Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Siapkan Mata, Ini Fenomena Angkasa di 2026: Dari Supermoon sampai  Hujan Meteor 

Cornelius Juan Prawira
24/12/2025 12:23
Siapkan Mata, Ini Fenomena Angkasa di 2026: Dari Supermoon sampai  Hujan Meteor 
Tahun 2026 menghadirkan supermoon, gerhana matahari dan bulan, hujan meteor, serta parade planet yang sayang dilewatkan.(Wikipedia)

TAHUN 2026 akan menjadi momen istimewa bagi pengamat langit di berbagai belahan dunia. Sepanjang tahun, sejumlah fenomena astronomi menarik akan menghiasi langit malam dan dapat disaksikan dengan mata telanjang maupun alat bantu sederhana. 

Berikut rangkaian fenomena astronomi utama yang patut dinantikan pada 2026.

1. Supermoon Awal dan Akhir Tahun 

Supermoon menjadi salah satu fenomena paling mudah diamati karena tidak memerlukan peralatan khusus. Peristiwa ini terjadi saat Bulan berada di titik terdekatnya dengan Bumi ketika fase purnama, sehingga tampak lebih besar dan terang.

Pada 2026, supermoon diperkirakan muncul pada awal dan penghujung tahun, menciptakan pemandangan dramatis di cakrawala malam dan menarik minat pengamat langit maupun fotografer.

2. Gerhana Matahari Total 

Salah satu fenomena paling langka pada 2026 adalah gerhana matahari total. Dalam peristiwa ini, Bulan sepenuhnya menutupi Matahari untuk beberapa menit di wilayah tertentu yang dilewati jalur totalitas. Fenomena ini menjadi perhatian karena memberikan kesempatan mengamati korona Matahari dan dinamika atmosfer bintang terdekat Bumi tersebut.

3. Gerhana Bulan Total 

Selain gerhana matahari, tahun 2026 juga akan menghadirkan gerhana bulan total. Saat Bulan masuk sepenuhnya ke bayangan Bumi, permukaannya akan tampak berwarna kemerahan. Fenomena yang kerap disebut sebagai bulan darah. Gerhana bulan total dapat diamati dengan aman tanpa alat pelindung mata dan sering menjadi momen edukatif untuk memahami pergerakan benda langit.

4. Hujan Meteor Perseid 

Hujan meteor Perseid yang mencapai puncaknya pada pertengahan Agustus akan kembali menghiasi langit 2026. Fenomena ini dikenal sebagai salah satu hujan meteor paling aktif dan terang sepanjang tahun. Dalam kondisi langit gelap dan cerah, puluhan meteor dapat terlihat melesat setiap jam, menjadikannya peristiwa favorit bagi pengamat langit malam.

5. Hujan Meteor Geminid

Menjelang akhir tahun, hujan meteor Geminid akan menutup kalender astronomi dengan pertunjukan cahaya yang intens. Meteor Geminid dikenal memiliki cahaya terang dan jumlah yang relatif banyak dibanding hujan meteor lainnya. Fenomena ini kerap menjadi penutup spektakuler bagi aktivitas pengamatan langit sepanjang tahun.

6. Parade Planet 

Selain fenomena Bulan dan meteor, 2026 juga akan diramaikan oleh parade planet, yaitu ketika beberapa planet tampak berdekatan di langit malam.

Peristiwa ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan susunan planet tata surya dalam satu pandangan. Sekaligus, meningkatkan ketertarikan publik terhadap astronomi. (nationalgeographic/newscientist/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya