Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN antariksa Tiongkok baru saja sukses melakukan ekpedisi ke Mars. Jumat (12/2) mereka merilis video perjalanan mengelilingi ‘planet merah; tersebut. Rekaman video itu diambil dari pesawat luar angkasa yang mengelilingi Mars, dua hari setelah berhasil memasuki orbit planet itu.
Dalam video tersebut, yang diterbitkan oleh penyiar CCTV, permukaan planet terlihat dari langit hitam pekat di luar pesawat luar angkasa Tianwen-1, yang memasuki orbit Planet Merah pada Rabu (10/2) lalu.
“Kawah putih terlihat di permukaan planet, yang kemudian memudar menjadi hitam melalui video saat pesawat itu terbang selama satu hari di Mars, “ kata kantor berita resmi Xinhua.
Tianwen-1, pesawat seberat lima ton yang jika diterjemahkan artinya “Pertanyaan ke Surga", termasuk pengorbit Mars, pendarat, dan penjelajah bertenaga surya, dan diluncurkan dari Tiongkok selatan Juli lalu.
Ini adalah langkah terbaru dalam program luar angkasa Beijing, yang bertujuan mendirikan stasiun luar angkasa berawak pada 2022. Langkah ini membuka arena baru persaingan luar angkasa antara AS dan Tiongkok.
Tianwen-1 diluncurkan pada waktu yang sama dengan misi AS, dan diharapkan mendarat di permukaan planet Mars pada Mei. Selain Tiongkok, misi luar angkasa Uni Emirat Arab juga berhasil memasuki orbit Mars. Misi ini menjadi sejarah sebagai misi antarplanet pertama di jazirah Arab.
Ilmuwan Tiongkok berharap bisa mendaratkan pesawat penjelajah mereka pada Mei di Utopia, cekungan besar di Mars. Mereka akan mengorbit selama satu tahun di planet itu.
Untuk studi tiga bulan tentang tanah dan atmosfer planet, misi akan mengambil foto, melakukan pemetaan, dan mencari tanda-tanda kehidupan masa lampau di sana. (AFP/M-4)
Fenomena astronomi langka akan kembali terjadi: Gerhana Matahari Total diprediksi melintasi sejumlah wilayah Eropa hingga kawasan Arktik pada 12 Agustus 2026.
NASA berupaya menghubungi kembali pengorbit Mars MAVEN yang mendadak diam sejak Desember lalu. Peluang pemulihan menipis setelah kegagalan deteksi terbaru.
BADAN Antariksa Amerika Serikat, NASA, memasuki tahap akhir persiapan misi Artemis II, yang menandai dimulainya kembalinya manusia ke sekitar Bulan setelah lebih dari setengah abad
NASA menyebut durasi totalitas gerhana matahari pada 2 Agustus 2027 diperkirakan mencapai sekitar 6 menit 23 detik.
Proyek ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi sains nasional di Amerika Serikat untuk memahami apakah kita sendirian di alam semesta.
Seiring mendekati jadwal peluncuran, NASA bersiap memindahkan roket Space Launch System (SLS) dan wahana Orion ke landasan peluncuran Launch Pad 39B di Kennedy Space Center
Waktu di planet Mars berjalan sedikit lebih cepat dibandingkan Bumi akibat perbedaan gravitasi dan lintasan orbit. Apa dampaknya bagi manusia, teknologi, dan misi antariksa?
Mars memiliki gravitasi yang jauh lebih lemah dibandingkan Bumi, sekitar lima kali lebih kecil. Selain itu, Mars juga berada lebih jauh dari Matahari
Eksplorasi Mars terancam kontaminasi mikroorganisme Bumi. Ilmuwan menemukan bakteri dan organisme tangguh yang mampu bertahan di luar angkasa.
Mars tidak hanya berbeda dengan Bumi dari segi warna dan jaraknya saja, tetapi juga dari cara waktunya berjalan
Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) milik NASA baru saja mencatat tonggak sejarah dengan menangkap 100.000 foto permukaan Mars melalui kamera canggih HiRISE.
Ilmuwan berhasil memetakan sistem drainase kuno berskala benua di Mars untuk pertama kalinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved