Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN lalu Instagram memperkenalkan fitur Akun Remaja kepada penggunanya, ini merupakan fitur yang dapat menyaring pengguna usia remaja, menghindari mereka menerima konten-konten tidak sesuai umur di platform media sosial tersebut.
Sayangnya fitur tersebut belum berjalan maksimal, Instagram masih kerap menemukan sejumlah remaja yang memalsukan usia mereka saat pendaftaran akun, membuat mereka tidak masuk dalam kategori Akun Remaja. Dari keresahan itu, Instagram pun meminta bantuan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) untuk menyaring Remaja yang memalsukan usianya saat membuat akun, dan secara otomatis memasukan mereka dalam kategori Akun Remaja.
"Dunia digital terus berkembang dan kita harus berkembang bersamanya," tulis Instagram itu dalam posting blognya, dikutip Selasa (24/4).
Dikutip dari TechCrunch, Instagram tidak secara gamblang bagaimana AI bekerja untuk mencari pemilik akun yang memalsukan usia mereka. Tapi, salah satu cara yang mereka lakukan adalah dengan mendeteksi unggahan ulang tahun dan menerima laporan dari pengguna lain.
Instagram mengakui AI tentunya memiliki kekurangan dan bisa saja salah saat mendeteksi. Terkait hal itu, Instagram mengatakan jika AI salah dalam mendeteksi usia asli pengguna, mereka akan meminta pengguna untuk melakukan persetujuan dengan orang tua mereka atau orang tua asuh mereka untuk melakukan verifikasi agar terbebas dari kategori Akun Remaja.
"Itulah mengapa penting bagi kita untuk bekerja sama dengan orang tua guna memastikan sebanyak mungkin remaja memiliki pengaturan perlindungan yang disertakan dalam Akun Remaja," imbuh Instagram.
Sejauh ini fitur tersebut sudah berlaku di Amerika Serikat dan akan secara berkala berlaku di seluruh dunia. Meta mengatakan pihaknya telah mendaftarkan sedikitnya 54 juta remaja ke dalam Akun Remaja secara global sejauh ini, dengan 97% remaja berusia 13-15 tahun menggunakan Akun Remaja. (Rif/M-3)
Juri California menyatakan Meta dan YouTube bersalah atas kecanduan media sosial pada seorang perempuan muda.
Juri Los Angeles memenangkan gugatan wanita muda atas kecanduan media sosial. Meta dan Google dianggap sengaja membangun platform yang merusak mental anak.
Instagram resmi hapus enkripsi end-to-end (E2EE) mulai 8 Mei 2026. Simak alasan Meta, dampak privasi, dan cara amankan data chat Anda sebelum dihapus.
Berdasarkan data dari situs pemantau gangguan Downdetector, laporan mulai meroket sejak pukul 07.40 WIB. Skala gangguan ini cukup luas, mencakup pengguna di Amerika Serikat, Eropa
Melalui platform seperti YouTube dan Instagram, Endar Yuliwanto tidak hanya membagikan rutinitas harian seorang pegawai, tetapi juga membedah perspektif mendalam mengenai kewirausahaan.
Menkomdigi tetapkan 8 platform (TikTok, Instagram, Roblox, dll) dilarang bagi anak di bawah 16 tahun per 2026. Simak alasan darurat digital selengkapnya.
Dalam pembaruan ini, remaja yang ingin mengubah pengaturan akun Instagram mereka menjadi lebih longgar harus mendapatkan izin orangtua terlebih dahulu.
Akun Remaja Instagram dilengkapi dengan fitur proteksi bawaan yang mencakup pembatasan dalam hal siapa yang dapat mengontak pemilik akun serta konten yang dapat dilihat
Mode Teen Accounts dilengkapi fitur perlindungan. Pengubahan ke mode biasa, membutuhkan izin orangtua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved