Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Bukan Flexing, Gen Z Bikin Konten Olahraga Sebagai Perayaan, Mengabadikan Pencapaian, dan Menularkan Inspirasi

Iis Zatnika
12/12/2025 12:08
Bukan Flexing, Gen Z Bikin Konten Olahraga Sebagai Perayaan, Mengabadikan Pencapaian, dan Menularkan Inspirasi
Gen Z menjadikan kesehatan dan kebugaran tubuhnya sebagai suatu makna kebahagiaan. Selain itu, mereka berkonten juga untuk merekam pencapaian, misalnya saat bisa menuntaskan rute sepedaan atau mendaki gunung yang diimpikan.(Dok Istimewa)

Hobi generasi Z (Gen z) di Indonesia membuat konten olahraga di beragam platform media sosial ternyata lebih dipengaruhi oleh trait atau ciri khas mereka yang merupakan digital native dan suka menginspirasi orang lain. Awalnya mereka merasa terinspirasi dari postingan teman-temannya, sehingga kemudian ingin ikut pula menginspirasi.

Temuan yang mengungkapkan konten olahraga, termasuk yang dilakukan di alam dan terbilang ekstrem bukan semata-mata buat flexing itu diungkapkan perusahaan riset bisnis Kantar Indonesia. Dalam risetnya yang bertajuk "360:GenZ Data," penelitian melibatkan 4000 responden dari berbagai generasi dan secara spesifik menghimpun data dari 1.200 responden Gen Z di 40 lebih kota yang ada di Indonesia.

Riset yang dirilis pertengahan 2025 itu juga menyebutkan, 80%  Gen Z menjadikan kesehatan dan kebugaran tubuhnya sebagai suatu makna kebahagiaan. Selain itu, mereka berkonten juga untuk merekam pencapaian, misalnya saat bisa menuntaskan rute sepedaan atau mendaki gunung yang diimpikan. 

Terkait jenis olahraga, Gen Z rupanya memiliki minat olahraga di luar ruangan seperti futsal, sepak bola, basket, dan olahraga lainnya 1,9 kali lebih besar dibandingkan dengan generasi X.

Riset tentang korelasi Gen Z, olahraga, serta postingan foto dan video itu relevan dengan kebutuhan gadget sebagai pendukung. Selain ponsel, juga dibutuhkan gadget yang piawai buat mengabadikan aktivitas mereka saat berolahraga dan bertualang. 

Dalam kegiatan terpisah, Jenama kamera asal Amerika Serikat, Akaso, secara resmi meluncurkan kamera 360 pertamanya di Indonesia. Kamera jenis 360 sebelumnya telah populer dengan fitur stik pegangannya yang tak terlihat di layar serta piawai dibawa dalam aktivitas di luar ruang. Merekam aktivitas bersepeda, motoran, naik gunung, bahkan terjun payung. 

"Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam kreasi konten dan pariwisata petualangan. Kami melihat antusiasme yang tinggi dari para penyuka kegiatan jalan-jalan, kreator konten, maupun pencinta kegiatan alam," ujar Country Manager Akaso Indonesia Sophie Wang dalam acara peluncuran di Tangerang, Rabu (10/12). 

Gambar yang dihasilkan beresolusi 5.7K, 72MP dari segala sudut, dengan dual sensor CMOS 48MP 1/2" dan aperture f/2.25. Adapula Fitur Shoot First, Frame Later sehingga bisa merekam terlebih dahulu dan pilih angle terbaik belakangan serta AI Tracking yang memungkinkan kamera mengikuti subjek secara otomatis. 

Sementara teknologi 360 HorizonSteady menjaga hasil video stabil bahkan dalam gerakan dinamis. Proses pengeditan bisa dilakukan di aplikasi AKASO 360 di App Store dan Play Store yang menyediakan template Smartclip yang dapat mengubah video menjadi konten menarik dalam waktu singkat. Beratnya 180 gram, weather-proof, serta baterai 1350mAh dapat bertahan hingga 60 menit pada resolusi 5.7K/30fps. Harganya mulai Rp3 jutaan untuk paket standar, serta Rp4 jutaan untuk Creator Combo. 

Seperti juga kondisi action cam lainnya, pastikan ketersediaan cahaya saat merekam dan antisipasi daya baterai. Merekam saat sinar matahari dan pencahayaan memadai, serta menyiapkan baterai cadangan adalah kunci sukses saat berkonten dengan action cam. (X-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Iis Zatnika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik