Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Selang beberapa menit setelah wahana penjelajah Perseverance milik NASA melakukan pendaratan di Mars, wahana robotik itu kemudian mengirim dua buah gambar pertamanya yang ia ambil dari Kawah Jezero.
Setelah perjalanan tujuh bulan ke Planet Merah, Perseverance akhirnya berhasil menyelesaikan prosedur pendaratan berbahaya di planet keempat dalam tata surya kita, yang dijuluki "tujuh menit teror" pada hari Jumat (19/2) dini hari tadi. Pendaratan ini kemudian diumumkan secara resmi oleh NASA pada pukul 4.00 WIB pagi tadi di Markas Jet Propulsion Laboratory NASA, California.
"Pendaratan ini adalah salah satu momen penting bagi NASA, Amerika Serikat, dan eksplorasi luar angkasa secara global - saat ini kita berada di titik puncak penemuan, kita sedang mengasah pensil, dan bisa dikatakan akan menulis ulang 'buku teks' (sejarah)," kata penjabat Administrator NASA, Steve Jurczyk, seperti dilansir dari cnn.com, Jumat (19/2).
Hanya berselang beberapa menit setelah kabar baik itu tiba, NASA kemudian menerima dua gambar (foto) pertama dari wahana penjelajahnya.
Foto-foto ini diambil dengan kamera darurat (Hazcam) yang dipasang pada wahana tersebut, dengan gambar yang masih hitam putih. Nantinya foto-foto baru yang dikirimkan oleh wahana ini akan sangat berguna bagi para peneliti untuk mengidentifikasi permukaan planet tersebut.
Dua foto yang diambil Perseverance menunjukkan panorama permukaan Mars yang berbatu persis seperti gambar yang diperkirakan para ilmuwan dalam misi tersebut, yang memperlihatkan permukaan berbatu di Kawah Jezero, Mars.
Para ilmuwan misi memilih lokasi tersebut karena mereka percaya bahwa ketika Planet Merah masih tertutup air, kawah tersebut dulunya merupakan sebuah danau yang memiliki banyak sedimentasi di dasarnya. Dengan mempelajari bebatuan di dasar kawah, para ilmuwan berharap, akan menemukan informasi mengenai jejak air di Mars dan memahami kelayakan huni dari planet ini. (CNN/Space.com)
NASA memulai uji coba teknologi sayap CATNLF menggunakan jet F-15B. Inovasi ini dirancang untuk mengurangi hambatan udara dan menekan biaya bahan bakar pesawat komersial.
NASA ungkap tantangan teknis di balik terbatasnya jadwal peluncuran Artemis 2. Simak mengapa misi berawak pertama ke Bulan dalam 50 tahun ini sangat bergantung pada mekanika orbital dan cuaca.
Melalui Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST), para ilmuwan menemukan bahwa planet raksasa gas ternyata memiliki kapasitas pertumbuhan yang jauh melampaui teori-teori sebelumnya.
Analisis terbaru data Voyager 2 mengungkap mengapa sabuk radiasi Uranus sangat kuat. Ternyata, ada peristiwa cuaca antariksa langka saat misi berlangsung.
Ilmuwan temukan cara melacak jalur jatuh sampah antariksa menggunakan sensor seismik monitor gempa. Metode ini diklaim lebih akurat dibanding radar tradisional.
Peneliti berhasil mengidentifikasi struktur mirip terowongan vulkanik di bawah permukaan Venus melalui data radar NASA. Apakah planet ini masih aktif secara geologi?
Elon Musk mengumumkan SpaceX beralih fokus ke Bulan sebelum Mars. Targetkan kota mandiri dalam 10 tahun demi selamatkan peradaban manusia.
Penelitian terbaru mengungkap meteorit Mars Black Beauty menyimpan air purba jauh lebih banyak, memperkuat bukti Mars pernah basah dan layak huni.
Mars berada pada jarak rata-rata sekitar 140 juta mil atau 225 juta kilometer dari Bumi. Jarak tersebut menyebabkan keterlambatan komunikasi, sehingga pengendalian rover secara langsung
NASA sukses menguji coba navigasi AI pada Rover Perseverance di Mars. Tanpa campur tangan manusia, AI kini mampu memetakan rute aman di medan ekstrem Planet Merah.
Menurut laporan ilmiah dan data dari pengamatan satelit, permukaan Mars terdiri dari campuran berbagai material mineral yang memantulkan cahaya dengan spektrum warna berbeda.
Dari analisis terbaru, para peneliti melaporkan penemuan sebuah kandidat planet berbatu yang ukurannya sedikit lebih besar dari Bumi dan mengorbit sebuah bintang mirip Matahari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved