Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 15 orang memutuskan tinggal di dalam gua. Mereka tidak membawa peralatan modern semisal handphone, jam tangan, dan sebagainya. Sebagai penerangan, mereka hanya menggunakan cahaya alami berupa api yang dibuat dengan sepeda kayuh. Mereka pun harus mengambil air dari sumur yang jaraknya 45 meter di bawah bumi.
Mereka, para manusia gua ini, adalah relawan yang terlibat dalam proyek percobaan Deep Time. Gua Lombrives di Ariege, barat daya Prancis, jadi tempat uji coba untuk menyelidiki batas kemampuan adaptasi manusia saat isolasi. Mereka diharuskan tinggal di gua itu selama 40 hari. Mampukah mereka bertahan?
Sabtu (24/4), satu persatu relawan yang dipimpin penjelajah Perancis-Swiss Christian Clot keluar dari mulut gua sekitar 10:30 (0830 GMT) atau sekitar 17.30 WIB. Wajah mereka pucat tapi sehat. Eksperimen ini melibatkan relawan yang berusia antara 27 dan 50 tahun. Clot, pendiri Human Adaptation Institute, mengatakan percobaan ini untuk menguji seberapa jauh kemampuan manusia beradaptasi tanpa acuan waktu dan ruang.
Pertanyaan semacam itu menjadi penting mengingat isolasi yang dialami orang-orang selama pandemi virus korona. Tetapi, sejumlah ilmuwan lain mengkritik pengaturan percobaan tersebut.
Etienne Koechlin, kepala laboratorium ilmu saraf kognitif di sekolah pascasarjana ENS Prancis yang bergengsi, mengatakan penelitian itu merupakan terobosan. Data tentang aktivitas otak dan fungsi kognitif peserta dikumpulkan sebelum mereka memasuki gua, untuk dibandingkan dengan level mereka setelah mereka pergi.
Tetapi seperti ahli lainnya, Pierre-Marie Lledo dari pusat penelitian pemerintah CNRS dan Institut Pasteur mencatat tidak ada kelompok yang mengontrol percobaan tersebut sebagai pembanding. Membandingkan kelompok yang tidak terpengaruh dengan kelompok yang membuat perubahan biasanya merupakan komponen penting dalam studi ilmiah.
Seperti apa persisnya yang dialami para relawan ini selama di dalam gua, akan mereka paparkan pada konferensi pers Sabtu malam ini. (AFP/M-4)
Posisi di tengah membuat seorang anak merasa perlu melakukan upaya ekstra untuk mendapatkan perhatian orangtua yang sering kali terbagi.
Remaja lebih mudah tergoda melakukan hal-hal yang menyenangkan atau sedang tren karena sistem limbik mereka lebih dominan
Ada mekanisme psikologis dan neurologis yang sangat kompleks yang membuat manusia modern begitu terobsesi dengan urusan privasi orang lain, seperti netizen yang terobsesi dengan artis.
PEMAHAMAN mendalam mengenai tahapan perkembangan psikologi anak bukan sekadar wawasan tambahan, melainkan fondasi utama dalam pola asuh modern di tahun 2026.
Psikologi menyebut orang yang memasak sambil membersihkan dapur memiliki 8 kepribadian kuat, mulai dari disiplin, mindfulness, hingga manajemen waktu yang baik.
Studi terbaru mengungkap teknik "meta-cognitive doubt". Meragukan pikiran negatif ternyata lebih efektif untuk kembali berkomitmen pada tujuan jangka panjang.
LIMA mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) berhasil meraih prestasi gemilang di panggung dunia.
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved