Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Teknologi menjadi suatu kebutuhan yang sangat krusial bagi kehidupan, terutama dalam aspek pendidikan.
Penggunaan teknologi terbukti mampu membuat suatu ilmu dapat diajarkan dengan lebih mudah dan efisien. Meski belum merata, namun peran teknologi dalam dunia pendidikan di Indonesia sangatlah besar.
Salah satunya adalah dalam bidang ilmu Linguistik Terapan, yang merupakan salah satu cabang linguistik yang membahas terkait penerapan berbagai penemuan ilmiah di bidang linguistik. Bidang ilmu Linguistik Terapan memiliki tujuan menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan bahasa di dalam masyarakat.
Dosen Faculty of Humanities BINUS UNIVERSITY, Prof. Dr. Dra. Clara Herlina Karjo, M.Hum., yang baru saja resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Linguistik Terapan pada Jumat(10/3) lalu , mengemukakan pentingnya teknologi dalam Linguistik Terapan.
Dalam pidato orasi ilmiah yang berjudul “Affordances of Technology in the Study and Practice of Applied Linguistics”, Prof. Clara menggagas bahwa Linguistik Terapan adalah bidang studi yang dapat menjembatani kesenjangan antara teori linguistik dan masalah terkait bahasa di dunia nyata.
Prof Clara membagi penerapan Linguistik Terapan dalam 3 cakupan, yaitu penggunaan teknologi dalam pengajaran bahasa, penggunaan teknologi dalam pembelajaran bahasa, dan penggunaan teknologi penelitian terkait bahasa.
Penggunaan teknologi dalam bidang pengajaran bahasa telah menjadi semakin penting, terutama selama pandemi COVID-19 ketika e-learning menjadi solusi yang harus diadopsi oleh banyak institusi pendidikan.
“Meskipun beberapa praktisi Linguistik Terapan mungkin merasa tidak nyaman, penggunaannya teknologi tidak dapat dihindari dalam semua praktek dan studi Linguistik Terapan. Penggunaan teknologi membantu meningkatkan pengalaman belajar siswa dengan menawarkan interaksi yang lebih personal dan penggunaan multimedia”, tutur Prof. Clara.
Dalam hal pembelajaran bahasa, teknologi komputer telah terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari generasi mahasiswa, yang dikenal sebagai "digital natives", yang sudah akrab dengan teknologi komputer sejak lahir.
Dampak dari teknologi komputer dapat dijelaskan menggunakan tiga metafora yang membentuk cara siswa memandang teknologi dalam pembelajaran mereka: Komputer sebagai tutor, cepat komputer sebagai alat, dan komputer sebagai media.
Dia menambahkan, teknologi juga telah memungkinkan pengembangan penelitian baru dan inovatif, seperti linguistik corpus, analisis wacana digital, dan terjemahan mesin.
Dalam prakteknya, teknologi membantu mempercepat dan memudahkan analisis data, meningkatkan akurasi hasil, dan memungkinkan pengumpulan data dalam jumlah besar dengan cepat.
Teknologi juga berperan dalam penelitian terkait bahasa yang seringkali bersinggungan dengan disiplin ilmu lain, seperti pada penelitian linguistik forensik yang merupakan bentuk penelitian berbasis bahasa yang berkaitan dengan masalah hukum.
Penelitian linguistik korpus yang merupakan studi linguistik atas sampel bahasa lisan dan tulisan dalam jumlah besar yang dapat dibaca dan dianalisa menggunakan komputer dan teknologi korpus.
Penelitian dalam terjemahan mesin melibatkan penerjemahan teks tertulis atau lisan dari satu bahasa ke bahasa lain dengan menggunakan mesin penerjemah penelitian fonetik dan fonologi yang mempelajari bunyi ujaran dan pola bunyi dalam bahasa yang dapat dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental.
Teknologi yang digunakan adalah alat penganalisa bunyi, misalnya untuk mengidentifikasi penempatan tekanan leksikal pada kata kata.
Penelitian dalam wacana digital (Digital Discourse) meneliti bagaimana wacana digital yang bersifat multimodal dan multisemiotik digunakan untuk mengidentifikasi identitas, aktivitas, dan ideologi di dunia digital.
Riset Linguistik Terapan yang menggunakan teknologi juga dapat dikategorikan sebagai riset humaniora digital riset Linguistik Terapan berupaya menjawab pertanyaan penelitian yang berkaitan dengan bahasa. Tujuannya adalah memberi solusi teknologi atas permasalahan bahasa di dunia nyata.
Prof. Clara menilai BINUS UNIVERSITY telah sejak lama mengembangkan solusi digital sebagai bagian dari implementasi Linguistik Terapan ini, seperti BinusMaya dan aplikasi Beelingua untuk meningkatkan proses pendidikan dan memfasilitasi akses pendidikan bagi calon siswa yang memiliki akses terbatas.
Ia pun menyarankan, utuk menghasilkan dampak yang lebih besar, penelitian Linguistik Terapan harus dilakukan secara kolaboratif dengan disiplin ilmu lain.
"BINUS telah mendirikan Research Interest Groups (RIG) untuk memfasilitasi penelitian kolaboratif antara dosen dari beberapa departemen yang berbeda. Selain itu, fasilitas pusat penelitian untuk studi humaniora yang menyediakan infrastruktur teknologi penelitian agar lebih mudah diakses dan tersedia secara luas”, ucapnya.
Melalui upaya kolaboratif dan pemanfaatan teknologi yang tepat, Linguistik Terapan dapat menyatukan orang dan memberikan kontribusi bagi kemajuan ilmiah di BINUS serta memberikan dampak yang bermanfaat bagi masyarakat.
Prof. Clara merupakan Guru Besar Tetap yang kesembilan belas yang dikukuhkan BINUS UNIVERSITY. (RO/E-1)
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Pemkot Tangerang Selatan merampungkan pembangunan ulang SDN Babakan 01 Setu. Sekolah kini memiliki 24 ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan lapangan baru tanpa sistem masuk siang.
Nickel Industries Limited bersama Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi mahasiswa penerima beasiswa Nickel Industries asal Morowali.
PERUBAHAN sosial dan teknologi yang melaju cepat telah mengubah wajah pendidikan.
Penguatan proses pembelajaran menjadi inti dari rangkaian Program CSR Bigger Dream Fase 3 yang digagas MMSGI bersama Yayasan Life After Mine Foundation (LINE).
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
Konferensi ini membahas tantangan dan peluang akibat transformasi digital, AI, dinamika globalisasi atas penggunaan bahasa, pembelajaran, dan metodologi penelitian linguistik.
Anton Tikhomirov, perwakilan Federasi Kedutaan Rusia menekankan pentingnya pembelajaran bahasa dan linguistik dalam mempererat hubungan antarbangsa.
Bahasa Indonesia memiliki unsur-unsur dasar yang membentuk struktur komunikasi yang efektif. Salah satu unsur paling penting dalam bahasa Indonesia adalah huruf vokal.
Kegiatan ini terbuka bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, serta praktisi yang tertarik pada pengembangan ilmu bahasa, linguistik, dan inovasi teknologi.
Dalam buku berjudul Multiple Intelligences: The theory in practice, seorang psikologi bernama Howard Gardner membagi kecerdasan manusia dalam delapan bidang. Apa saja itu?
Untuk memperkaya tulisannya, ia mengumpulkan berbagai dokumen seperti manuskrip kuno berbahasa Belanda dan tulisan Barnes soal Edang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved