Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Instagram resmi mengubah algoritma Reels secara besar-besaran pada akhir 2025. Perubahan mencakup hadirnya fitur “Your Algorithm”, peningkatan prioritas pada konten video original, fokus pada watch time & engagement bermakna, serta peningkatan penggunaan AI untuk rekomendasi konten. Kreator kini harus menyesuaikan strategi dengan konten yang lebih berkualitas, relevan, dan berorientasi retensi penonton.
Instagram memperkenalkan fitur baru bernama Your Algorithm, yang memungkinkan pengguna mengontrol topik apa saja yang ingin mereka lihat di Reels.
Pada fitur ini, pengguna dapat:
Fitur ini pertama kali dirilis di Amerika Serikat dan akan diperluas ke negara lain secara bertahap.
Mengapa fitur ini penting?
Selama bertahun-tahun rekomendasi Reels sepenuhnya diatur AI. Kini, pengguna punya kendali langsung, membuat pengalaman menonton menjadi lebih personal dan akurat.
Instagram menegaskan bahwa konten yang orisinil dan bernilai akan diberi prioritas tertinggi oleh algoritma baru.
Konten repost, duplikasi, atau hanya sekadar mengikuti tren tanpa nilai tambah kini memiliki peluang lebih rendah untuk naik.
Faktor yang diprioritaskan algoritma:
Dengan kompetisi tinggi antara Reels, TikTok, dan YouTube Shorts, Instagram berfokus membangun ekosistem kreator yang menghasilkan konten unik.
Algoritma Reels 2025 lebih berat menilai lama waktu menonton (watch time) dan video completion rate.
Jika video Anda:
Maka peluangnya naik di For You Feed Reels akan semakin besar.
Instagram kini melihat engagement bermakna, bukan hanya likes cepat yang bisa dilakukan tanpa benar-benar menikmati konten.
Pada tahun 2025, Instagram secara resmi memperbesar porsi distribusi konten video, terutama Reels.
Dampaknya bagi kreator dan brand:
Jika ingin berkembang, format video pendek kini wajib menjadi bagian utama strategi konten.
Instagram meningkatkan penggunaan AI dan machine learning untuk menentukan konten apa yang cocok untuk tiap pengguna.
Algoritma kini membaca lebih banyak faktor, termasuk:
Dengan kata lain, optimasi metadata (caption, hashtag, teks on-screen) menjadi semakin penting.
Hindari repost, tambahkan nilai baru, atau buat versi eksklusif untuk Instagram.
Algoritma menurunkan ranking konten yang cepat di-skip.
Gunakan storytelling, pacing cepat, dan visual yang menarik.
Ajak audiens:
Engagement jenis ini lebih dihargai daripada likes.
AI membaca konteks untuk memetakan konten ke minat pengguna.
Frekuensi memengaruhi peluang akun diperkenalkan ke pengguna baru.
Cek minat yang ditampilkan Instagram dan sesuaikan untuk memperbaiki feed & inspirasi konten.
Perubahan di 2025 membuat Reels:
Jika strategi konten Anda menyesuaikan arah baru ini, peluang pertumbuhan jangkauan dan engagement akan meningkat signifikan. (Z-10)
Instagram memperluas fitur kontrol algoritma ke pengguna berbahasa Inggris, memungkinkan pengaturan langsung konten Reels agar lebih relevan.
DI era algoritma dan artificial intelligence (AI), sering kali komunikasi merek lebih mengejar validasi mesin algoritma dan mengabaikan objektif jangka panjang kampanye.
Platform global sering kali tidak mampu merespons kebutuhan pada saat-saat kritis, seperti ketika tamu pertama kali tiba di Bali.
SETELAH sempat tenggelam di awal 2010-an oleh gelombang EDM komersial, musik techno kini bangkit kembali. Bukan sekadar sebagai genre klub, tapi sebagai bentuk ekspresi budaya baru.
Pelajari cara pakai fitur baru Your Algorithm Instagram untuk mengatur konten Reels dan Feed sesuai minat kamu. Kendalikan algoritma Instagram sendiri!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved