Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELAJAHI Mars selama ini identik dengan robot penjelajah (rover) canggih seperti Perseverance atau Curiosity. Namun, pernahkah Anda membayangkan skenario fiksi ilmiah di mana seorang astronaut memutuskan untuk berjalan kaki keliling Mars?
Secara matematis, perjalanan ini bisa dihitung berdasarkan data astronomi terbaru. Namun, kondisi ekstrem di Mars membuat estimasi waktu di atas kertas akan sangat berbeda dengan realitas di lapangan.
Berdasarkan data laporan Space.com, Mars memiliki keliling ekuator sekitar 21.400 kilometer. Angka ini jauh lebih kecil dibandingkan Bumi yang memiliki keliling sekitar 40.075 kilometer. Secara fisik, Mars hanya berukuran sekitar setengah dari diameter planet kita.
Jika seorang manusia berjalan dengan kecepatan rata-rata 5 kilometer per jam secara konstan tanpa henti, maka waktu yang dibutuhkan adalah sekitar 4.280 jam. Jika dikonversi ke waktu Bumi, perjalanan non-stop ini akan memakan waktu 178 hari atau sekitar 6 bulan.
Tentu saja, berjalan tanpa henti adalah hal mustahil. Manusia membutuhkan waktu untuk tidur, makan, dan pemeliharaan baju luar angkasa (spacesuit). Jika kita menggunakan asumsi realistis di mana seorang astronaut berjalan selama 8 jam per hari, maka durasi perjalanan akan membengkak menjadi sekitar 535 hari Bumi atau sekitar 1,5 tahun.
Dalam kalender Mars, satu tahun (satu orbit mengelilingi Matahari) setara dengan 687 hari Bumi. Artinya, perjalanan kaki ini hampir menyamai satu tahun penuh di Planet Merah.
Berjalan di Mars tidak semudah berjalan di trotoar Bumi. Ada beberapa faktor lingkungan yang akan memperlambat kecepatan manusia secara drastis:
Gravitasi Mars hanya 38% dari gravitasi Bumi. Meski terasa lebih ringan, cara berjalan manusia akan berubah menjadi gerakan melompat-lompat (bounding). Penelitian menunjukkan bahwa gerakan ini lebih melelahkan bagi otot-otot tertentu dibandingkan berjalan normal di Bumi.
Mars adalah rumah bagi Olympus Mons, gunung tertinggi di tata surya dengan ketinggian 22 km. Selain itu, ada Valles Marineris, sistem ngarai raksasa yang panjangnya mencapai 4.000 km. Menyeberangi atau memutar area ini akan menambah jarak tempuh ribuan kilometer.
Mars sering mengalami badai debu yang dapat menutupi seluruh planet selama berminggu-minggu. Badai ini tidak hanya menghalangi sinar matahari tetapi juga mengurangi jarak pandang hingga nol, yang memaksa perjalanan harus dihentikan demi keselamatan.
Secara teoretis, manusia bisa berjalan mengelilingi Mars dalam waktu 1,5 hingga 2 tahun dengan mempertimbangkan waktu istirahat. Namun, mengingat medan yang mematikan, ancaman radiasi kosmik, dan ketiadaan infrastruktur pendukung, misi berjalan kaki secara solo mengelilingi Mars tetap menjadi tantangan yang hampir mustahil dilakukan dengan teknologi saat ini.
Eksperimen pikiran ini memberikan kita perspektif tentang betapa luas dan menantangnya lingkungan di luar Bumi, meski ukuran planet tersebut lebih kecil dari rumah kita sendiri. (H-3)
Simulasi terbaru mengungkap gravitasi Mars berperan vital dalam menstabilkan kemiringan sumbu Bumi dan mengatur siklus iklim jangka panjang (Milankovitch).
Waktu di planet Mars berjalan sedikit lebih cepat dibandingkan Bumi akibat perbedaan gravitasi dan lintasan orbit. Apa dampaknya bagi manusia, teknologi, dan misi antariksa?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved