Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Suku Uighur Jadi Kepercayaan Santoso

Budi Ernanto
25/5/2016 19:46
Suku Uighur Jadi Kepercayaan Santoso
(ANTARA)

SELAMA Operasi Tinombala, diketahui ada tujuh warga negara Tiongkok dari suku Uighur yang bergabung dengan Santoso di Poso, Sulawesi Tengah. Hingga saat ini, masih ada satu yang tersisa, lima tewas akibat terlibat baku tembak dengan personel gabungan Polri-TNI dan satu ditangkap.

Kepala Polda Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Rudy Sufahriadi mengatakan, orang Uighur mendapat kepercayaan penuh dari Santoso selaku pemimpin kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur karena mereka penurut.

“Disuruh angkat logistik saja mau karena fisiknya kuat. Selain itu mereka juga lincah dan tangkas. Karena itu Santoso mau mengajarkan untuk merakit peledak dan menembak,” kata Rudy di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (25/5).

Namun, mengapa bisa orang Uighur itu bergabung dengan Santoso masih belum bisa terjawab. Rudy menjelaskan bahwa paspor mereka diterbitkan oleh Turki.

Kemudian, Santoso sendiri juga sudah tidak mungkin lagi melakukan komunikasi ke luar Poso karena kondisinya sudah sangat terjepit akibat dikepung oleh dua ribu personel satuan tugas Operasi Tinombala.

Dengan melihat kondisi itu, Rudy menyebut Santoso sebenarnya beruntung belum ditangkap. “Kalau ada orang yang melindungi dan mengagung-agungkan Santoso, itu karena dia masih bebas, karena dia buronan. Santoso tidak ada apa-apanya. Masih ada orang lain yang lebih kuat dari Santoso,” kata Rudy.

Sayangnya, Rudy enggan menyebut siapa orang yang lebih berpengaruh dibandingkan Santoso itu. Hanya saja, dipastikan bahwa orang itu juga mengikuti aliran yang dianut oleh Islamic State. “Santoso juga kan bagian IS. Keuangan Santoso disokong oleh IS,” tandas Rudy. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya