Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN 2026, langit Bumi akan dikejutkan oleh dua fenomena alam langka: gerhana matahari cincin dan gerhana matahari total.
Peristiwa ini menjadi salah satu momen astronomi paling dinanti oleh para ilmuwan, astronom amatir, serta masyarakat umum di seluruh dunia.
Fenomena pertama gerhana matahari cincin dijadwalkan terjadi pada 17 Februari 2026. Pada peristiwa ini, Bulan akan berada di antara Bumi dan Matahari tetapi tidak sepenuhnya menutupi wajah Matahari sehingga menghasilkan bentuk seperti cincin api di langit, atau dalam istilah astronomi disebut gerhana matahari cincin.
Jalur utama gerhana ini melintasi wilayah Antarktika dan dapat diamati sebagai gerhana parsialdi beberapa bagian Afrika Selatan serta Amerika Selatan.
Gerhana matahari cincin terjadi karena pada saat itu piringan Bulan tampak lebih kecil dibandingkan piringan Matahari dari perspektif pengamat di Bumi.
Akibatnya, meskipun Bulan menutupi bagian besar permukaan Matahari, cincin terang masih terlihat di bagian tepi.
Fenomena kedua yang tidak kalah spektakuler adalah gerhana matahari total yang akan berlangsung pada 12 Agustus 2026.
Gerhana ini ditandai dengan Bulan menutupi seluruh piringan Matahari bagi wilayah yang berada dalam jalur totalitas.
Di sepanjang jalur ini, pengamat akan menyaksikan terjadinya kegelapan siang hari selama beberapa menit dan berkesempatan melihat korona Matahari yang merupakan lapisan terluar atmosfer Matahari yang biasanya tersembunyi oleh cahaya terang piringan Matahari.
Jalur totalitas gerhana matahari total 2026 melintasi beberapa wilayah di belahan Bumi utara, termasuk Greenland, Islandia, dan sebagian Eropa. Sementara itu, sebagian negara di Amerika Utara dan Asia juga akan melihat gerhana ini sebagai gerhana parsial.
Sayangnya, Indonesia tidak berada dalam jalur visibilitas kedua gerhana matahari tersebut dan hanya dapat menyaksikan fenomenanya melalui siaran langsung atau rekaman dari luar negeri.
Para ahli astronomi mengingatkan agar masyarakat yang ingin mengamati fenomena ini selalu menggunakan pelindung mata khusus seperti kacamata gerhana bersertifikat, karena melihat langsung ke Matahari tanpa alat pelindung yang tepat dapat merusak penglihatan. (Z-1)
Sumber: Wikipedia, NASA, BMKG, Space.com
Gerhana matahari cincin akan terjadi pada 17 Februari 2026. Simak fase, waktu puncak, lokasi pengamatan, dan alasan Indonesia tidak bisa menyaksikannya.
Bagi manusia, gerhana matahari sering menjadi momen yang menakjubkan dan mengundang rasa kagum. Namun, hal yang sama tidak berlaku bagi hewan
Gerhana matahari cincin diperkirakan berlangsung selama kurang lebih 271 menit dengan waktu maksimum matahari memperlihatkan “cincin api” selama 2 menit 20 detik.
Meskipun menawarkan pemandangan yang memukau, fenomena gerhana matahari cincin 17 Februari medatang secara teknis lebih berbahaya bagi mata.
FENOMENA Gerhana Matahari Cincin (GMC) yang akan berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026, memiliki kaitan erat dengan penentuan awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
FENOMENA langit Gerhana Matahari Cincin (GMC) dijadwalkan akan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026. Peristiwa yang sering dijuluki sebagai "Cincin Api" atau Ring of Fire.
Pada 17 Februari bertepatan dengan kemunculan Bulan baru. Momen ini juga diramaikan perayaan Tahun Baru Imlek dan bersiapnya sebagian umat menyambut Ramadan.
Simak panduan lengkap cara menyaksikan Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026. Meski tidak melintasi Indonesia, Anda tetap bisa menontonnya secara aman.
Gerhana matahari cincin akan terjadi pada 17 Februari 2026. Simak fase, waktu puncak, lokasi pengamatan, dan alasan Indonesia tidak bisa menyaksikannya.
FENOMENA gerhana matahari cincin atau annular solar eclipse dipastikan terjadi pada 17 Februari 2026.
Gerhana matahari cincin diperkirakan berlangsung selama kurang lebih 271 menit dengan waktu maksimum matahari memperlihatkan “cincin api” selama 2 menit 20 detik.
Meskipun menawarkan pemandangan yang memukau, fenomena gerhana matahari cincin 17 Februari medatang secara teknis lebih berbahaya bagi mata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved