Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA gerhana matahari selalu berhasil memukau penduduk Bumi. Saat bulan melintas di antara Bumi dan Matahari, bayang-bayang gelap jatuh ke permukaan planet kita, mengubah siang menjadi senja sesaat atau menciptakan cincin api yang megah di langit. Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua gerhana matahari diciptakan sama?
Secara ilmiah, terdapat perbedaan mendasar yang menentukan apakah kita akan melihat kegelapan total atau hanya sekadar matahari yang tampak "tergigit". Perbedaan ini sangat bergantung pada jarak antara Bumi, Bulan, dan Matahari, serta posisi bayangan yang jatuh ke permukaan Bumi.
Gerhana matahari terjadi ketika Bulan berada di posisi sejajar antara Matahari dan Bumi. Meskipun ukuran Bulan jauh lebih kecil dari Matahari, jaraknya yang lebih dekat ke Bumi membuatnya mampu menutupi piringan Matahari, baik sebagian maupun seluruhnya. Peristiwa ini hanya terjadi pada fase bulan baru (new moon).
Untuk memahami perbedaannya, kita harus melihat tiga jenis bayangan Bulan: Umbra (inti gelap), Penumbra (bayangan kabur), dan Antumbra (perpanjangan umbra). Berikut adalah rincian mendalamnya:
Gerhana matahari total terjadi ketika Bulan sepenuhnya menutupi piringan Matahari. Fenomena ini hanya dapat disaksikan dari wilayah yang terkena bayangan Umbra (inti paling gelap) Bulan. Pada saat puncak gerhana, langit akan menjadi gelap gulita seperti malam hari, suhu udara menurun, dan korona (atmosfer luar) Matahari yang biasanya tidak terlihat akan muncul sebagai cahaya putih yang indah di sekeliling piringan hitam Bulan.
Berbeda dengan gerhana total, gerhana matahari cincin terjadi ketika Bulan berada di titik terjauh dari Bumi (Apogee). Karena jaraknya yang jauh, ukuran tampak Bulan di langit menjadi lebih kecil daripada piringan Matahari. Akibatnya, saat Bulan melintas di depan Matahari, ia tidak dapat menutupi seluruh piringannya, menyisakan tepi luar Matahari yang bersinar terang menyerupai cincin api (ring of fire). Wilayah yang melihat fenomena ini berada di bawah bayangan Antumbra.
Gerhana matahari sebagian terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi tidak benar-benar sejajar secara sempurna. Akibatnya, hanya sebagian piringan Matahari yang tertutup oleh Bulan. Fenomena ini terlihat di wilayah yang luas di bawah bayangan Penumbra. Matahari akan tampak seperti sabit atau seperti ada bagian yang hilang karena "tergigit".
Pertanyaan yang sering muncul adalah: mengapa Bulan terkadang menutupi seluruh Matahari dan terkadang tidak? Jawabannya terletak pada bentuk orbit Bulan yang berbentuk elips (lonjong), bukan lingkaran sempurna.
Ini adalah fenomena yang paling langka. Gerhana hibrida merupakan pergeseran antara gerhana total dan gerhana cincin dalam satu jalur gerhana yang sama. Di beberapa titik di permukaan Bumi, fenomena ini terlihat sebagai gerhana total, sementara di titik lain terlihat sebagai gerhana cincin. Hal ini terjadi karena kelengkungan permukaan Bumi yang membuat jarak Bulan sedikit berbeda di berbagai lokasi.
Tidak. Orbit Bulan mengelilingi Bumi miring sekitar 5 derajat terhadap orbit Bumi mengelilingi Matahari. Oleh karena itu, Bulan biasanya melintas di atas atau di bawah posisi Matahari. Gerhana hanya terjadi saat Bulan berada tepat di bidang ekliptika.
Sangat tidak disarankan. Melihat langsung ke piringan Matahari, bahkan saat gerhana sebagian atau cincin, dapat menyebabkan kerusakan permanen pada retina (solar retinopathy). Anda wajib menggunakan kacamata gerhana khusus bersertifikat ISO 12312-2.
Umbra adalah bagian terdalam dan tergelap dari bayangan, di mana sumber cahaya tertutup sepenuhnya. Penumbra adalah bayangan luar yang lebih terang di mana sumber cahaya hanya tertutup sebagian.
Agar pengalaman mengamati fenomena astronomi ini aman dan berkesan, pastikan Anda menyiapkan hal-hal berikut:
| Item | Keterangan |
|---|---|
| Kacamata Gerhana | Wajib memiliki filter ISO 12312-2. Jangan gunakan kacamata hitam biasa. |
| Filter Matahari untuk Kamera | Jika ingin memotret, pasang filter ND khusus di depan lensa kamera/teleskop. |
| Metode Proyeksi Lubang Jarum | Cara paling aman dan murah tanpa harus menatap matahari langsung. |
| Cek Jadwal & Lokasi | Gunakan aplikasi astronomi untuk mengetahui waktu kontak pertama hingga puncak gerhana. |
Memahami perbedaan gerhana matahari total, cincin, dan sebagian membantu kita lebih menghargai mekanisme luar biasa alam semesta. Baik itu kegelapan total yang magis atau keindahan cincin api, setiap gerhana adalah pengingat akan presisi orbit benda-benda langit yang menaungi kehidupan kita. (Z-10)
Fenomena astronomi langka akan kembali terjadi: Gerhana Matahari Total diprediksi melintasi sejumlah wilayah Eropa hingga kawasan Arktik pada 12 Agustus 2026.
Fenomena astronomi langka akan kembali menghiasi langit dunia. Gerhana Matahari Total terlama pada abad ke-21 dipastikan terjadi pada 2 Agustus 2027.
NASA menyebut durasi totalitas gerhana matahari pada 2 Agustus 2027 diperkirakan mencapai sekitar 6 menit 23 detik.
Fenomena pertama gerhana matahari cincin dijadwalkan terjadi pada 17 Februari 2026.
BUMI akan disuguhkan dua fenomena gerhana matahari yang spektakuler, yakni Gerhana Matahari Cincin (Ring of Fire) dan Gerhana Matahari Total. Simak tanggalnya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved