Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KULIT bayi dan anak-anak sangat rentan terhadap paparan sinar matahari karena masih tipis dan sensitif. Paparan radiasi ultraviolet (UV) pada 15 tahun pertama kehidupan secara signifikan meningkatkan risiko terkena kanker kulit di masa dewasa.
Menurut Cancer Council NSW, anak-anak di bawah usia 12 bulan sebaiknya tidak terpapar langsung sinar matahari ketika tingkat radiasi UV berada di angka 3 atau lebih tinggi. Orang tua dapat memantau tingkat UV harian serta waktu yang direkomendasikan untuk perlindungan matahari melalui aplikasi gratis SunSmart atau kolom cuaca di surat kabar.
Untuk melindungi kulit anak, kenakan pakaian longgar yang menutupi sebagian besar tubuh dan terbuat dari bahan rapat. Topi lebar atau model bucket yang melindungi wajah, telinga, dan leher juga penting dikenakan. Bayi dapat menggunakan topi yang lembut agar tetap nyaman meski kepalanya menunduk. Pastikan juga kereta dorong atau stroller memiliki pelindung dari sinar matahari.
Usahakan agar aktivitas di luar rumah tidak dilakukan pada jam-jam dengan paparan UV tertinggi, yakni antara pukul 10.00 hingga 14.00, atau 11.00 hingga 15.00 saat waktu daylight saving berlaku. Saat berada di luar ruangan, usahakan tetap berada di tempat teduh, meskipun perlindungan tambahan tetap dibutuhkan karena sinar UV dapat terpantul dari permukaan seperti pasir atau beton. Gunakan tabir surya dengan SPF 50 atau lebih tinggi, yang berspektrum luas dan tahan air, pada bagian tubuh yang tidak tertutup pakaian.
Cancer Council merekomendasikan agar perlindungan kulit bayi dan anak-anak lebih difokuskan pada penghalang fisik seperti kain pembungkus, pakaian, topi, serta penggunaan area teduh sebanyak mungkin. Jika anak perlu terpapar sinar matahari, tabir surya sebaiknya digunakan hanya pada bagian kulit kecil yang tidak tertutup pakaian atau topi.
Untuk bayi di bawah enam bulan, kulit mereka sangat mudah menyerap bahan kimia, sehingga penggunaan tabir surya sebaiknya diminimalkan. Sebelum menggunakan produk apa pun, lakukan uji coba pada sebagian kecil kulit bayi untuk memastikan tidak ada reaksi negatif. Jika muncul iritasi, segera konsultasikan dengan dokter atau apoteker.
Ketika beraktivitas di luar rumah, orang tua disarankan untuk rutin memeriksa perlindungan anak. Pastikan pelindung di stroller tetap menutupi bayi dari sinar matahari langsung. Dorong anak-anak untuk bermain di tempat teduh dan biasakan mereka selalu mengenakan topi. Tabir surya perlu dioleskan ulang setiap dua jam, atau lebih sering jika kulit anak terkena air atau keringat.
Yang tak kalah penting, orang tua perlu menjadi contoh. Terapkan kebiasaan melindungi diri dari sinar matahari agar anak terbiasa meniru perilaku tersebut.
Perlindungan dari sinar UV tidak hanya dibutuhkan di musim panas. Di New South Wales, tingkat radiasi UV sering kali berada di angka 3 atau lebih tinggi sepanjang tahun, bahkan pada hari yang sejuk atau berawan. Karena itu, penting untuk memeriksa tingkat UV harian dan waktu perlindungan matahari yang direkomendasikan, baik melalui aplikasi SunSmart maupun laporan cuaca di media. (H-2)
Studi terbaru mengungkap mikroplastik melepaskan ribuan bahan kimia berbahaya ke air akibat paparan sinar matahari. Simak risiko bagi ekosistem dan air minum.
Sinar matahari merupakan sumber energi alami utama bagi kehidupan di bumi dan sangat penting bagi kesehatan manusia bila dinikmati dengan porsi tepat.
Sseorang yang terbiasa terpapar sinar matahari aktif umumnya memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit kardiovaskular (CVD) dan kematian nonkanker/non-CVD.
Keuntungan dari sinar matahari di pagi hari bukan hanya untuk bayi, tetapi juga untuk anak-anak, orang dewasa, hingga orang lanjut usia.
Sejumlah daerah di Indonesia sedang mengalami cuaca panas yang menyengat. Kondisi ini tak jarang membuat sebagian orang lebih rentan terserang migrain atau sakit kepala sebelah.
Studi University of Chicago menemukan paparan UV merusak protein pelindung YTHDF2, memicu peradangan tak terkendali, dan meningkatkan risiko kanker kulit.
Penelitian Penn State menemukan peningkatan signifikan kasus melanoma di wilayah Pennsylvania yang dekat lahan pertanian dan penggunaan herbisida.
Penelitian Universitas Tokyo menemukan sel punca penyebab uban juga dapat berubah menjadi kanker kulit, tergantung pada jenis stres DNA yang dialaminya.
Ilmuwan kembangkan terapi kanker inovatif pakai cahaya LED dan serpihan timah mikroskopis. Lebih aman, terjangkau, dan tanpa merusak sel sehat.
Joe Biden baru-baru ini menjalani operasi Mohs, prosedur medis untuk mengangkat kanker kulit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved