tulang, gigi, ginjal, jantung, dan sistem saraf bayi yang belum lahir.
Tentu saja, paparan sinar matahari yang berlebihan dapat merusak kulit, tetapi tim mengklaim manfaat menurunkan tekanan darah jauh lebih besar daripada risiko terkena kanker kulit.
"Ini semua tentang keseimbangan. Wanita harus tetap menghindari sengatan matahari yang kita tahu berbahaya, kata Dr Stock.
Dalam studi baru yang telah diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Reproductive Health ini, Dr Stock dan tim studi menganalisis data perawatan bersalin untuk hampir 400.000 ibu dan lebih dari 500.000 bayi yang lahir setelah 24 minggu kehamilan.
Menurut University of Utah Health, bayi yang lahir pada 24 minggu yang terlambat pada trimester kedua memiliki sekitar 50% peluang untuk bertahan hidup.
Catatan bersalin dari semua kelahiran hidup tunggal di Skotlandia antara tahun 2000 dan 2010 kemudian diperiksa silang dengan catatan cuaca dari periode yang sama.
Kemungkinan mereka yang terpapar sinar matahari terendah pada trimester pertama untuk melahirkan prematur adalah 10% lebih tinggi daripada wanita yang mengalami tingkat sinar matahari tertinggi.
Ini menunjukkan bahwa wanita mungkin dapat mengurangi kemungkinan mengembangkan masalah dengan plasenta yang terkait dengan kelahiran prematur dan kehilangan bayi dengan keluar rumah untuk mendapatkan sinar matahari selama trimester pertama (0 hingga 13 minggu).
Menariknya, paparan sinar matahari pada trimester kedua (14 hingga 26 minggu) tidak terbukti berdampak pada risiko kelahiran prematur. Temuan itu juga tidak tergantung pada faktor risiko lain seperti usia dan merokok.
Komplikasi yang disebabkan oleh kelahiran prematur didefinisikan sebagai bayi yang lahir dan hidup sebelum 37 minggu kehamilan adalah penyebab utama kematian pada anak di bawah lima tahun.
Orang yang selamat dari kelahiran prematur memiliki tingkat kecacatan yang lebih tinggi, termasuk ketidakmampuan belajar dan masalah penglihatan dan pendengaran, dibandingkan mereka yang lahir antara 37 dan 41 minggu. (M-4)
Sentuhan ini ternyata sudah bisa dirasakan oleh bayi di dalam kandungan saat kehamilan memasuki trimester kedua.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Anemia bukan sekadar masalah kekurangan darah biasa, melainkan pemicu berbagai komplikasi serius.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
Darah implantasi adalah flek ringan tanda awal kehamilan. Ketahui ciri, penyebab, waktu muncul, dan cara membedakannya dari haid.
Pendekatan menu berbasis pangan lokal juga sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas gizi sekaligus memberdayakan masyarakat.
Studi terbaru mengungkap mikroplastik melepaskan ribuan bahan kimia berbahaya ke air akibat paparan sinar matahari. Simak risiko bagi ekosistem dan air minum.
Sinar matahari merupakan sumber energi alami utama bagi kehidupan di bumi dan sangat penting bagi kesehatan manusia bila dinikmati dengan porsi tepat.
Sseorang yang terbiasa terpapar sinar matahari aktif umumnya memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit kardiovaskular (CVD) dan kematian nonkanker/non-CVD.
Cancer Council merekomendasikan agar perlindungan kulit bayi dan anak-anak lebih difokuskan pada penghalang fisik seperti kain pembungkus, pakaian, topi, serta penggunaan area teduh.
Keuntungan dari sinar matahari di pagi hari bukan hanya untuk bayi, tetapi juga untuk anak-anak, orang dewasa, hingga orang lanjut usia.
Sejumlah daerah di Indonesia sedang mengalami cuaca panas yang menyengat. Kondisi ini tak jarang membuat sebagian orang lebih rentan terserang migrain atau sakit kepala sebelah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved