Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
HARI ini 60 tahun silam, tepatnya 12 April 1961, Uni Soviet (Rusia) melakukan misi penerbangan ke ruang angkasa. Salah satu kosmonotnya adalah Yuri Gagarin. Dia menjadi manusia pertama yang mampu melakukannya (ke luar angkasa).
Hingga kini Gagarin masih dihormati di Rusia. Peringatan penerbangan bersejarahnya pada 12 April dirayakan setiap tahun sebagai Hari Kosmonautika. Banyak warga Rusia dari segala usia meletakkan bunga di monumen pencapaiannya itu.
Wajahnya juga masih menghiasi mural di sejumlah pelosok negeri, serta jadi tato favorit anak-anak muda.
Uni Soviet kini mungkin sudah lenyap dan hari-hari kejayaan Rusia di bidang luar angkasa sudah lama berlalu, tetapi legenda Gagarin tetap hidup dan jadi simbol kesuksesan dan kebanggaan negeri itu.
"Dia adalah sosok yang menginspirasi dan menyatukan negara. Semua warga menerima dia" kata penulis biografi Gagarin, Lev Danilkin.
Daya tarik abadi itu tidak hanya berasal dari kisahnya yang berasal dari keluarga sederhana, tapi juga misteri seputar kematiannya.
Gagarin, kata sejarawan, Alexander Zheleznyakov, adalah sosok yang membantu memicu imajinasi.
"Dia mengubah kita dari spesies biologis sederhana menjadi spesies yang bisa membayangkan seluruh alam semesta di luar Bumi."
Sederhana
Gagarin, putra seorang tukang kayu dan peternak sapi perah yang hidup selama pendudukan Nazi ini, dilatih sebagai pekerja di pabrik baja sebelum menjadi pilot militer. Di usianya yang ke-27, ia mengikuti misi luar angkasa dan menghabiskan 108 menit di sana untuk menyelesaikan satu putaran mengelilingi Bumi.
Dia dipuji karena keberanian dan profesionalismenya. Di luar itu, ia juga seorang ayah dan suami yang baik. Dia amat menyintai kedua putri dan istrinya, Valentina Gagarina.
Rahasia yang selama ini terpendam, ternyata Gagarin pernah menulis surat perpisahan yang menyentuh kepada istrinya seandainya dia meninggal selama misinya.
"Jika ada yang tidak beres, saya meminta kalian, terutama kamu Valyusha, jangan mati karena kesedihan. Karena begitulah hidup berjalan," tulisnya. Valyusha adalah nama kecil untuk Valentina.
Gagarin berhasil menyelesaikan misinya dan selamat kembali ke Bumi. Sukses ini menjadi bahan propaganda Soviet ke seluruh dunia.
Penulis biografi Danilkin mengatakan Gagarin digunakan oleh pihak berwenang sebagai contoh bagi seluruh dunia, sekaligus meyakinkan warga Soviet, yang telah mengalami penindasan Perang Dunia II dan era Stalin, bahwa pengorbanan mereka pada dekade sebelumnya tidak sia-sia .
Pahlawan tragis
Meski dianggap pahlawan, Gagarin adalah sosok yang tragis. Kematiannya saat latihan penerbangan pada 1968, tetap menjadi misteri karena pihak berwenang tidak pernah merilis laporan lengkap penyelidikan penyebab kecelakaan tersebut.
Sebagian catatan menunjukkan jet tempur MiG-15 yang dikemudikannya bertabrakan dengan balon cuaca. Tetapi karena tidak adanya transparansi, teori konspirasi pun berlimpah.
Sebagian orang berpendapat Gagarin mabuk di cockpit, tapi hal ini dibantah Kremlin yang takut mencoreng popularitasnya.
Lebih dari 40 tahun kemudian, banyak orang Rusia yang belum menerima kematiannya. "Bagaimana bisa kosmonot top, pria yang begitu muda dan baik hati, mati begitu tiba-tiba?,” kata sejarawan Zheleznyakov.
Hingga kini, penyebab di balik kematian pria berusia 34 tahun itu tetap misteri, seperti kehidupan di atas sana yang pernah dijelajahinya lebih dari setengah abad silam. (AFP/M-4)
Temuan komet baru C/2026 A1 (MAPS) diprediksi akan mendekati matahari pada April 2026. Simak jadwal dan cara aman melihat fenomena langka ini.
Chronova Engineering menciptakan jam antarplanet unik yang menampilkan waktu relatif di Bumi, Mars, Jupiter, dan Saturnus menggunakan piringan rotasi planet.
Tiongkok melirik kawasan Rimae Bode sebagai lokasi pendaratan misi berawak pertamanya ke Bulan. Wilayah ini disebut menyimpan 'emas ilmiah' dari inti Bulan.
Sebuah meteorit jatuh menembus atap rumah di Koblenz, Jerman, usai ledakan bola api terlihat di langit Eropa. Tidak ada korban jiwa, peneliti mulai kumpulkan fragmen.
James Webb Space Telescope (JWST) berhasil menangkap detail menakjubkan nebula PMR 1 yang menyerupai otak dalam tengkorak. Simak kecanggihan teknologinya.
Astronom menggunakan instrumen HAWK-I pada Very Large Telescope (VLT) untuk menangkap gambar nebula RCW 36 yang menyerupai burung elang di rasi bintang Vela.
NASA izinkan astronaut bawa iPhone ke Bulan dalam misi Artemis 2026. Simak aturan berat, tantangan radiasi, dan suhu ekstrem di permukaan lunar.
Sebuah penelitian terbaru yang dimuat dalam jurnal ilmiah dan dilansir oleh laman PsyPost mengungkap bahwa misi luar angkasa tidak hanya berdampak pada otot dan tulang manusia
Masalah kesehatan itu terungkap ketika NASA menunda rencana spacewalk yang tadinya akan dilakukan oleh Cardman dan Fincke karena adanya kekhawatiran medis.
Astronaut Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) mengabadikan fenomena langka lunar halo di atas Samudra Hindia. Cincin cahaya di sekitar Bulan ini terlihat lebih jelas dari orbit Bumi.
Melalui proyek baru yang diberi nama HOBI-WAN, ESA tengah menguji kemungkinan memanfaatkan senyawa yang terdapat dalam urine sebagai bahan dasar pembuatan protein untuk pangan antariksa.
Peneliti NASA dan ESA memetakan bagaimana ruang angkasa memengaruhi sistem imun manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved