Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Amerika Serikat (AS) percaya Tiongkok dan Rusia memiliki pengaruh yang dapat mereka gunakan untuk membujuk Korea Utara agar tidak melanjutkan uji coba bom nuklir.
Pemerintah di tiga daerah di Jepang mengeluarkan perintah evakuasi.
Korea Utara (Korut) menembakkan puluha rudal pada Rabu hingga Kamis (3/11) dengan salah satunya merupakan rudal balistik yang belum dikenal.
AMERIKA Serikat (AS) menuduh Korea Utara (Korut) memasok rudal dan peluru artileri ke Rusia untuk digunakan di Ukraina.
Pyongyang menyebut latihan militer AS dan Korea Selatan sebagai provokasi yang dapat memicu kekacauan.
Pemimpin Korut Kim Jong-un sudah menegaskan bahwa negaranya ialah kekuatan nuklir yang tidak dapat diubah. Sikap ini secara efektif mengakhiri negosiasi atas program senjata terlarang.
Dalam hal ini, jika Korea Utara berani mnegulang uji coba nuklir. Ketiga negara sekutu tersebut siap memberikan respons serius yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Kim mengaku akan membentuk masa depan hubungan DPRK-Tiongkok yang lebih indah.
"Peluru ditembakkan setelah militer Korsel melepaskan tembakan peringatan sekitar pukul 03.50 pagi,"
Pengadilan Distrik Pusat Seoul mengeluarkan surat perintah pada hari Sabtu untuk mantan Menteri Pertahanan Suh Wook dan mantan Komisaris Jenderal Penjaga Pantai Kim Hong-hee.
Korea Utara (Korut) kembali melancarkan provokasi kepada tetangganya, Korea Selatan. Kali ini Pyongyang menembakkan 100 peluru artileri di lepas pantai timur dan barat pada Selasa (18/10).
Korea Selatan memulai latihan pertahanan Hoguk tahunan mereka pada Senin (17/10), dalam upaya meningkatkan kemampuan mereka untuk menanggapi ancaman nuklir dan rudal Korea Utara.
PEMERINTAH Korea Utara (Korut) melakukan uji coba menembakkan rudal balistik jarak pendek pada Jumat (14/10). Provokasi ini membuat Korsel resah dan memicu ketegangan.
Uji coba rudal ini dirancang untuk menghujani Korea Selatan (Korsel) dengan senjata nuklir taktis sebagai peringatan setelah latihan angkatan laut skala besar Korsel dan AS.
Negara komunis tertutup itu telah menggelar enam peluncuran rudal dalam tempo kurang dari dua pekan, yang teranyar pada Kamis (6/10).
Peluncuran rudal tersebut adalah yang keenam dalam 12 hari dan yang pertama sejak Korea Utara menembakkan rudal jarak menengah (IRBM) di atas Jepang
Uji coba nuklir Korea Utara mencapai yang terbanyak dalam 10 tahun terakhir.
Pemerintah Jepang memperingatkan warganya untuk berlindung ketika rudal itu melintas dan jatuh di Samudra Pasifik
Pemerintah Jepang memperingatkan warganya untuk berlindung di saat rudal melintas di atas langit Aomori.
Penembakkan rudal oleh Pyongyang itu merupakan yang ketiga dalam tempo 5 hari sebagai bagian dari uji coba persenjataan selama tahun ini.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved