Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA peneliti dari University of Iowa, Amerika Serikat baru-baru ini telah menemukan cara baru bersifat non-invasif untuk mengelola gula darah. Dalam uji cobanya, mereka mengekspos tikus pengidap diabetes dengan kombinasi medan listrik dan magnet statis selama beberapa jam tiap hari.
"Kami membangun remote control untuk mengelola diabetes. Paparan medan elektromagnetik (EMF) untuk waktu yang relatif singkat mengurangi gula darah dan menormalkan respons tubuh terhadap insulin. Efeknya tahan lama dan membuka kemungkinan terapi EMF ini dapat diterapkan untuk mengelola diabetes sepanjang hari," kata salah satu peneliti, Calvin Carter seperti dilansir Sciencedaily, Rabu, (7/10).
Inovasi ini terbit pertama kali di jurnal Cell Metabolism, pada Selasa, 6 Oktober 2020. Menurut para peneliti, terapi EMF dapat mengubah keseimbangan oksidan dan antioksidan dalam hati, sehingga meningkatkan respons tubuh terhadap insulin. Adapun efek paparan EMF sendiri dalam kerjanya dimediasi oleh molekul reaktif kecil yang berfungsi layalnya antena magnet.
Rekan Carter, Sunny Huang menjelaskan inovasi ini pertama kali ditemukan secara tidak sengaja. Mulanya, karena tertarik dengan metabolisme dan diabetes, ia merasa perlu berlatih untuk mengambil darah tikus dan mengukur kadar gula darahnya. Mengetahui hal itu, Carter lantas meminjamkan beberapa sampel tikus yang genetiknya sudah dimodifikasi agar menderita diabetes, dan sebelumnya digunakan untuk mengetahui efek EMF pada otak dan perilaku hewan.
"Sangat aneh. Biasanya hewan ini memiliki gula darah tinggi dan diabetes tipe 2. Tetapi semua hewan yang terpapar EMF menunjukkan kadar gula darahnya normal. Saya lalu memberi tahu Carter, 'Ada sesuatu yang aneh terjadi di sini," imbuh Huang.
Dalam kerjanya , Carter dan Huang turut menggandeng pakar diabetes, Dale Abel. Ketua Departemen Ilmu Penyakit Dalam, University of Iowa ini lantas menjelaskan aplikasi nirkabel yang ada di EMF bekerja 100 kali lipat dari putaran bumi. Dalam kondisi tidur di masa perawatan, seorang dianggap dapat membalikkan resistensi insulin selama tiga hari.
Carter menambahkan bahwa paparan EMF sebenarnya dapat ditemukan dimana saja. Mulai dari alat telekomunikasi, navigasi, dan perangkat seluler pada umumnya. EMF juga digunakan dalam proses MRI, akan tetapi sangat sedikit yang mengetahui bagaimana pengaruhnya pada aspek biologis.
Untuk mendalami mekanisme yang mendasari adanya efek biologis EMF pada gula darah dan sensitivitas insulin, Carter dan Huang juga merujuk salah satu literatur yang terbit di 1970-an dan membahas migrasi burung. Dalam literatur itu, mereka menemukan informasi yang menjelaskan bahwa hewan rupanya merasakan medan elektromagnetik bumi dan menggunakannya untuk navigasi.
"Literatur iti menunjukkan fenomena biologis kuantum di mana EMF dapat berinteraksi dengan molekul tertentu. Ada molekul di tubuh kita yang bertindak seperti antena magnet kecil, memungkinkan respons biologis terhadap EMF. Beberapa dari molekul ini adalah oksidan, yang dipelajari dalam biologi redoks, atau sebuah area penelitian yang mengamati bagaimana elektron dan molekul reaktif mengatur metabolisme sel," imbuh Carter. (M-4)
Deby Vinski menyampaikan Celltech Stem Cell Centre menggandeng RSPPN Soedirman guna memperluas akses layanan terapi sel punca berstandar internasional di Indonesia.
PADA Senin, 2 Februari 2026, dibentuk Forum Organisasi Profesi Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (FOPKKI) sebagai forum koordinasi dan komunikasi nasional.
Presiden Prabowo menjajaki kerja sama STEM dan kedokteran dengan 24 universitas terkemuka Inggris demi memperkuat pendidikan tinggi dan tenaga medis RI.
Program ini memungkinkan para mahasiswa untuk memperoleh pengalaman klinis melalui kegiatan kepaniteraan atau observership di berbagai rumah sakit luar negeri.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan, pemerintah bakal merealisasikan pembukaan kampus-kampus kedokteran di berbagai daerah sebagai langkah konkret menjawab kebutuhan nasional.
Kemdiktisaintek mendukung upaya Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) dalam memperbaiki tata kelola dan sistem perguruan tinggi di bidang pendidikan kedokteran.
Peneliti Universitas Bonn temukan manfaat luar biasa diet oat selama dua hari bagi penderita sindrom metabolik. Simak bagaimana oat mengubah bakteri usus dan kesehatan jantung.
Resistensi insulin adalah akar masalah diabetes dan obesitas yang sering tidak terdeteksi. Kenali gejala fisik, penyebab, dan cara memulihkannya secara alami di sini.
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Studi terbaru mengungkap diabetes bukan sekadar masalah kesehatan, tapi ancaman bagi GDP dunia. Temukan mengapa pencegahan dini menjadi kunci stabilitas ekonomi.
Pada penderita diabetes, infeksi ini dapat berkembang lebih cepat, sulit disembuhkan, dan berpotensi menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani secara tepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved