Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebagai salah satu perguruan tinggi yang berada di garis depan penerapan teknologi, Binus University beberapa waktu lalu menyelenggarakan Simposium Nasional untuk berbagi pengetahuan dengan industri dan pemerintah mengenai penggunaan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan di berbagai bidang.
Menurut Dr. Ford Lumban Gaol, Head of Department Doctor of Computer Science, BINUS Graduate Program kemunculan AI membawa tantangan tersendiri bagi perguruan tinggi. Salah satu tantangan utama adalah pengaruhnya terhadap cara berpikir dosen, mahasiswa, dan kebijakan perguruan tinggi secara keseluruhan.
“Dosen perlu beradaptasi dengan perubahan teknologi ini untuk memenuhi kebutuhan belajar mahasiswa yang semakin beragam. Mereka perlu mengintegrasikan penggunaan AI dalam metode pengajaran mereka, seperti memberikan tugas yang melibatkan pemecahan masalah kompleks atau penggunaan algoritma AI untuk analisis data,” ujar dia melalui keterangan resminya.
“ChatGPT sudah mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan singkat yang tidak membutuhkan pemikiran yang kompleks. Selain itu, memancing mahasiswa dengan pertanyaan yang lebih kompleks juga akan melatih cara berpikir dan kemampuan pemecahan masalah yang pastinya akan berguna di dunia kerja.” sambungnya.
Namun, ia mengingatkan ada juga aspek yang perlu diperhatikan, yaitu risiko ketergantungan terhadap AI. Oleh karena itu, mahasiswa harus tetap diarahkan untuk mengembangkan keterampilan kritis, kreatif, dan analitis yang tidak dapat digantikan oleh kecerdasan buatan.
“Dalam menghadapi tantangan ini, dosen perlu mengubah cara mengajar mereka. Mereka perlu memancing mahasiswa untuk menjawab pertanyaan atau menyelesaikan tugas yang hasilnya tidak dapat diperoleh dari AI.”
Misalnya, dosen dapat memberikan pertanyaan yang membutuhkan kreativitas, pemikiran yang unik, atau pemecahan masalah yang mendalam. Selain itu, dosen perlu memberikan bimbingan dan pengawasan yang tepat untuk mencegah mahasiswa menyalahgunakan AI sebagai cara untuk menghindari tanggung jawab pribadi dalam belajar.
Melalui Simposium Nasional ini dosen mendapat pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana AI diterapkan di berbagai industri, pemerintah, dan perguruan tinggi. Melalui sesi sharing knowledge, mereka dapat mengetahui apa yang terjadi di lapangan, tren terkini, serta tantangan dan peluang yang muncul dalam penggunaan AI.
Selain itu, simposium itu juga memberikan kesempatan bagi dosen untuk mendapatkan feedback langsung dari industri tentang penggunaan AI. Feedback ini juga membantu dosen dalam mengembangkan kurikulum yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan industri saat ini. (RO/M-3)
Jejak Jajanan Nusantara tidak hanya menampilkan beragam kuliner tradisional, tetapi juga menghadirkan berbagai inisiatif penguatan kapasitas UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
Sering kali, perusahaan terjebak di tahap percontohan karena demo terlihat bagus.
Universitas Pembangunan Jaya menggelar seminar internasional membahas peran AI dalam transformasi pendidikan tinggi bersama akademisi Indonesia, Malaysia, dan Taiwan.
Melalui Qonnect+ 2026, Qoala Plus memberikan edukasiĀ atas gambaran pertumbuhan industri asuransi umum dengan faktor pendorong pertumbuhan premi dan dinamika perusahaan asuransi.
Ebbot menghadirkan teknologi AI andal, sedangkan Veda Praxis menyediakan fondasi tata kelola yang kuat dan juga tim implementer dengan kapabilitas lokal.
Kelas Pintar luncurkan fitur AI terbaru: Classroom Activity Generator & Instant Doubt Solver untuk revolusi pendidikan digital yang lebih cepat dan pintar.
Sering kali, perusahaan terjebak di tahap percontohan karena demo terlihat bagus.
Peneliti Universitas Notre Dame temukan kecerdasan umum tidak terletak pada satu wilayah otak saja, melainkan hasil koordinasi seluruh jaringan saraf.
Samsung Galaxy S26 Series hadir dengan 7 fitur AI seperti Now Brief, Circle to Search, dan integrasi Gemini untuk pengalaman lebih cepat, ringkas, dan aman.
Di tengah meningkatnya kebutuhan talenta digital, banyak perusahaan, terutama skala kecil dan menengah, masih menghadapi tantangan dalam proses rekrutmen yang memakan waktu dan biaya besar.
Pengakuan ini menempatkan Jefferson dalam jaringan global High-Impact Entrepreneurs yang dinilai mampu mendorong transformasi ekonomi di pasar berkembang.
Co-founder Block, Jack Dorsey, mengumumkan PHK terhadap 4.000 lebih karyawan. Ia menyebut penggunaan alat kecerdasan buatan (AI) membuat tim kecil bekerja lebih baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved