Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
Selang satu jam setelah wahana penjelajah Perseverance melakukan pendaratannya di Mars, penjabat administratur NASA, Steve Jurczyk mendapat telepon kejutan dari presiden Amerika Serikat.
"Kata-kata pertamanya adalah 'Selamat, kawan,' dan saya tahu itu dia," ujar Jurczyk tentang telepon kejutan dari Presiden Biden, seperti dilansir oleh space.com, Jumat (19/2).
"Dia berbicara tentang betapa bangganya dirinya atas apa yang telah kami capai," imbuhnya.
Saat mendapatkan telepon dari Presiden Biden, Jurczyk mengaku masih berada di Jet Propulsion Laboratory milik NASA di Pasadena, California. Keberhasilan pendaratan wahana Perseverance di Kawah Jezero, Mars, setelah 203 hari melintasi antariksa diumumkan secara resmi oleh NASA pada pukul 15:55 EST (pukul 3.55 WIB pagi).
Biden, ungkap Jurczyk, berharap dapat bertemu seluruh tim yang terlibat dalam misi ini dan memberikan ucapan selamat secara langsung minggu depan. Namun, tak ingin menunggu lama ucapan selamat itu pun ia cicil dengan mencuitkannya di twitter.
"Selamat kepada NASA dan seluruh tim yang telah bekerja keras memastikan pendaratan bersejarah Perseverance ini," tulis Biden dalam pernyataan Twitter sekitar dua jam setelah pendaratan wahana robotik NASA itu di Planet Merah, tak lupa dalam cuitannya ia juga menyertakan foto dirinya yang sedang menonton pendaratan tersebut di televisi di Gedung Putih. "Hari ini membuktikan sekali lagi bahwa dengan kekuatan sains dan kecerdikan (orang-orang terbaik) Amerika, tidak ada yang di luar kemungkinan," sambungnya.
Tak ingin ketinggalan Wakil Presiden Kamala Harris juga mengirimkan ucapan selamat kepada NASA dan tim Perseverance.
"Selamat kepada @NASA dan seluruh timnya atas misi sukses mereka," tulis Harris di Twitter. "Pendaratan bersejarah hari ini mewujudkan semangat ketekunan bangsa kita -mengingatkan kembali atas prestasi masa lalu dan membuka jalan bagi misi masa depan."
Seperti halnya Presiden Biden, Mantan Presiden Barack Obama juga memberikan ucapan selamat kepada NASA atas pencapaiannya. Seperti diketahui bahwa Misi penjelajah Perseverance ini merupakan salah satu misi luar angkasa yang disetujui di masa Presiden Obama pada tahun 2012. Misi eksplorasi ini bertujuan untuk mencari tanda-tanda kehidupan kuno dan mengumpulkan sampel debu serta bebatuan guna memetakan kondisi geologi planet tandus itu. Hasilnya diharapkan meningkatkan peluang bagi misi penjelajahan manusia di Mars pada masa mendatang.
"Selamat kepada @NASAJPL atas pendaratan @MarsPersevere hari ini!" Tulis Obama di Twitter. "Menantikan hal baru yang akan disingkapkan oleh misi ini -dan bangga karena pemerintah kami berinvestasi dalam upaya ini delapan tahun yang lalu untuk melanjutkan tradisi eksplorasi Amerika," pungkasnya. (Space.com/M-2)
NASA sukses menguji coba navigasi AI pada Rover Perseverance di Mars. Tanpa campur tangan manusia, AI kini mampu memetakan rute aman di medan ekstrem Planet Merah.
Menurut laporan ilmiah dan data dari pengamatan satelit, permukaan Mars terdiri dari campuran berbagai material mineral yang memantulkan cahaya dengan spektrum warna berbeda.
Dari analisis terbaru, para peneliti melaporkan penemuan sebuah kandidat planet berbatu yang ukurannya sedikit lebih besar dari Bumi dan mengorbit sebuah bintang mirip Matahari.
Sekitar 3 miliar tahun lalu, Mars diduga pernah memiliki samudra raksasa yang membentang di seluruh belahan utara planet tersebut.
Misi ini dirancang oleh NASA sebagai bagian dari program Mars Exploration Rover untuk mengeksplorasi sejarah geologi dan iklim Mars
Mars sejak lama dijuluki Planet Merah. Julukan ini sudah dikenal sejak zaman kuno, ketika berbagai peradaban mengamati langit malam dan melihat Mars bersinar dengan warna kemerahan.
Astronom berhasil mengungkap pemicu ledakan dahsyat di Matahari melalui misi Solar Orbiter. Ternyata, solar flare dipicu oleh rangkaian gangguan magnetik kecil.
Astronom berhasil abadikan fase 'remaja' sistem planet yang penuh kekacauan menggunakan teleskop ALMA. Temuan ini jelaskan asal-usul Bulan dan Sabuk Kuiper.
Astronom temukan awan gas logam raksasa yang menyelimuti bintang serupa Matahari. Diduga berasal dari tabrakan antarplanet yang dahsyat.
Apakah Bumi punya ekor seperti Merkurius? Jawabannya ya! Ekor Bumi atau 'magnetotail' membentang 2 juta km, terbentuk dari plasma dan angin matahari. Simak penjelasan lengkap NASA dan ESA.
Pengamatan terbaru teleskop James Webb ungkap permukaan bulan-bulan kecil Uranus yang lebih merah, lebih gelap, dan miskin air dibandingkan satelit besarnya, serta menemukan satu bulan baru.
Melalui proyek baru yang diberi nama HOBI-WAN, ESA tengah menguji kemungkinan memanfaatkan senyawa yang terdapat dalam urine sebagai bahan dasar pembuatan protein untuk pangan antariksa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved