Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN 2026, langit Bumi akan dikejutkan oleh dua fenomena alam langka: gerhana matahari cincin dan gerhana matahari total.
Peristiwa ini menjadi salah satu momen astronomi paling dinanti oleh para ilmuwan, astronom amatir, serta masyarakat umum di seluruh dunia.
Fenomena pertama gerhana matahari cincin dijadwalkan terjadi pada 17 Februari 2026. Pada peristiwa ini, Bulan akan berada di antara Bumi dan Matahari tetapi tidak sepenuhnya menutupi wajah Matahari sehingga menghasilkan bentuk seperti cincin api di langit, atau dalam istilah astronomi disebut gerhana matahari cincin.
Jalur utama gerhana ini melintasi wilayah Antarktika dan dapat diamati sebagai gerhana parsialdi beberapa bagian Afrika Selatan serta Amerika Selatan.
Gerhana matahari cincin terjadi karena pada saat itu piringan Bulan tampak lebih kecil dibandingkan piringan Matahari dari perspektif pengamat di Bumi.
Akibatnya, meskipun Bulan menutupi bagian besar permukaan Matahari, cincin terang masih terlihat di bagian tepi.
Fenomena kedua yang tidak kalah spektakuler adalah gerhana matahari total yang akan berlangsung pada 12 Agustus 2026.
Gerhana ini ditandai dengan Bulan menutupi seluruh piringan Matahari bagi wilayah yang berada dalam jalur totalitas.
Di sepanjang jalur ini, pengamat akan menyaksikan terjadinya kegelapan siang hari selama beberapa menit dan berkesempatan melihat korona Matahari yang merupakan lapisan terluar atmosfer Matahari yang biasanya tersembunyi oleh cahaya terang piringan Matahari.
Jalur totalitas gerhana matahari total 2026 melintasi beberapa wilayah di belahan Bumi utara, termasuk Greenland, Islandia, dan sebagian Eropa. Sementara itu, sebagian negara di Amerika Utara dan Asia juga akan melihat gerhana ini sebagai gerhana parsial.
Sayangnya, Indonesia tidak berada dalam jalur visibilitas kedua gerhana matahari tersebut dan hanya dapat menyaksikan fenomenanya melalui siaran langsung atau rekaman dari luar negeri.
Para ahli astronomi mengingatkan agar masyarakat yang ingin mengamati fenomena ini selalu menggunakan pelindung mata khusus seperti kacamata gerhana bersertifikat, karena melihat langsung ke Matahari tanpa alat pelindung yang tepat dapat merusak penglihatan. (Z-1)
Sumber: Wikipedia, NASA, BMKG, Space.com
Secara keseluruhan, durasi gerhana dari awal fase penumbra hingga akhir akan berlangsung selama 5 jam 41 menit 51 detik. Adapun durasi khusus pada fase totalitas
BERBEDA dari tahun 2025 yang terasa kurang meriah akan fenomena gerhana matahari, tahun 2026 hingga 2028 nanti Bumi akan mengalami rangkaian gerhana ganda.
Tempat terbaik untuk menyaksikan gerhana matahari cincin ini akan terletak pada Stasiun Concordia yang merupakan stasiun penelitian gabungan Prancis-Italia
Gerhana matahari cincin akan terjadi pada 17 Februari 2026. Simak fase, waktu puncak, lokasi pengamatan, dan alasan Indonesia tidak bisa menyaksikannya.
Bagi manusia, gerhana matahari sering menjadi momen yang menakjubkan dan mengundang rasa kagum. Namun, hal yang sama tidak berlaku bagi hewan
Gerhana matahari cincin diperkirakan berlangsung selama kurang lebih 271 menit dengan waktu maksimum matahari memperlihatkan “cincin api” selama 2 menit 20 detik.
Sejumlah stasiun penelitian telah mengonfirmasi kesiapan observasi. Di antaranya adalah Stasiun Penelitian Concordia yang dikelola Prancis dan Italia, serta Stasiun Mirny milik Rusia
BERBEDA dari tahun 2025 yang terasa kurang meriah akan fenomena gerhana matahari, tahun 2026 hingga 2028 nanti Bumi akan mengalami rangkaian gerhana ganda.
Gerhana Matahari Cincin yang terjadi hari ini menawarkan berbagai fenomena visual yang menarik dan tidak biasa.
Tempat terbaik untuk menyaksikan gerhana matahari cincin ini akan terletak pada Stasiun Concordia yang merupakan stasiun penelitian gabungan Prancis-Italia
BMKG Batam imbau masyarakat Kepri waspada gelombang tinggi 17 Februari 2026 saat Gerhana Matahari Cincin. Hujan ringan juga diprediksi terjadi.
Pada 17 Februari bertepatan dengan kemunculan Bulan baru. Momen ini juga diramaikan perayaan Tahun Baru Imlek dan bersiapnya sebagian umat menyambut Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved