Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYAKIT meningitis atau infeksi selaput otak dapat dicegah dengan vaksinasi, deteksi dini, dan perawatan pengobatan. Namun, menerapkan cara hidup sehat, juga terbukti ampuh untuk mencegah berbagai penyakit termasuk meningitis.
Dokter Frandy Susatia, SpS, spesialis saraf dari Siloam Hospitals mengatakan, meningitis dapat dicegah dengan deteksi dini agar penyebaran tidak meluas dan merusak jaringan di sekitarnya. Frandy juga mengingatkan tidak ada obat-obatan tradisional yang terbukti secara ilmiah dapat mengobati meningitis dan infeksi otak.
Bila penderita mendapatkan penanganan yang salah, ia bisa mengalami komplikasi, seperti tuli permanen, kerusakan otak, kelumpuhan, gangguan bicara, gangguan kognitif atau kemampuan berpikir, syok, koma, sampai kematian,” kata Frandy seperti dikutip Antara, Kamis (9/4)
Pada 1990, penyebab utama meningitis adalah bakteri Haemophilus influenzae Type (Hib). Oleh karenanya semua anak wajib diberikan vaksinasi Hib untuk menurunkan jumlah prevalensi kasus infeksi Hib pada selaput otak.
Kini, kata Frandy, penyebab meningitis sangat beragam, di antaranya infeksi bakteri streptococcus, staphylococcus, tuberculosis, dan Neisseria meningitis.
Frandy menyebut ada beberapa cara mudah yang bisa dilakukan selain dengan vaksin. Hal pertama adalah minum air bersih dan konsumsi makanan yang diolah dengan baik.
Selain itu, mencuci tangan selama 20 detik, terutama saat merawat atau berada dengan orang yang terkena infeksi juga dapat mencegah penularan meningitis serta tidak meludah sembarangan.
“Tutupi mulut saat batuk dengan tisu, sapu tangan atau tangan. Jika menggunakan tisu, buang tisu ke tempat sampah. Kemudian, jika menggunakan tangan, segera cuci tangan,” jelas Frandy.
Selain itu, bersihkan lingkungan sekitar dengan sabun dan air atau pun chlorine untuk membunuh kuman-kuman infeksius. Lakukan juga vaksinasi secara berkala seperti vaksin Haemophilus influenza Type B, Pneumococcal vaccine, dan Meningococcal vaccine.
“Gaya hidup yang tidak sehat dapat berpengaruh pada penyakit ini. Maka, hindari pemakaian barang-barang secara bersama seperti pisau cukur, handuk, dan sikat gigi,” kata Frandy. (M-4)
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Virus Nipah secara alami berasal dari kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus atau dikenal sebagai flying fox.
Penularan utama leptospirosis terjadi melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang telah tercemar urine hewan pembawa bakteri, dengan tikus menjadi perantara yang paling sering ditemukan.
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Epilepsi bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme yang bisa berpindah antarindividu.
Kondisi kaki dapat memberikan petunjuk penting terkait kesehatan saraf, peredaran darah, hingga penyakit sistemik.
Bakteri Neisseria meningitidis dapat hidup normal sebagai komensal di nasofaring (bagian belakang hidung dan tenggorokan) tanpa menyebabkan penyakit pada orang yang membawanya.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
SEBUAH penyakit misterius telah menyebabkan sedikitnya 60 orang meninggal dunia di tengah-tengah wabah yang terjadi di Republik Demokratik Kongo, demikian ungkap para dokter.
Meningitis tuberkulosis (TB) adalah infeksi serius yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang meninges, lapisan pelindung otak dan sumsum tulang belakang.
Meningitis adalah infeksi serius pada selaput yang melindungi otak dan sumsum tulang belakang. Pada anak-anak, penyakit ini dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.
Vaksin meningitis merupakan cara penting untuk melindungi individu, terutama mereka yang berada dalam kelompok berisiko tinggi, dari penyakit meningitis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved