Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK peneliti di University of Leeds mengembangkan machine learning berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang dinamakan Find-HF untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko mengalami gagal jantung.
Peneliti University of Leeds Chris Gale, mengatakan teknologi ini akan membantu penanganan pasien lebih awal sebelum mengalami gagal jantung. Menurut British Heart Foundation (BHF). Saat ini terdapat lebih dari satu juta orang di Inggris yang mengalami gagal jantung.
Find-HF dilatih oleh para peneliti dari University of Leeds untuk mendeteksi gejala awal gagal jantung tersebut dengan menggunakan catatan pasien. Chris mengatakan penelitian yang didanai oleh BHF ini menggunakan catatan pasien dari 565.284 orang dewasa di Inggris untuk melatih Find-HF.
Baca juga : Sedang Hit, Industri AI Bisa Menyedot Energi Setara Kebutuhan Negara Kecil
Kemudian diuji lebih lanjut pada basis data 106.026 catatan dari Rumah Sakit Universitas Nasional Taiwan. Find-HF kemudian memiliki basis data yang mumpuni untuk memprediksi secara akurat pasien yang memiliki risiko tertinggi terkena gagal jantung.
"Ini adalah sumber daya nasional yang sangat kuat dan unik, dan inilah saatnya untuk menggunakan data ini untuk memberi manfaat bagi pasien. Find-HF berpotensi memajukan diagnosis hingga dua tahun ke depan," kata Chris, dilansir dari BBC, Selasa (4/5).
Chris yang juga dokter spesialis jantung itu mengungkapkan Find-HF ini dapat digunakan oleh dokter sebagai sistem peringatan dini yang memungkinkan mereka untuk menguji dan mendiagnosis pasien lebih awal.
Baca juga : Teknologi AI Bantu Perbankan Proteksi Data Nasabah dari Ancaman Fraud
Peneliti data kesehatan di University of Leeds Ramesh Nadarajah mengatakan banyak orang yang terlambat menerima diagnosis gagal jantung saat perawatan, terutama wanita dan orang tua.
"Kami menggunakan alat pembelajaran mesin dengan data yang dikumpulkan secara rutin untuk mengidentifikasi penderita gagal jantung lebih awal, sehingga mereka bisa mendapatkan perawatan yang tepat dan mencegah masuk rumah sakit dan kematian, serta meningkatkan kualitas hidup," pungkasnya.
Diketahui, heart failure atau gagal jantung adalah sindrom klinis yang ditandai oleh gejala dan tanda fisik yang disebabkan oleh ketidakmampuan jantung untuk memenuhi kebutuhan suplai darah ke bagian tubuh lainnya akibat kelainan struktural maupun fungsional jantung. Kondisi ini dapat menyebabkan fungsi beberapa organ tubuh tidak maksimal, atau bahkan terhenti.
(Z-9)
Pentingnya pemeriksaan diagnostik dalam mendukung upaya deteksi dini, khususnya pada penyakit jantung dan pembuluh darah.
Dr. Radityo menjelaskan bahwa tidak semua kelainan jantung bawaan dapat langsung terdeteksi saat bayi lahir.
Riset terbaru Johns Hopkins mengungkap peran testosterone dan estradiol terhadap risiko penyakit jantung pada pasien diabetes tipe 2.
Echocardiography merupakan metode utama non-invasif, tanpa radiasi, dan akurat untuk mendeteksi, mendiagnosis, serta memantau struktur dan fungsi jantung bayi dan anak.
Studi global mengungkap hubungan air minum asin dengan kenaikan tekanan darah. Ancaman serius bagi warga pesisir akibat perubahan iklim.
Studi global mengungkap ketidakcocokan hasil tes kreatinin dan sistatin C bisa menjadi sinyal bahaya gagal ginjal hingga kematian.
Iwapi menjalin kerja sama dengan PT AI Indonesia untuk meningkatkan kapasitas digital, efisiensi usaha, serta daya saing UMKM perempuan di tengah percepatan transformasi ekonomi digital.
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
PERUBAHAN sosial dan teknologi yang melaju cepat telah mengubah wajah pendidikan.
SAP SE (NYSE: SAP) mengumumkan dua penunjukan kepemimpinan strategis yang bertujuan mempercepat pertumbuhan bisnis ekonomi digital di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
DI tengah gempuran outcome artificial intelligence, otomatisasi, dan disrupsi digital, banyak yang meragukan masa depan profesi akuntan publik.
Kehadiran infrastruktur AI lokal memungkinkan institusi kesehatan untuk mengembangkan inovasi digital secara berkelanjutan tanpa mengorbankan aspek keamanan dan kepercayaan publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved