Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA pandemi korona, masyarakat menghabiskan waktu di rumah saja. Kadang kala, perempuan khususnya, melupakan perawatan wajah. Karena tidak ke kantor maupun bepergian, mereka merasa tiadk perlu merawat kulit. Padahal, menurut pakar kecantikan dan kesehatan kulit dr Olivia Julita M Biomed, masa-masa work from home (WFH) justru bisa menjadi kesempatan untuk memperbaiki kulit wajah. Mengapa?
“Karena selama di rumah umumnya perempuan tidak memakai make-up, ini lebih menyehatkan bagi kulit,” ujarnya dalam diskusi daring baru-baru ini.
Untuk memaksimalkan kesempatan WFH guna meningkatkan kesehatan kulit, lanjutnya, perempuan perlu melakukan perawatan rutin. “Meskipun kita sedang stay at home, bukan berarti bisa bermalas-malasan dalam merawat kulit,” imbuh dokter yang juga pendiri klinik kecantian Limonia Beauty Center di Bandar Lampung ini.
Ia pun menjelaskan langkah-langkahnya. Pertama, bersihkan wajah secara teratur meskipun tidak bermake up, karena karena sel kulit mati yang lepas setiap hati wajib dibersihkan dan kelenjar minyak masih tetap memproduksi sebum. Lalu, tetap gunakan tabir surya pada pagi dan siang hari.
Kemudian, gunakan produk perawatan kulit secara teratur. Gunakan soft peeling atau scrub seminggu sekali untuk mengangkat sel kulit mati dan menghilangkan sumbatan pori yang kalau dibiarkan akan mengakibatkan komedo. Gunakan masker 1-2 kali dalam seminggu, baik masker yang ada di pasaran atau masker dari bahan-bahan alami yang dapat dibuat sendiri dari buah-buah yang ada dirumah.
baca juga: 5 Tips Merawat Kulit dengan Kosmetik Ramah Lingkungan
“Terakhir, jangan lupakan pola tidur teratur, pola makan sehat dan air putih. Cantik tidak hanya dari luar tapi juga ditentukan oleh faktor dari dalam,” pungkasnya. (OL-3)
Merasa terganggu dan takut kehilangan kewarasan, wanita tersebut mencari bantuan psikiater, Dr. Ikechukwu Obialo Azuonye.
Gagal ginjal sering berkembang tanpa gejala di tahap awal. Kenali tanda-tanda seperti kelelahan, edema, hingga perubahan urine untuk penanganan sedini mungkin.
Daftar 20 makanan tinggi antioksidan versi USDA, dari blueberry hingga kacang merah. Bantu lawan radikal bebas dan cegah penyakit kronis.
Berdasarkan filosofi keseimbangan Yin dan Yang, jamur kuping dipercaya mampu mengembalikan harmoni organ tubuh yang terganggu akibat penyakit.
Selain hipertensi, diabetes dan influenza juga menduduki posisi teratas dalam daftar keluhan kesehatan di posko pemantauan mudik.
Sakit tenggorokan saat bangun tidur bisa disebabkan dehidrasi, alergi, hingga GERD. Kenali 6 penyebab paling umum dan cara mencegahnya sebelum kondisi semakin parah.
Bagi Gen Z dan Gen Alpha, hasil yang cepat dan nyata menjadi nilai penting, sejalan dengan ritme hidup mereka yang dinamis.
Brand kecantikan lokal Somethinc menghadirkan rangkaian pencerah terbaru, Skinglow Series.
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
PENDEKATAN dalam dunia estetika terus mengalami evolusi.
MEMASUKI usia 30-an, tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus dan bintik hitam mulai menjadi kekhawatiran utama, nutrisi dari dalam memegang peranan hingga 70%.
PEMANFAATAN teknologi stem cell atau sel punca saat ini semakin meluas di bidang kesehatan dan perawatan tubuh, termasuk untuk kulit wajah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved