Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Fenomena Langit Wolf Supermoon Terlihat di Jiangsu, Bulan Purnama Pertama di Tahun 2026

Cornelius Juan Prawira
04/1/2026 18:15
Fenomena Langit Wolf Supermoon Terlihat di Jiangsu, Bulan Purnama Pertama di Tahun 2026
Wolf Moon(Ist)

PEMANDANGAN langit awal tahun 2026 dihiasi oleh fenomena astronomi Supermoon di langit Provinsi Jiangsu, Tiongkok. Fenomena ini terlihat di Kota Nanjing dan lanskap perkotaan di Nantong serta Lianyungang yang diterangi oleh cahaya bulan. 

Mengutip chinadaily.com, fenomena ini menjadi magnet bagi para fotografer dan masyarakat setempat yang berkumpul untuk menyaksikan momen tersebut pada Sabtu malam, 3 Januari 2026.

Apa Itu Supermoon?

Secara definisi, Supermoon adalah fenomena astronomi yang terjadi ketika bulan berada dalam fase purnama dan secara bersamaan berada di titik terdekatnya dengan Bumi dalam orbitnya.

Karena jaraknya yang lebih dekat dari rata-rata, bulan akan tampak sekitar 14% lebih besar dan 30% lebih terang dibandingkan saat berada di titik terjauhnya.

Penamaan Wolf Moon sendiri merupakan tradisi untuk menyebut bulan purnama pertama di bulan Januari, yang tahun ini bertepatan dengan statusnya sebagai bulan super. Penyebab terjadinya Supermoon terletak pada bentuk orbit bulan yang tidak bulat sempurna, melainkan lonjong. 

Hal ini membuat jarak antara Bumi dan bulan selalu berubah-ubah setiap bulannya. Ketika posisi bulan purnama sejajar dengan perigee, maka terciptalah visual "bulan super" yang dapat dinikmati dengan mata telanjang.

Di Jiangsu, kondisi cuaca yang cerah memberikan kontras yang jelas, sehingga detail permukaan bulan terlihat lebih tajam dibandingkan malam purnama biasanya.

Dampak dari fenomena ini tidak hanya terbatas pada keindahan visual saja, tetapi juga berpengaruh pada gravitasi Bumi. 

Gaya tarik bulan yang lebih kuat saat berada di posisi terdekat dapat memicu pasang air laut yang lebih tinggi dari biasanya, atau yang sering disebut dengan pasang perigean.

Oleh karena itu, otoritas di wilayah pesisir biasanya memberikan imbauan waspada terhadap potensi banjir rob selama periode ini berlangsung.

Setelah melewati puncaknya pada 3-4 Januari, bulan akan perlahan menjauh dan kembali ke siklus normalnya. Tahun 2026 diprediksi akan memiliki tiga kali fenomena Supermoon, dengan dua kemunculan berikutnya dijadwalkan pada bulan November dan Desember mendatang.

Sumber: Mediaindonesia.com, chinadaily.com, foxweather.com, antaranews.com



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik