Kamis 09 Desember 2021, 21:10 WIB

Di CX Summit 2021, Menparekraf Minta Pelaku Parekraf Maksimalkan Teknologi 

mediaindonesia.com | Teknologi
Di CX Summit 2021, Menparekraf Minta Pelaku Parekraf Maksimalkan Teknologi 

Ist
Menparekraf Sandiaga Uno menjadi salah satu keynote speaker dalam Customer Experience (CX) Summit 2021.

 

INDONESIA CX Professional (ICXP) berkolaborasi dengan Telkom menyelenggarakan Customer Experience (CX) Summit 2021 dengan mengusung tema “Revive and Thrive Your Business by Transforming Customer Experience”.

Acara CX Summit 2021 ini diharapkan dapat membangkitkan kembali semangat dan motivasi para pelaku usaha untuk mempersiapkan strategi pertumbuhan bisnis ke depan yang lebih baik setelah melewati tantangan dan dampak pandemi selama dua tahun belakangan. 

Acara CX Summit 2021 yang diselenggarakan secara online ini, merupakan event CX Summit terbesar dan pertama kalinya di Indonesia yang menghadirkan virtual conference.

Selain itu, digelar pula pameran virtual (virtual exhibition) dengan tampilan 3D dan 360 derajat yang akan memberikan pengalaman baru bagi para pengunjung pameran pada 6-10 Desember 2021.

Hingga hari keempat pameran virtual CX summit 2021, sudah dikunjungi lebih dari 4.200 pengunjung.

Pada acara virtual conference, CX Summit 2021 akan membahas aspek-aspek strategis yang mengedepankan peningkatan kualitas pengalaman pelanggan atau yang sering disebut sebagai Customer Experience (CX).

Aspek strategis itu di antaranya aspek terkait transformasi perusahaan menuju customer-centric, customer experience bagi perusahaan, industri UMKM (Usaha Kecil, Mikro dan Menengah), industri ekonomi kreatif, dan pariwisata. 

Acara ini diisi keynote speaker seperti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  (Menparekraf) Sandiaga Uno, serta Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki.

Beberapa narasumber termasuk jajaran pengurus ICXP  juga turut hadir di CX Summit 2021 ini antara lain Advisor ICXP (Indonesia Customer Experience Professional) - Helmy Yahya, Praktisi branding- Soebiakto Priosoedarsono, Director of Executive Education Hasso Plattner Institute of Design at Stanford - Jeremy Utley, Direktur Digital Business Telkom Indonesia - Fajrin Rasyid, Deputy Executive Vice President CX & Digitization Telkom Indonesia yang juga Ketua Umum ICXP - Sri Safitri dan masih banyak lainnya.

Ketua Dewan Pengawas Indonesia Customer Experience Professional, Eva Noor, menuturkan CX Summit 2021 sangat penting untuk diikuti oleh para pelaku industri serta profesi CX untuk menambah ilmu dan benchmark.

"Hal ini terkait peningkatan kepuasan pelanggan yang bertujuan agar kita bersama-sama dapat terus melakukan peningkatan dan menjadikan Indonesia sebagai negara percontohan, khususnya dari aspek delivery kualitas pengalaman pelanggan (CX) yang tepat dan sesuai harapan," ujar Eva pada keterangan pers, Kamis (9/12).

Ririek Adriansyah, Direktur Utama, Telkom Indonesia dalam sambutan pembuka mengatakan,“Customer Experience menjadi strategi diferensiasi yang penting dilakukan oleh semua bisnis agar dapat bertahan dalam kompetisi di era experience economy ini."

"Untuk itu, Telkom Indonesia berkomitmen untuk turut serta meningkatkan dan mengembangkan ekosistem serta kapabilitas digital untuk membangun kedaulatan digital bangsa, membangun negara yang kuat, dan meraih peluang-peluang baru di seluruh negeri,” kata Ririek.

Karena masih dalam kondisi pandemi, CX Summit 2021 dilaksanakan dalam format online conference dan virtual exhibition namun tentunya tidak mengurangi esensi dari tujuan terselenggaranya CX Summit 2021 ini.

Bahkan, dengan metode online, acara ini dapat diikuti oleh lebih banyak partisipan termasuk dari manca negara. 

Tema khusus di CX Summit 2021 ini juga menjadi harapan membangkitkan kembali semangat dan motivasi untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah melewati tantangan dan dampak pandemi selama dua tahun ini.

Sehingga mampu membangkitkan kembali perekonomian bisnis dengan mentransformasikan customer experience serta strategi yang lebih tepat.

Seperti yang diungkap Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif turun berdampak yang luar biasa, karena pandemi di beberapa lini. Ini bisa dilihat dari menurunnya tren konsumsi dan tren menurunnya wisatawan domestik dan internasional.

“Namun di saat pandemi ini ada sektor yang menjadi pandemic winner, seperti fashion, kuliner dan griya khususnya bidang Parekraf yang terdigitalisasi kontribusi terhadap PDB-nya naik 7,5% dan bahkan Indonesia berada di tiga dunia dengan nilai kontribusi 1.100 triliun rupiah,” ujar Sandiaga.

Melalui tema “Optimism for Revival of Tourism and Business in Indonesia Towards 2022”, Sandiaga berharap event ini dapat meningkatkan partisipasi pelaku wisata dan ekonomi kreatif untuk bisa mendapatkan pencerahan, ide-ide baru dalam menghadapi isu-isu customer experience dengan berorientasi pada menghadirkan pengalaman pelanggan yang terbaik.

“Saya berharap kedepannya event ini dapat menginspirasi para pesertanya sehingga dapat meningkatkan penjualan dan mengajak kembali agar mau menggunakan layanan terbaik oleh perusahaan organisasi melalui pemanfaatan teknologi semaksimal mungkin," paparnya.

"Mengingat pemanfaatan teknologi digital seperti saat ini sangat bermanfaat pengembangan e-commerce khususnya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif,” tegas Sandiaga.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, memberikan dukungannya di acara CX Summit yang diadakan oleh Telkom. Dia memaparkan kembali dominasi UMKM yang memiliki kontribusi cukup besar pada PDB Nasional.

Data Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan jika UMKM mendominasi 99,9% pelaku usaha di Indonesia, berkontribusi sebanyak 61% terhadap PDB nasional, mampu  menyerap tenaga kerja hingga 97 persen dan kontribusi pada ekspor sebesar 14,37%. 

“Pelaku UMKM memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kemajuan dan pemulihan ekonomi nasional. Di tengah disrupsi karena pandemi dan disrupsi digital gelombang kedua, transformasi digital menjadi sangat penting bagi UMKM," ujar Teten.

"Ekonomi digital Indonesia tumbuh sangat signifikan. Pada 2020, nilai ekonomi digital tercatat mencapai Rp640 triliun. Angka ini diproyeksi meningkat 8 kali lipat menjadi Rp4.351 triliun di 2030,” paparnya.

Menurut Menteri Teten, saat ini ada 16,4 juta UMKM telah terhubung ke dalam platform digital. Angka ini menunjukkan pertumbuhan lebih dari 100 persen sejak awal pandemi.

Oleh karena itu, kata Teten, pendampingan berkelanjutan, insentif bagi pelaku usaha, dan infrastruktur menjadi elemen kunci yang sangat dibutuhkan UMKM RI untuk bertransformasi digital.

“Semoga program CX Summit bisa menghadirkan beragam inovasi teknologi dan model bisnis berorientasi customer yang dapat dimanfaatkan UMKM dan masyarakat secara luas,” kata Teten.

Para peserta CX Summit sendiri terdiri dari masyarakat umum dan pihak yang terkait tampak antusias mendapatkan informasi penting sekaligus berdiskusi dengan beragam narasumber lokal dan global CX Experts serta para Praktisi dari beragam segmen industri yang tentunya sangat menginspirasi.

Helmy Yahya selaku penasihat ICXP pada CX Summit mengajak pelaku industri pariwisata di Indonesia untuk belajar dari Paris dan New York yang mempu menartik penbgunjung datang berulang kali.

“Sebaik apapun tempat pariwisata, kalau CX buruk, dijamin pengunjung tidak akan kembali lagi.” kata Helmy Yahya dalam peresntasinya.

Selain Helmy Yahya, CX Summit juga menghadirkan Subiakto Priosoedarsono sebagai pakar brand selama 50 tahun. Pak Bi biasa beliau disapa menyatakan “Pelanggan tidak tertarik pada produk, tapi tertarik pada cerita di balik produk tersebut. Cerita itu adalah CX.”

Selain online conference, kehadiran virtual exhibition yang dibuka sejak tanggal 6 Desember 2021 hingga 10 Desember 2021 juga dipersembahkan untuk para peserta dan pengunjung CX Summit dengan beragam showcase inovasi dan teknologi yang dapat menunjang keberlangsungan bisnis secara digital dan meningkatkan kualitas dari strategi customer experience.

Di sana, partisipan dapat bereksplorasi dalam menggali informasi dan kapabilitas dari kemajuan digital dan teknologi yang disediakan oleh para exhibitor.

Karena memang, tujuan dari diselenggarakannya virtual exhibition adalah untuk menjawab kebutuhan bisnis serta menunjang peningkatan kualitas customer experience yang dapat diadopsi oleh para pelaku bisnis.

Ini merupakan webinar yang ketiga di tahun ini yang diselenggarakan ICXP sejak didirikan pada 9 September 2021.

Acara ini terbuka untuk kalangan umum yang dikemas dengan sangat menarik dan penting untuk diikuti karena sebagai salah satu media komunikasi kapabilitas perusahaan kepada masyarakat bahwa Telkom Group adalah mitra terbaik untuk digitisasi dan digitalisasi dalam rangka mewujudkan best customer experience. (RO/OL-09)

Baca Juga

Ist/istock

Aplikasi Mantis Permudah Masyarakat Peroleh Pembiayaan

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 17:40 WIB
Transformasi digital tidak hanya diterapkan pada sisi front end (penjualan/layanan nasabah), tetapi bersifat end to end, mencakup...
Dok. Samsung Indonesia

Makin Produktif Bersama Keluarga dengan Fitur Lengkap Samsung Galaxy Tab A8

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 21 Januari 2022, 21:22 WIB
Di Galaxy Tab A8, Samsung kini menghadirkan versi wifi yang dilengkapi dengan RAM 3 GB dan memori 32 GB yang bisa ditambah kartu memori...
Ist

Platform Raksa Online Bisa Klaim Asuransi Melalui Smartphone

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 21 Januari 2022, 18:57 WIB
Platform raksaonline.com memberikan terobosan baru yakni layanan pembuatan hingga klaim asuransi lewat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya