Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GAYA hidup sehat, seperti olahraga teratur, makan sehat, tidak merokok, dan tidak konsumsi alkohol dipercaya memperpanjang usia manusia. Bahkan dipercaya memberikan ekstra satu dekade ke depan.
Berdasarkan studi yang dipublikasikan di British Medical Journal, para peneliti mengatakan kebiasaan itu berlaku untuk pria dan perempuan, khususnya mereka yang terserang kanker, jantung, dan diabetes.
Dalam penelitian yang dilakukan lebih dari 100ribu orang di Amerika Serikat ini menemukan mereka yang berusia 50 tahun, bertubuh langsing, aktif, dan tidak merokok memiliki kesehatan yang lebih baik, daripada mereka yang memiliki kebiasaan hidup sebaliknya.
Penelitian dipimpin para ahli dari Universitas Harvard dan Amsterdam University of Applied Sciences ini melacak kesehatan para subyek penelitan yang bebas penyakit, hingga ditindaklanjuti selama 20 tahun setelahnya. Selama penelitian, para ahli juga memantau subyek dalam kelompok yang menderita penyakit jantung, kanker, atau diabetes tipe 2, termasuk mengamati usia di mana mereka semakin sakit dan meninggal.
Mereka juga mempertimbangkan lima faktor risiko utama yang mempengaruhi kesehatan, yaitu tidak merokok tembakau, tidak minum alkohol, tidak mengonsumsi makanan tinggi lemak maupun gula, berolahraga, hingga tidak kelebihan berat badan. Dengan lima faktor itu, para peneliti menentukan seberapa lama usia bisa diharapkan pada seseorang, khususnya bagi mereka yang sudah berusia 50 tahun.
Perempuan yang mengadopsi minimal empat dari lima faktor sehat tersebut, memiliki harapan hidup mencapai 84,4 tahun. Sebaliknya perempuan yang memiliki gaya hidup sebaliknya hanya mencapai usia 73,7tahun. Sedangkan pada pria harapan hidub bisa mencapai 81,1 tahun, lebih lama dibandingkan yang hidup tidak sehat sekitar 73,5 tahun.
Pimpinan Penelitian, Frank Hu yang kini juga bertugas di Harvard, sebagaimana dilansir Dailymail, mengatakan, “kami mengamati kepatuhan terhadap gaya hidup sehat berkaitan dengan harapan hidup yang lebih lama pada usia 50 tahun, yang bebas dari penyakit kronis utama. Sekitar 7,6 tahun lebih lama pada pria dan 10 tahun pada perempuan, jika dibandingkan dengan partisipan yang tidak memiliki faktor gaya hidup sehat.”
Frank juga menjelaskan kebijakan publik turut menentukan harapan hidup seseorang. Hal ini menjadi faktor utama terciptanya lingkungan fisik yang kondusif sehingga orang-orang lebih mudah mengadopsi pola makan dan gaya hidup sehat.
Adapun kebijakan dan peraturan yang relevan di mata Frank, salah satunya larangan merokok di tempat umum, khususnya bagi mereka yang masih bebas dari penyakit kronis. Dalam penelitian ini, para ahli tidak menjelaskan alasan perbedaan harapan hidup antara pria dan perempuan. (M-3)
Baca juga : Harry dan Meghan Bisa Raup Jutaan Dollar Lewat Status Baru
Rekomendasi 7 sepatu Nike tanpa tali yang nyaman dan aman untuk lansia. Mudah dipakai tanpa membungkuk, fokus stabilitas dan kenyamanan kaki.
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Samuji (72) tak bisa menyembunyikan rasa leganya. Puluhan tahun mengandalkan kekuatan betis untuk memutar roda demi mengais rezeki, kini ia bisa bernapas lebih panjang.
Evaluasi kesehatan harus dilakukan lebih mendalam jika rencana liburan melibatkan orang tua atau lansia.
Tak bisa berbuat banyak untuk pengobatan penyakit ibunya yang menderita stroke, dan kondisi rumah yang sudah sebagian Ambruk.
PERINGATAN Hari HAM Internasional 10 Desember 2025 mengangkat tema sangat menggugah, Human rights, our everyday essentials
Kemunculan ambeien sangat erat kaitannya dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang baik.
Fisioterapi tidak hanya berfungsi sebagai terapi kuratif pascacedera, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk menjaga kapasitas fungsional tubuh dalam aktivitas sehari-hari.
Studi terbaru mengungkap jalan kaki lebih dari 10 menit dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian dini, terutama bagi orang dengan gaya hidup sedentari.
Selain melakukan edukasi langsung di sekolah, sebelumnya para relawan juga telah melakukan kampanye melalui media sosial untuk melakukan mindful consumption.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan stroke masih menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia. Prevalensi stroke berada di kisaran 8,3 per 1.000 penduduk
Studi Harvard mengungkap konsumsi makanan ultra-proses dapat meningkatkan risiko kanker usus pada wanita hingga 45%, terutama usia di bawah 50 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved