Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Instagram Perluas Kontrol Algoritma, Pengguna Bisa Atur Rekomendasi Konten

Intan Safitri
15/1/2026 10:42
Instagram Perluas Kontrol Algoritma, Pengguna Bisa Atur Rekomendasi Konten
Ilustrasi(freepik)

INSTAGRAM kembali melakukan pembaruan pada sistem rekomendasinya. Kali ini, platform milik Meta tersebut memperluas fitur kontrol algoritma ke seluruh pengguna berbahasa Inggris di berbagai negara. Fitur ini memungkinkan pengguna memiliki kendali lebih langsung terhadap konten yang muncul di feed mereka, khususnya di Reels.

Langkah ini menandai perubahan pendekatan Instagram. Selama bertahun-tahun Instagram mengandalkan algoritma tertutup untuk menentukan apa yang dilihat pengguna setiap hari.

Kendali Baru di Tab Reels

Fitur kontrol algoritma ini difokuskan pada Reels, format video pendek yang saat ini menjadi tulang punggung distribusi konten Instagram. Melalui menu khusus di tab Reels, pengguna dapat memilih topik yang ingin lebih sering direkomendasikan, sekaligus mengurangi kemunculan konten dari kategori tertentu.

Pengguna tidak perlu lagi hanya mengandalkan likes, komentar, atau durasi tontonan untuk “melatih” algoritma. Preferensi bisa disampaikan secara langsung, dan sistem akan menyesuaikan rekomendasi berdasarkan pilihan tersebut.

Respons atas Keluhan Pengguna

Instagram menyebut perluasan fitur ini sebagai respons atas masukan pengguna yang merasa rekomendasi konten sering kali tidak relevan atau terlalu repetitif. Reels dinilai sebagai area paling problematik karena algoritmanya bekerja sangat agresif dan cepat membentuk pola konsumsi.

Dengan kontrol baru ini, pengguna juga bisa mengatur ulang sinyal minat mereka jika feed dirasa sudah melenceng dari ketertarikan awal. Proses penyesuaian tidak lagi harus menunggu perubahan perilaku dalam waktu lama.

Masih Terbatas Bahasa Inggris

Saat ini, fitur tersebut baru tersedia bagi pengguna yang menggunakan Instagram dalam bahasa Inggris. Sebelumnya, Instagram telah melakukan uji coba terbatas di Amerika Serikat sebelum akhirnya merilisnya secara lebih luas.

Belum ada keterangan resmi mengenai kapan fitur serupa akan tersedia untuk pengguna dengan bahasa lain. Namun, pola peluncuran ini menunjukkan bahwa Instagram masih mengamati efektivitas dan respons pengguna sebelum memperluas jangkauannya.

Arah Baru Pengelolaan Algoritma

Perluasan kontrol algoritma ini mencerminkan upaya Instagram untuk tampil lebih transparan di tengah sorotan global terhadap praktik rekomendasi konten media sosial. Selama ini, algoritma kerap dianggap bekerja tanpa kejelasan dan sulit dikendalikan oleh pengguna.

Dengan memberi ruang bagi pengguna untuk ikut mengatur konten yang mereka lihat, Instagram mulai menggeser posisi algoritma dari pengendali penuh menjadi alat yang bisa diarahkan. Bagi pengguna, pembaruan ini membuka peluang untuk pengalaman berselancar yang lebih relevan dan sesuai kebutuhan sehari-hari. (Social Media Today/TheKeyword/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya