Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
NETIZEN atau warganet mendukung langkah pemerintah untuk mendorong digitalisasi UMKM dalam rangka memudahkan para pelaku UMKM memasarkan atau menjual produknya. Dukungan netizen terhadap digitalisasi UMKM terlihat dari tagar #UMKMGoDigital dan keyword _Jokowi Dorong E-Commerce_ menjadi trending topik twitter, Kamis (14/10) siang. Tagar #UMKMGoDigital dan keyword _Jokowi Dorong E-Commerce_ ini telah ditwit masing-masing oleh belasan ribu warganet.
Tokoh Muda NU Mohamad Guntur Romli mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang mendukung dan memberikan ruang penuh kepada UMKM untuk memanfaatkan digital dalam mengembangkan usahanya. Digitalisasi UMKM ini, menurut Guntur tidak terlepas dari peran dari Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Johnny G Plate.
“Jokowi Dorong E-commerce,” tulis Guntur Romli dalam akunnya @GunRomli.
Sementara akun twitter @myozhyme menilai pemerintah telah bertindak proaktif di tengah pandemi Covid-19 dengan memanfaatkan digital untuk membantu pelaku UMKM. Apalagi Presiden Jokowi telah meminta OJK dan dunia usaha untuk membantu digitalisasi UMKM.
Baca juga : Ramai-ramai Ajak Vaksinasi, Tagar #VaksinPulihkanNegeri Jadi Trending Topic
“Gelombang digitalisasi yang dipercepat oleh pandemi Covid-19 hrs disikapi pemerintah dengan cepat dan tepat. Momentum ini harus dimanfaatkan dengan membangun ekosistem keuangan digital yang kuat dan berkelanjutan. Jokowi Dorong E-commerce,” ciut @ myozhyme.
Netizen atas nama Willona mendukung Presiden Jokowi yang telah membuka ruang perdagangan digital yang diharapkan memberdayakan UMKM.
“Presiden @jokowi menegaskan perdagangan digital harus diarahkan untuk dapat memberdayakan dan mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” tulis Willona dalam akun @willona_007.
“Pandemi Covid-19 mengubah perilaku konsumen secara radikal. Pola konsumsi barang dan jasa dari (offline) ke (online) meningkat, memaksa pelaku usaha untuk menyesuaikan dengan kondisi dan bertranformasi secara digital,” ciut akun twitter @quintta1217. (RO/OL-7)
Jejak Jajanan Nusantara tidak hanya menampilkan beragam kuliner tradisional, tetapi juga menghadirkan berbagai inisiatif penguatan kapasitas UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
KBRI Warsawa memboyong empat jenama UMKM unggulan, yaitu Serlium Leathers, Ittaherl, Roka Collections, dan Umiy Lasega Batik.
Pelaku usaha dapat berkonsultasi dengan mentor berpengalaman di bidang UMKM mengenai permasalahan dalam bisnisnya
Pelajari strategi pengiriman Ramadan agar lebih efisien. Simak tips untuk kelola lonjakan pesanan, kirim paket besar, hingga fitur COD Ongkir.
Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tekanan dan ketidakpastian, pengusaha muda membutuhkan kepastian arah kebijakan.
BUKA lapangan kerja, Yayasan Indonesia Setara (YIS) Bersama UMKM Sahabat Sandi menggelar Workshop Baking Kue Kering Lebaran.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti mendukung kebijakan Komdigi yang membatasi penggunaan media sosial (medsos) bagi anak di bawah 16 tahun.
Menkomdigi Meutya Hafif mengatakan penerbitan peraturan ini merupakan langkah konkret negara untuk memastikan anak-anak Indonesia terlindungi dari berbagai risiko di internet.
Menkomdigi Meutya Hafid resmi terapkan PP Tunas. Anak di bawah 16 tahun dilarang akses platform risiko tinggi demi cegah adiksi & konten seksual.
Komdigi melarang anak di bawah usia 16 tahun punya akun pada sejumlah media sosial seperti TikTok, Facebook, Instagram, dan X.
Panduan terbaru 2026 mengenai aturan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun. Pahami batasan hukum, risiko privasi, dan tips pendampingan orang tua.
Berbeda dengan WhatsApp dan Instagram, TikTok resmi menolak fitur enkripsi end-to-end (E2EE) dengan alasan keamanan anak di bawah umur dan akses penegak hukum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved