Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Gerhana Matahari Cincin akan Terjadi Sebentar lagi, Catat Tempat dan Waktunya

Asha Bening Rembulan
15/2/2026 23:08
Gerhana Matahari Cincin akan Terjadi Sebentar lagi, Catat Tempat dan Waktunya
Gerhana matahari(Doc EarthSky)

PADA tanggal 17 Februari 2026, gerhana matahari cincin akan terlihat dari bagian terpencil Antartika dan membentuk ‘cincin api.’ Gerhana matahari ini diperkirakan berlangsung selama kurang lebih 271 menit dengan waktu maksimum matahari memperlihatkan cincin api selama 2 menit 20 detik.  

Tempat terbaik untuk menyaksikan gerhana matahari cincin ini akan terletak pada Stasiun Concordia yang merupakan stasiun penelitian gabungan Prancis-Italia dan terletak di pedalaman Antartika.

Stasiun Mirny di Queen Mary Land juga menjadi lokasi untuk menyaksikan gerhana matahari cincin di wilayah Antartika tersebut. Selain itu, Stasiun McMurdo juga akan menyaksikan gerhana sebagian yang mana Matahari tertutupi Bulan mencapai 86%.

Jalur gerhana matahari cincin 17 Februari nanti akan memiliki panjang mencapai 2.661 mil dan lebar 383 mil. Gerhana akan terbit di atas daratan Antartika dan berakhir di lepas pantai Laut Davis.

Gerhana cincin dimulai pada 11:42 UTC dan mencapai puncak gerhana pada 12:13 UTC yang kemudian berakhir dengan gerhana sebagian pukul 14:27 UTC. 

Lima Belas Lokasi Terbaik untuk Menyaksikan Gerhana Matahari Cincin

Gerhana matahari cincin 17 Februari nanti akan terlihat di ujung selatan Amerika Selatan, Afrika Selatan, Samudra Pasifik, Atlantik, dan Hindia, serta sebagian besar Antartika. Berikut adalah daftar lokasi di untuk menyaksikan gerhana di kawasan-kawasan tersebut dengan mengidentifikasi lokasi terbaik berdasarkan durasi fase maksimum dan magnitudo gerhana.

  • Saint-Pierre, Reunion
  • Curepipe, Mauritius
  • Ambovombe, Madagascar
  • Port Shepstone, Afrika Selatan
  • Inhambane, Mozambique
  • Manzini, Eswatini
  • Mafeteng, Lesotho
  • Mamoudzou, Mayotte
  • Mutare, Zimbabwe
  • Gaborone, Botswana
  • Blantyre, Malawi
  • Ushuaia, Argentina
  • Punta Arenas, Chile
  • Mtwara, Tanzania
  • Chipata, Zambia

Proses Terjadinya Gerhana Matahari Cincin

Ketika Bulan berada pada titik terjauh dari Bumi yang disebut sebagai apogee, ukurannya tampak sedikit lebih kecil dari biasanya. Jika Bulan melewati tepat di depan Matahari atau di dekat apogee, bayangan umbranya tidak mencapai Bumi.

Hal ini menyebabkan Bulan tidak tampak sepenuhnya menutupi Matahari. Sebaliknya, cincin cahaya matahari muncul disekitar Bulan dan menciptakan gerhana matahari cincin. Para astronom memberikan istilah tersebut karena merujuk pada cincin terluar permukaan matahari yang terlihat pada saat gerhana. 

Gerhana matahari cincin berbeda dari gerhana matahari total yang mana tidak memiliki periode totalitas ketika Bulan sepenuhnya menutupi sisi terang matahari. Hal ini yang menyebabkan melihat gerhana matahari cincin dengan mata telanjang sangat berbahaya.

Selain itu, para ahli telah memperingatkan bahwa tidak ada dosis aman baik dari sinar ultraviolet matahari maupun radiasi inframerah. Dosis yang sangat kecil tetap bisa menyebabkan kerusakan penglihatan. 

Oleh karena itu, melihat matahari bahkan saat gerhana tetap dapat menyebabkan kerusakan mata sehingga diperlukan pelindung mata dengan filter matahari untuk menyaksikan gerhana matahari cincin pada 17 Februari nanti.

Sumber: EarthSky, The Sky Live, NASA



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya