Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA 17 Februari bertepatan dengan kemunculan Bulan baru. Momen ini juga diramaikan perayaan Tahun Baru Imlek dan bersiapnya sebagian umat menyambut Ramadan. Namun, ada fenomena langit lain yang menarik: gerhana Matahari cincin.
Gerhana ini akan tampak sebagai gerhana sebagian di sejumlah wilayah, termasuk Amerika Selatan, Afrika bagian selatan, serta wilayah perairan Samudra Pasifik, Atlantik, dan Hindia, dan tentu saja sebagian besar Antartika. Secara keseluruhan, gerhana berlangsung sekitar 271 menit, dengan fase maksimum “cincin api” selama 2 menit 20 detik.
Jalur gerhana Matahari cincin hanya melintasi kawasan terpencil Antartika.
Sayangnya, gerhana Matahari cincin ini tidak dapat disaksikan dari Indonesia. Meski begitu, publik masih bisa menantikan fenomena lain, yakni gerhana Bulan total pada 3 Maret 2026.
Gerhana Matahari cincin terjadi ketika Bulan berada di titik terjauh dari Bumi, yang disebut apogee, sehingga ukuran Bulan tampak sedikit lebih kecil. Saat Bulan melintas tepat di depan Matahari dalam kondisi ini, bayangan umbra tidak mencapai permukaan Bumi. Akibatnya, Bulan tidak menutupi Matahari sepenuhnya dan menyisakan lingkaran cahaya di tepinya, menciptakan efek “cincin api.”
Gerhana Matahari cincin berbeda dari gerhana Matahari total karena tidak memiliki fase totalitas (ketika Matahari tertutup penuh). Itulah sebabnya, melihatnya dengan mata telanjang tetap sangat berbahaya.
Gerhana Matahari cincin tidak aman dilihat tanpa pelindung mata khusus dengan filter Matahari. Bahkan saat gerhana, paparan radiasi ultraviolet dan inframerah tetap berisiko, tidak ada “dosis aman” untuk mata. Paparan sekecil apa pun dapat menyebabkan kerusakan penglihatan.
Penting: Jangan mengamati gerhana melalui kamera, teleskop, teropong, atau perangkat optik apa pun, meskipun memakai kacamata gerhana, karena risikonya meningkat tajam. (BarthSky, NASA, Time and Date/Z-10)
Simak panduan lengkap cara menyaksikan Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026. Meski tidak melintasi Indonesia, Anda tetap bisa menontonnya secara aman.
Gerhana matahari cincin akan terjadi pada 17 Februari 2026. Simak fase, waktu puncak, lokasi pengamatan, dan alasan Indonesia tidak bisa menyaksikannya.
FENOMENA gerhana matahari cincin atau annular solar eclipse dipastikan terjadi pada 17 Februari 2026.
Gerhana matahari cincin diperkirakan berlangsung selama kurang lebih 271 menit dengan waktu maksimum matahari memperlihatkan “cincin api” selama 2 menit 20 detik.
Meskipun menawarkan pemandangan yang memukau, fenomena gerhana matahari cincin 17 Februari medatang secara teknis lebih berbahaya bagi mata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved