Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kominfo (Kemenkominfo) menggelar nonton bareng (nobar) peluncurkan Satelit Republik Indonesia (Satria-1) di Skyworld, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Senin (19/6). Satria-1 dibawa roket Falcon 9 buatan SpaceX dari landasan di Cape Canaveral, Florida pada pukul 05.21 WIB atau 18 20 waktu setempat menuju lokasi orbit 146 Bujur Timur.
Antusiasme tak dapat dibendung dari Jakarta terlebih yang hadir bersama di Skyworld dan sorakan serta tepuk tangan yang meriah terdengar setelah satelit itu menuju orbit.
Satria-1 mengalami beberapa tahap pelepasan dari roket dan bagian-bagian lain untuk akhirnya dilepaskan ke orbit. Satria-1 membutuhkan waktu 145 hari hingga sampai di lokasi orbit sehingga pada Januari 2024 baru akan resmi beroperasi.
Baca juga: Satria-1 Diharapkan Menjadi Satelit Multifungsi Pertama Indonesia
Satelit itu mulai dibuat pada 3 September 2020 hingga Mei 2023. Pembangunan Satria-1 sempat mengalami kendala sebab terkena dampak perang Rusia-Ukraina yang harusnya dibawa menggunakan pesawat kargo namun akhirnya dapat dirampungkan.
Agenda ini dihadiri oleh pimpinan jajaran Kemkominfo serta ada Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Kepala Litbang SDM) Kemkominfo, Hari Budiarto. Hadir juga anak-anak setingkat SMA dan SMP untuk turut menyaksikan dan diberi pengetahuan tentang kemajuan teknologi dan menjadi saksi tonggak sejarah baru digitalisasi Indonesia.
Baca juga: Siap Diluncurkan, Satelit SATRIA-1 akan Layani 50 Ribu Titik di Indonesia
"Terima kasih semua pihak yang tergabung dari proyek Satria-1 yang bahu membahu untuk menjamin tersedianya akses internet sehingga akhirnya dapat diluncurkan hari ini. Kehadiran Satria-1 bukan akhir dari segalanya namun awal mula dari tugas-tugas berat lainnya hingga nanti Satria-1 dapat betul-betul dinikmati," kata Kepala Litbang SDM Kemenkominfo Hari Budiarto.
Dari 11 stasiun, yakni Cikarang, Batam, Banjarmasin, Tarakan, Pontianak, Kupang, Ambon, Manado, Manokwari, Timika dan Jayapura turut menyaksikan via daring yang terhubung langsung dengan Jakarta dan Florida, AS.
Diharapkan, Satria-1 dapat menjadi harapan baru terutama di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) untuk menunjang konektivitas agar bisa mendukung berbagai aspek dari mulai sosial, ekonomi, pertahanan dan lain sebagainya bisa lebih maju dan berkembang. (Z-6)
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Indonesia Rising Stars Award adalah panggung penghargaan bagi organisasi serta individu yang berkontribusi membangun masa depan Indonesia di berbagai sektor.
Operator seluler tidak hanya bertarung melawan ancaman siber konvensional, tetapi juga mulai menghadapi risiko operasional baru akibat adopsi teknologi mutakhir.
Polri, melalui Polda Aceh, menyediakan fasilitas pemasangan perangkat Starlink untuk bisa terhubung internet secara gratis di beberapa titik pengungsian.
PENGGUNAAN Penggunaan chatbot untuk bisnis di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Teknologi NLP
PEMBANGUNAN infrastruktur telekomunikasi satelit perlu dilakukan untuk mendukung transformasi digital di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya Maluku Utara.
Kehadiran paket layanan data dengan masa berlaku tertentu juga telah sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku dari pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved