Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BERSAMA Digital Data Centres (BDDC), perusahaan data center berpusat di Jakarta, mengumumkan pengembangan infrastruktur data center yang mendukung untuk kebutuhan artificial intelligence (AI).
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap peningkatan permintaan teknologi AI yang memerlukan pasokan listrik dan konsumsi pendinginan lebih besar.
Baca juga: Bisnis Pusat Data Melesat, Kota Deltamas Hadirkan Kawasan Khusus
“Kami menyadari AI adalah masa depan teknologi. Karena itu, kami berkomitmen membangun infrastruktur yang tidak hanya canggih, tetapi juga memanfaatkan renewable energy sehingga ramah terhadap lingkungan. Dengan total kapasitas 60 MW, kami siap memajukan infrastruktur AI," ungkap Direktur Business & Commercial BDDC A Yudha Permana melalui keterangan tertulis, hari ini.
Ia mengatakan proyek ini akan mencakup pengembangan data center dengan kapasitas penyimpanan dan pemrosesan tinggi, didukung oleh teknologi sistem pendinginan yang inovatif untuk menjamin efisiensi energi.
Chief Operating Officer (COO) BDDC Christine Ratna menyatakan langkah BDCC ini merupakan tonggak penting dalam industri data di Indonesia. “Ini bukan hanya tentang membangun infrastruktur fisik, tetapi juga tentang mempersiapkan Indonesia dalam era AI,” ujar Christine.
Baca juga: Visi Indonesia Digital 2045 Wujudkan Ekonomi Digital yang Inklusif
Proyek tersebut ditargetkan selesai tahun ini dan siap untuk mendukung berbagai perusahaan yang mengandalkan AI, mulai dari startup hingga perusahaan-perusahaan besar. BDDC berharap ini akan berkontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
“Kami meningkatkan skalabilitas penyimpanan data dengan tujuan menjadi salah satu penyelenggara pemrosesan AI, serta menyesuaikan dengan pertumbuhannya di masa depan bagi para pengguna,” tambahnya.
Dengan inisiatif ini, BDDC tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pemimpin pada sektor data center, tetapi juga mendukung transformasi digital Indonesia menuju era AI.
"Dengan penyelesaian proyek ini, kami siap mendukung perkembangan AI. Ini menandakan langkah besar bagi Indonesia dalam menyambut tahun baru dengan teknologi yang lebih maju," pungkas Christine. (RO/S-2)
Peran CFO semakin strategis dalam menjaga stabilitas bisnis sekaligus mengarahkan perusahaan menghadapi tekanan ekonomi, transformasi digital, dan tuntutan keberlanjutan.
SIP melangkah dengan visi baru untuk menjadi orkestrator infrastruktur digital terpercaya di Indonesia, yang mensinergikan teknologi global dan talenta terbaik.
Transformasi teknologi tidak hanya fokus pada pengembangan sistem, tetapi juga memastikan keamanan, keandalan, serta relevansi layanan terhadap kebutuhan industri dan masyarakat.
Percepatan digitalisasi memang membawa efisiensi, namun di sisi lain memperbesar risiko karena menciptakan fragmentasi teknologi dalam sistem keamanan.
Upaya meningkatkan literasi dan pengelolaan keuangan karyawan semakin menjadi fokus dalam transformasi digital dunia kerja.
Plt Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Syska Hutagalung mengungkapkan inisiatif ini dinilai sejalan dengan arah pembangunan ekonomi digital dan penguatan koperasi.
Data Center menuntut operasi tanpa henti (zero downtime). Sebagai infrastruktur kritis, kecenderungan ancaman dan risiko harus ditangani dengan teliti sejak dini.
Dell PowerStorage dan Dell Private Cloud mampu menjadi fondasi infrastruktur penyimpanan modern yang lebih sederhana dalam pengoperasiannya.
Kegiatan ini sebagai penanda pencapaian penting pembangunan Hyperscale Data Center NeutraDC Nxera Batam di kawasan industri Kabil, Batam.
Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah nyata Schneider Electric dalam memastikan keandalan operasional, mendekatkan layanan pelanggan, dan kesiapan teknis.
Pasar data center di Indonesia diperkirakan mencapai US$ 2 miliar pada tahun 2027, dengan pertumbuhan yang didorong oleh ekspansi e-commerce, layanan keuangan digital, dan tren AI.
Dulu, Batam dikenal sebagai kota industri, tempat deru mesin pabrik berpadu dengan lalu lintas kapal barang yang tiada henti. Namun kini, wajah kota di ujung barat Indonesia itu mulai berubah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved