Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGI generasi yang tumbuh di era ekspresi diri yang intens, fungsi parfum telah mengalami pergeseran fundamental. Jika dahulu parfum dianggap sebagai pelengkap penampilan atau sekadar penyamar bau badan, bagi Generasi Z, aroma kini menjadi alat navigasi emosional dan penegas karakter individu.
Potret perubahan perilaku ini menjadi sorotan utama saat Casablanca, brand ikonik di bawah naungan PT Priskila, meluncurkan lini terbaru mereka: Casablanca Homme & Femme Eau de Parfum, Sabtu (14/2).
Peluncuran ini sekaligus menjadi jawaban atas tren fragrance elitism yang sempat mendominasi pasar global sepanjang 2021-2023 berdasarkan data Mintel Global New Product Database (GNPD).
Tren fragrance elitism menunjukkan bahwa konsumen tidak lagi hanya mencari wangi yang enak, melainkan makna emosional dan nilai personal dari sebotol parfum.
Fenomena ini ditangkap oleh Casablanca sebagai kebutuhan Gen Z akan "teman" yang mampu menyesuaikan kondisi psikologis mereka di tengah dinamika harian.
"Belakangan ini tuh kita melihat bahwa sebenarnya generasi muda saat ini menggunakan parfum tuh nggak cuma sekadar pakai gitu aja. Mereka ingin parfum yang dipakai itu bisa bikin percaya diri, tapi di sisi lain juga harus sesuai dengan karakter mereka," ujar X’Tyna Martha, Brand Manager Casablanca.
Untuk mendukung navigasi emosional yang konsisten, Casablanca menghadirkan inovasi kualitas wangi 12 jam dengan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp26.000.
Produk ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa ketahanan parfum berbanding lurus dengan harga yang selangit. Martha menegaskan bahwa kurasi ketat terhadap pemasok dilakukan guna memastikan kualitas tetap tinggi namun tetap ramah di kantong generasi muda.
Lebih jauh lagi, penggunaan parfum kini kian erat dikaitkan dengan konsep self-love dan kesehatan mental. Cassandra Lee, selaku Brand Ambassador Casablanca, menceritakan bagaimana parfum menjadi alat untuk mengelola mood di tengah jadwal yang padat.
"Parfum itu bisa mendorong kepercayaan diri kita. Ketika kita pilih parfum yang cocok, baik itu saat harus ketemu banyak orang atau lagi menjalani hari yang hektik, parfum membantu menyesuaikan mood dan menyiapkan kita untuk menjalani hari itu," tutur Cassandra.
Visi ini pun diperkuat oleh Risa Trisanti, Head of Marketing PT Priskila. Ia menegaskan bahwa inovasi ini merupakan investasi bagi generasi muda agar memiliki fondasi percaya diri yang kuat untuk berkembang.
Sebagai bagian dari kampanye "Unlock Your Spiritz", Casablanca juga menggelar aktivasi #SpiritzOnTheMove di M Bloc pada 14–16 Februari 2026.
Ruang eksplorasi ini menjadi sarana bagi Gen Z untuk mengenal berbagai karakter aroma secara lebih personal, sekaligus merayakan momen Valentine sebagai bentuk apresiasi terhadap diri sendiri. (Z-1)
Penelitian Universitas Tokyo mengungkap dua tahap utama otak dalam memproses bau.
Temukan 7 parfum lokal Indonesia terbaik yang sedang naik daun! Mulai dari aroma lembut hingga eksotis, brand seperti Alchemist, HMNS, dan Euodia siap memikat pencinta parfum Asia.
Lebih dari sekadar pameran, Connect: Future You mengajak pengunjung menyelami masa depan wewangian sebagai media ekspresi diri, penghubung emosi, dan cerminan aspirasi pribadi.
Membuat parfum adalah seni yang memadukan kreativitas dan pengetahuan teknis. Baik Anda seorang penggemar wewangian yang ingin mencoba membuat parfum sendiri atau profesional.
Parfum menjadi hal yang berdampingan dengan kehidupan sehari-hari, penggunaan parfum setiap hari sangat diperlukan untuk menunjang penampilan yang baik.
EUROGRAGANCE, perusahaan multinasional asal Spanyol yang memproduksi bahan wewangian (fragrance), meresmikan Pusat Kreatif pertama di Indonesia.
INDUSTRI parfum lokal Indonesia menunjukkan geliat positif dengan kehadiran Noes. Retail concept store pertama di Tanah Air ini bertujuan memperkuat posisi UMKM di pasar.
Inisiatif Kota Parfum merupakan representasi dari semangat Banda Aceh untuk mengelola warisan menjadi kekuatan ekonomi berkelanjutan.
Bagi pasangan selebriti Chicco Jerikho dan Putri Marino, parfum bukan sekadar wewangian yang menyenangkan indera penciuman. Keduanya memandang aroma sebagai bahasa lai.
KESADARAN anak muda Indonesia terhadap ruang kreatif semakin berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved