Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Maraknya Modus Penipuan melalui OTP dan Instalasi APK, Pegadaian Imbau Masyarakat Tetap Waspada

 Gana Buana
18/12/2025 17:10
Maraknya Modus Penipuan melalui OTP dan Instalasi APK, Pegadaian Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Modus Penipuan melalui OTP dan Instalasi APK.(Freepik)

PT Pegadaian mengimbau seluruh nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan siber yang belakangan semakin marak, khususnya yang menargetkan data pribadi dan akun transaksi nasabah.

Saat ini, praktik penipuan (scamming) kerap dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab melalui permintaan kode One-Time Password (OTP) serta penipuan dengan modus instalasi aplikasi dari sumber tidak resmi dalam format APK (Android Package Kit). Umumnya, pelaku menyasar masyarakat yang kurang terbiasa dengan aktivitas digital atau individu yang sedang lengah, sehingga tidak menyadari upaya kejahatan siber yang sedang dilakukan.

Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah permintaan kode OTP. Dalam skema ini, pelaku berpura-pura menjadi petugas dari perusahaan atau instansi tertentu dan menawarkan hadiah atau bantuan.

Tujuannya adalah mencuri kode OTP yang dikirimkan ke perangkat nasabah, padahal OTP merupakan kunci rahasia untuk proses otorisasi transaksi.

Perlu ditegaskan bahwa Pegadaian TIDAK PERNAH meminta kode OTP, password, PIN, maupun data rahasia lainnya melalui telepon, SMS, aplikasi pesan singkat, ataupun media sosial. Nasabah diimbau untuk mengabaikan dan tidak menanggapi pihak yang mengaku sebagai karyawan Pegadaian dan meminta data tersebut.

Selain itu, saat ini juga marak penipuan berkedok instalasi aplikasi berformat APK. Pelaku biasanya mengirimkan file APK melalui pesan singkat atau email dengan dalih sebagai file tagihan, resi pengiriman, atau undangan pernikahan. Apabila file tersebut diinstal, aplikasi berbahaya tersebut dapat mencuri data pada ponsel pengguna, termasuk data perbankan dan informasi login aplikasi.

Kepala Divisi IT Security PT Pegadaian, Noor Hidayanto, menegaskan pentingnya literasi digital dalam menjaga keamanan transaksi.

“Pegadaian terus berupaya memperkuat sistem keamanan siber. Namun, keamanan transaksi juga bergantung pada kesadaran setiap nasabah. Kami mengimbau agar nasabah tidak pernah membagikan kode OTP dan tidak menginstal aplikasi dari sumber yang tidak dikenal. Seluruh transaksi yang aman hanya dilakukan melalui aplikasi resmi Tring! by Pegadaian atau website resmi Pegadaian,” ujar Noor Hidayanto.

Himbauan ini disampaikan guna memastikan nasabah dapat bertransaksi secara aman dan nyaman melalui Super Apps Tring! by Pegadaian. Nasabah diimbau untuk selalu menerapkan langkah-langkah pencegahan berikut:

1. Jaga Kerahasiaan Data

Jangan pernah membagikan kode OTP, password, PIN, atau kode akses kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas Pegadaian.

2. Keamanan Perangkat

Pastikan perangkat yang digunakan dilengkapi antivirus serta lakukan pembaruan sistem dan aplikasi secara berkala.

3. Unduh Aplikasi Resmi

Unduh dan perbarui aplikasi Tring! by Pegadaian hanya melalui platform resmi seperti Google Play Store atau Apple App Store.

4. Waspada Tautan dan APK Asing

Hindari mengklik tautan mencurigakan atau menginstal file berformat APK dari sumber yang tidak terverifikasi.

5. Verifikasi Informasi

Selalu lakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi Pegadaian, seperti akun media sosial terverifikasi, layanan pelanggan di 1500569, atau website resmi Pegadaian.

6. Ganti Kata Sandi Secara Berkala

Gunakan kata sandi yang kuat, unik, dan berbeda dari akun lain, serta lakukan penggantian secara berkala.

Pegadaian berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan keuangan berbasis emas yang mudah, aman, dan terpercaya. Apabila nasabah menemukan aktivitas mencurigakan atau merasa menjadi korban penipuan, segera hubungi layanan pelanggan resmi Pegadaian untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik