Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Gerhana bulan total adalah salah satu fenomena astronomi yang paling ditunggu masyarakat di seluruh dunia. Saat peristiwa ini terjadi, Bulan akan tampak berwarna merah tembaga sehingga sering dijuluki sebagai “Blood Moon”. Untuk memahami fenomena ini, mari kita mengenal fase-fase gerhana bulan total dari awal hingga akhir.
Gerhana bulan total terjadi ketika Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan, sehingga sinar Matahari terhalang sepenuhnya oleh Bumi. Bayangan Bumi jatuh ke permukaan Bulan, membuatnya terlihat meredup hingga berubah warna menjadi merah.
Berbeda dengan gerhana matahari yang hanya bisa disaksikan di wilayah tertentu, gerhana bulan dapat dilihat dari seluruh sisi Bumi yang sedang mengalami malam hari.
Gerhana bulan total memiliki beberapa fase yang berlangsung bertahap. Berikut urutannya:
Untuk mempermudah, berikut adalah urutan fase gerhana bulan total:
P1 - Awal Bulan masuk penumbra
U1 - Awal fase parsial (Bulan masuk umbra)
U2 - Awal totalitas
Puncak gerhana total - Bulan tampak merah (Blood Moon)
U3 - Akhir totalitas
U4 - Akhir fase parsial
P4 - Bulan keluar dari penumbra
Fenomena perubahan warna Bulan saat gerhana total dikenal sebagai Blood Moon. Warna merah ini muncul karena cahaya Matahari yang melewati atmosfer Bumi dibelokkan (dibiaskan) dan hanya spektrum merah yang mencapai permukaan Bulan.
Semakin banyak partikel debu atau polusi di atmosfer, semakin pekat warna merah yang terlihat.
Gerhana bulan total adalah fenomena langit yang indah dan dapat dinikmati tanpa alat khusus. Dengan memahami fase-fasenya, kita bisa lebih mengapresiasi keajaiban alam semesta ini. Mulai dari penumbra, parsial, hingga puncak totalitas, setiap tahap menyuguhkan pengalaman langit yang berbeda dan menakjubkan. (Z-10)
Sumber:
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak doa, zikir, sedekah, dan melaksanakan shalat gerhana (khusuf) saat fenomena ini berlangsung.
Malam ini, Selasa 3 Maret 2026, warga Bandung berkesempatan menyaksikan fenomena astronomi langka: Gerhana Bulan Total atau Blood Moon.
Panduan lengkap tata cara sholat Khusuf (gerhana bulan total) sesuai sunnah. Lengkap dengan niat, bacaan, dan urutan rakaat yang benar.
Cek jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di NTB. BMKG ungkap alasan fenomena 'Blood Moon' malam ini sangat fotogenik meski ada kendala cuaca berawan.
Simak jadwal fase Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Aceh. Cek waktu puncak, fase yang terlihat, dan imbauan shalat khusuf dari BMKG & Kemenag.
Bagi umat Muslim, gerhana bulan total bukan sekadar fenomena astronomi, tetapi juga momen untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui salat gerhana atau salat khusuf.
DI tengah khidmat Ramadan, fenomena alam menakjubkan menyapa langit Indonesia.
Malam ini, Selasa 3 Maret 2026, warga Bandung berkesempatan menyaksikan fenomena astronomi langka: Gerhana Bulan Total atau Blood Moon.
Cari lokasi pengamatan Gerhana Bulan Total di Jakarta? Simak rekomendasi tempat terbaik mulai dari Planetarium TIM hingga Ancol untuk melihat Blood Moon.
Cek jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di NTB. BMKG ungkap alasan fenomena 'Blood Moon' malam ini sangat fotogenik meski ada kendala cuaca berawan.
Panduan lengkap Salat Gerhana Bulan (Khusuf) 3 Maret 2026. Lengkap dengan teks Arab niat, tata cara dua kali ruku, dan amalan sunah saat gerhana.
Pelajari apa itu Gerhana Bulan Total, proses terjadinya, hingga alasan mengapa bulan berwarna merah (Blood Moon). Cek juga jadwal gerhana tahun 2026!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved