Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

5 Fenomena Astronomi Januari 2026: Dari Hujan Meteor Quadrantid hingga Supermoon

Cornelius Juan Prawira
31/12/2025 14:36
5 Fenomena Astronomi Januari 2026: Dari Hujan Meteor Quadrantid hingga Supermoon
Fenomena Astronomi Januari 2026(Dok. National Space Centre)

BULAN Januari 2026 menjadi pembuka tahun yang istimewa bagi pecinta astronomi. Sejumlah fenomena astronomi langka dan menarik akan menghiasi langit malam, mulai dari supermoon, hujan meteor Quadrantid, hingga oposisi Jupiter. Peristiwa-peristiwa ini dapat diamati dari Bumi dan sebagian besar bisa dinikmati tanpa alat khusus.

Berikut lima fenomena astronomi yang patut dinantikan sepanjang Januari 2026:

1. Supermoon Awal Januari 2026

Januari 2026 diawali dengan fenomena supermoon, yaitu Bulan purnama yang berada pada jarak terdekat dengan Bumi. Akibatnya, Bulan akan tampak lebih besar dan lebih terang dibandingkan purnama biasa. Fenomena ini dapat diamati dengan mata telanjang dan menjadi momen menarik bagi pengamat langit maupun penggemar fotografi astronomi.

2. Hujan Meteor Quadrantid

Hujan meteor Quadrantid mencapai puncaknya pada awal Januari. Fenomena tahunan ini dikenal menghasilkan meteor yang terang dan melaju cepat. Meski cahaya Bulan berpotensi mengurangi visibilitas, Quadrantid tetap menjadi salah satu hujan meteor terbaik yang patut disaksikan di awal tahun.

3. Oposisi Jupiter

Pada pertengahan Januari 2026, planet Jupiter berada dalam posisi oposisi, yaitu saat Bumi terletak di antara Jupiter dan Matahari. Dalam kondisi ini, Jupiter tampak sangat terang, dapat diamati sepanjang malam, dan ideal untuk pengamatan menggunakan teleskop kecil.

4. Okultasi Bulan dan Antares

Fenomena menarik lainnya adalah okultasi Bulan dengan Antares, bintang merah terang di rasi Scorpius. Saat okultasi terjadi, Antares akan tampak menghilang sesaat ketika tertutup Bulan, lalu muncul kembali. Peristiwa ini tergolong langka dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengamat langit.

5. Bulan Baru dan Langit Malam Gelap

Menjelang pertengahan akhir Januari 2026, fase Bulan baru akan membuat langit malam lebih gelap. Kondisi ini sangat ideal untuk mengamati objek langit redup, seperti galaksi, gugus bintang, serta hujan meteor minor yang aktif pada periode tersebut.

Fenomena-fenomena astronomi Januari 2026 ini menjadi kesempatan emas untuk menikmati keindahan langit malam sekaligus menambah wawasan tentang pergerakan benda langit. (Space.com/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya