Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA berabad-abad, dimensi lebih tinggi telah menjadi topik spekulasi dalam teori fisika dan fiksi ilmiah. Baru-baru ini, para ilmuwan melaporkan mereka mungkin telah menemukan petunjuk tentang keberadaan dimensi kelima, yang dapat mengubah cara kita memahami alam semesta.
Ruang berdimensi lima merujuk pada ruang yang memiliki lima dimensi, melampaui empat dimensi waktu yang biasa digunakan dalam fisika relativitas.
Pada 1921, matematikawan Jerman Theodor Kaluza dan fisikawan Swedia Oskar Klein secara independen mengembangkan teori Kaluza-Klein, yang memanfaatkan dimensi kelima untuk menghubungkan gravitasi dengan gaya elektromagnetik. Klein mengusulkan dimensi kelima ini mungkin tidak terlihat langsung, karena tergulung dalam lingkaran kecil dan sangat padat.
Namun, pendekatan mereka kemudian dianggap sebagian tidak akurat berdasarkan berbagai penelitian yang dilakukan sebelum akhir abad ke-20.
Meski para ilmuwan abad ke-20 memiliki pandangan yang beragam mengenai dimensi kelima, para peneliti abad ke-21 kini mulai mempertimbangkan kemungkinan memanfaatkan partikel hipotetis sebagai jalur menuju ruang berdimensi lima.
Para ilmuwan menyatakan mereka dapat memahami materi gelap dengan mengusulkan keberadaan partikel yang terhubung dengan dimensi kelima.
Materi gelap adalah alat yang membantu ilmuwan menjelaskan cara kerja gravitasi, karena banyak fitur akan hancur atau hancur tanpa "faktor x" materi gelap. Namun, materi gelap tidak mengganggu partikel yang kita lihat dan "rasakan", yang berarti materi gelap juga pasti memiliki sifat khusus lainnya.
Dimensi tambahan yang terdistorsi (WED) telah menjadi ciri utama model fisika populer sejak pertama kali diperkenalkan tahun 1999. Penelitian yang diterbitkan di The European Physical Journal C ini merupakan yang pertama kali memanfaatkan teori tersebut secara terpadu untuk menjelaskan masalah materi gelap yang telah lama menjadi teka-teki dalam fisika partikel.
Dikutip dari Popular Mechanics pada Kamis (26/12), para ilmuwan dari Spanyol dan Jerman menjelaskan dalam penelitian salah satu contoh paling penting adalah masalah hierarki, yaitu pertanyaan mengapa boson Higgs memiliki massa yang jauh lebih ringan dibandingkan skala gravitasi yang menjadi karakteristiknya. Model standar fisika juga gagal menjelaskan beberapa fenomena lain yang diamati, termasuk salah satu yang paling mencolok, yaitu keberadaan materi gelap.
Penelitian ini berupaya memahami keberadaan materi gelap dengan memanfaatkan model WED. Para ilmuwan meneliti massa fermion, yang diduga dapat berinteraksi dengan dimensi kelima melalui portal tertentu, menghasilkan relik materi gelap serta "materi gelap fermion" di dimensi kelima.
Pada dasarnya, elemen penting dalam matematika menciptakan massa fermion yang muncul dalam ruang melengkung dimensi kelima. "Sektor gelap" dalam ruang ini merupakan salah satu kemungkinan untuk menjelaskan keberadaan materi gelap dalam jumlah besar, yang sejauh ini tidak terdeteksi oleh pengukuran tradisional yang dirancang untuk model fisika standar. Fermion yang terhubung melalui portal ke dimensi kelima yang melengkung dapat "berperan" sebagai materi gelap.
Sampai kini, hal ini telah menjadi tantangan bagi berbagai teori materi gelap. Namun, untuk mengidentifikasi materi gelap fermion dalam dimensi kelima yang terdistorsi, dibutuhkan detektor gelombang gravitasi yang akurat, yang kini semakin banyak digunakan di seluruh dunia. (Popular Mechanics/Galaxy Aerospace Ghana/Z-3)
Astronom temukan Cloud 9, objek kosmik misterius tanpa bintang yang didominasi materi gelap.
Riset terbaru University of Sheffield menemukan bukti interaksi materi gelap dengan neutrino. Penemuan ini berpotensi mengubah teori standar kosmologi kita.
Peneliti menggunakan data Hubble untuk melacak partikel hipotetis Axion melalui suhu bintang kerdil putih. Meski belum ditemukan, batasan baru alam semesta terungkap.
NASA mengumumkan perakitan tahap akhir dilakukan pada 25 November di ruang bersih terbesar milik NASA, Goddard Space Flight Center, Maryland, Amerika Serikat.
Sinyal gelombang gravitasi langka dari LIGO-Virgo memicu dugaan adanya lubang hitam primordial yang terbentuk saat Big Bang. Namun, ilmuwan menilai peluang alarm palsu masih besar.
Materi gelap atau dark matter sendiri merupakan zat misterius yang diyakini menyusun sekitar 27% alam semesta.
Kimberlit merupakan jenis batuan beku ultrabasa yang berasal dari kedalaman lebih dari 150 kilometer di bawah permukaan Bumi, tepatnya di bagian mantel.
Tinta ini menggabungkan galium, logam yang padat pada suhu ruangan tetapi meleleh tepat di bawah suhu tubuh 98,6 derajat Fahrenheit atau setara dengan 37 derajat Celsius
Hasil pengukuran tersebut menunjukkan bahwa Bulan bergerak menjauhi Bumi sekitar 3,8 sentimeter setiap tahun, kira-kira secepat kuku manusia tumbuh.
Jam di Mars akan berjalan sedikit lebih cepat daripada di Bumi. Perbedaan ini disebabkan oleh dua faktor utama di tata surya.
Hasil penelitian ini tampaknya mendukung teori yang diajukan pada tahun 1970-an, yaitu bahwa burung liar mungkin mengalami kesalahan navigasi sederhana.
Untuk sampai pada kesimpulan tersebut, para ilmuwan memetakan perilaku ciuman sebagai sebuah sifat evolusioner dalam pohon keluarga primata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved