Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Indonesia Open Jadi Ajang Evaluasi

Maggie Nuansa Mahardika
12/5/2016 03:46
Indonesia Open Jadi Ajang Evaluasi
(ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf/)

TURNAMEN bulu tangkis internasional BCA Indonesia Open Super Series Premier (BIOSSP) 2016 dipastikan menjadi ajang super series premier terakhir sebelum Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Pada ajang tersebut, 10 pebulu tangkis Indonesia yang lolos ke Olimpiade akan beruji coba dan dievaluasi sebagai salah satu persiapan tampil di pentas multiajang terbesar di dunia itu. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Rexy Mainaky pada jumpa pers di Jakarta, Rabu (11/5). Kehadiran para pemain top dunia di ajang BIOSSP menjadi saat yang tepat bagi para pemain Indonesia untuk memetakan kekuatan lawan di Olimpiade. Selain itu, atmosfer tekanan ala turnamen besar di BIOSSP dianggap mendekati atmosfer Olimpiade. Sepuluh pemain Indonesia yang akan bertarung di Rio de Janeiro, Brasil, dia antaranya Tommy Sugiarto (tunggal putra), Linda Wenifanetri (tunggal putri), Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (ganda putra). Bagi pemain yang tidak lolos Olimpiade, BIOSSP menjadi ajang mengasah performa juga mendulang pengalaman bermain melawan pemain kelas dunia. "Untuk yang tidak ikut Olimpiade dan juga tidak ikut memperkuat tim Thomas dan Uber (15-22 Mei), bisa lebih fokus berprestasi di Indonesia Open. Kalau yang bermain di Thomas dan Uber juga Olimpiade, otomatis fokusnya tidak ke Indonesia Open, tapi dalam persiapan Olimpiade diharapkan mendapat hasil yang baik juga di situ. Asal performanya nanti tetap terjaga dan puncaknya di Olimpiade," kata Rexy.

Hadiah terbesar
Pada kesempatan yang sama, Ketua PP PBSI Gita Wirjawan menuturkan BIOSSP merupakan turnamen besar yang sejauh ini menyediakan hadiah uang tunai terbesar di antara turnamen super series lainnya. Jika sebelumnya turnamen itu memberikan hadiah total US$800 ribu, tahun ini hadiah meningkat menjadi US$900 ribu. Karena itulah, turnamen itu selalu menjadi incaran para pemain top dunia. Lagipula, sebagai turnamen level premier, turnamen itu wajib dihadiri pemain yang bertengger di peringkat top 10 dunia. Deretan pemain elite luar negeri, seperti Lin Dan (Tiongkok), Carolina Marin (Spanyol), Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong (Korea), Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang) serta Zhang Nan/Zhao Yunlei (Tiongkok) dipastikan akan datang. Tercatat, sebanyak 332 pemain dari 24 negara akan berlaga. "Indonesia Open selama ini memang menjadi atraksi yang luar biasa. Begitu banyak testimonial positif dari mereka yang hadir di Istora. Mohon doa restu untuk pebulu tangkis Indonesia yang akan berlaga, bukan cuma mereka yang senior, melainkan juga pemain-pemain muda," ujarnya. BIOSSP tercatat sudah digelar tiga kali beruntun sejak 2013 menyabet gelar sebagai perhelatan terbaik versi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

(R-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya