Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ILMUWAN Indonesia, Prof. Maila Dinia Husni Rahiem, dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, memimpin penyusunan dua jilid buku ilmiah Towards Resilient Societies: The Synergy of Religion, Education, Health, Science, and Technology.
Karya ini bukan sekadar buku, melainkan hasil kolaborasi besar yang menghimpun 164 artikel hasil telaah sejawat dari lebih dari 100 institusi di 20 negara. Skala kerja sama lintas batas ini menjadikannya salah satu kontribusi ilmiah terbesar dari Asia Tenggara untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Dua volume buku ini terbit pada 31 Juli 2025 oleh CRC Press/Balkema, bagian dari Taylor & Francis Group yang berbasis di Oxfordshire, Inggris. Hanya beberapa hari setelah rilis, publikasi ini sudah tercatat di katalog perpustakaan kampus-kampus ternama dunia, termasuk Penn State University, Amerika Serikat.
Masuknya buku ini ke sistem katalog internasional menandakan pengakuan cepat atas relevansi dan kredibilitas karya, sekaligus memastikan aksesnya bagi peneliti dan mahasiswa lintas negara.
Buku ini berstatus open access dan dapat diunduh gratis dari mana saja. Model akses terbuka ini menjadi wujud nyata knowledge sharing, memastikan pengetahuan dan hasil riset dapat menjangkau audiens seluas-luasnya, dari peneliti, mahasiswa, hingga pembuat kebijakan, tanpa hambatan biaya atau lokasi.
Dengan cara ini, buku tidak hanya menjadi arsip ilmiah, tetapi juga instrumen untuk memengaruhi kebijakan, memperkuat kapasitas akademik, dan mendorong perubahan positif di berbagai belahan dunia.
Lebih dari sekadar kumpulan tulisan, karya ini memotret kesadaran global akan pentingnya sustainability. Keterlibatan lebih dari 100 institusi mencerminkan komitmen nyata kampus dan lembaga untuk berkontribusi pada kelestarian lingkungan, pembangunan berkelanjutan, dan kesejahteraan lintas generasi.
Publikasi ilmiah bertema keberlanjutan seperti ini menjadi bukti yang dapat diukur dan diakui secara internasional, bahwa riset dan pengetahuan dapat menjadi instrumen perubahan positif bagi dunia.
Buku ini merupakan keluaran Konferensi Internasional GreenThink 2024 yang digelar secara daring pada 12–13 September 2024 oleh Center for the Study of Religion, Environment and Climate Change (CESREC) UIN Jakarta.
“Ketangguhan tidak dibangun secara sektoral. Ia lahir dari pertemuan pengetahuan, budaya, dan nilai,” ujar Maila, Direktur CESREC, yang juga tercatat dalam daftar Top 2% Scientist Worldwide versi Stanford University.
Para penulis berasal dari berbagai universitas ternama seperti University of Missouri, Central Queensland University, dan Aligarh Muslim University, serta dari Inggris, Amerika Serikat, Australia, Jepang, Singapura, India, Pakistan, Afrika Selatan, hingga Uni Emirat Arab.
Sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi penulis dari Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan Perencana (Pusbindiklatren), Kementerian PPN/Bappenas, Kepala Pusbindiklatren,Wignyo Adiyoso, mengundang Maila dalam pertemuan khusus pada 6 Agustus 2025.
Pertemuan yang dihadiri secara daring dan luring ini menjadi ajang silaturahmi ilmiah antara editor dan penulis. Dari total 164 artikel, 17 artikel ditulis oleh 60 penulis dari lingkungan Pusbindiklatren Kementerian PPN/Bappenas, dengan 38 di antaranya merupakan perencana. Prof. Maila mendorong para perencana untuk mengubah policy brief menjadi artikel ilmiah bereputasi yang berdampak global.
Buku ini dibagi ke dalam tujuh bidang strategis: pendidikan inklusif, transformasi kebijakan, inovasi sains dan teknologi, peran agama dan etika, bahasa dan humaniora, serta keadilan gender.
Rangkaian publikasi ini tidak berhenti di sini. Pada 2026, akan terbit edisi lanjutan berjudul Harmony in Complexity: Integrating Science, Ethics and Innovation for a Transformative Future. Prof. Maila mengajak para ilmuwan, mahasiswa, dan praktisi yang meneliti tentang keberlanjutan untuk ikut berkontribusi menulis.
“Publikasi ilmiah bertema sustainability adalah salah satu cara nyata bagi individu maupun lembaga untuk menunjukkan kepedulian, membangun reputasi, dan memberi kontribusi bagi dunia yang lebih tangguh,” ujarnya.
Berikut tautan akses bukunya:
(P-4)
Kimberlit merupakan jenis batuan beku ultrabasa yang berasal dari kedalaman lebih dari 150 kilometer di bawah permukaan Bumi, tepatnya di bagian mantel.
Tinta ini menggabungkan galium, logam yang padat pada suhu ruangan tetapi meleleh tepat di bawah suhu tubuh 98,6 derajat Fahrenheit atau setara dengan 37 derajat Celsius
Hasil pengukuran tersebut menunjukkan bahwa Bulan bergerak menjauhi Bumi sekitar 3,8 sentimeter setiap tahun, kira-kira secepat kuku manusia tumbuh.
Jam di Mars akan berjalan sedikit lebih cepat daripada di Bumi. Perbedaan ini disebabkan oleh dua faktor utama di tata surya.
Hasil penelitian ini tampaknya mendukung teori yang diajukan pada tahun 1970-an, yaitu bahwa burung liar mungkin mengalami kesalahan navigasi sederhana.
Untuk sampai pada kesimpulan tersebut, para ilmuwan memetakan perilaku ciuman sebagai sebuah sifat evolusioner dalam pohon keluarga primata.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
Filantropi berperan penting memperkuat UMK dan ekonomi rakyat lewat pendanaan, pendampingan, dan kolaborasi demi pembangunan berkelanjutan dan inklusif.
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Corporate Forum for Community Development (CFCD) menggelar Penganugerahan Indonesia CSR Award (ICA) ke-12 dan Indonesia SDGs Award (ISDA) ke-10 Tahun 2025.
UMJ mewisuda 1.558 lulusan pada Periode II Tahun 2025, menegaskan komitmen pendidikan inklusif, riset berbasis SDGs, dan kesiapan menghadapi transformasi digital.
Melalui penghargaan ini, komitmen Sido Muncul dalam memperkuat praktik pembangunan berkelanjutan di lingkungan perusahaan semakin tidak bisa terbantahkan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved