Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA negara tetangga di Semenanjung Korea, Korea Utara (Korut) dan Korea Selatan (Korsel), saling melempar rudal. Pemicunya karena kapal dagang Korut yang melintasi perbatasan laut Korsel.
Menanggapi aksi kapal Korut, Korsel, pada Senin (24/10) pukul 03.15 waktu setempat, melepaskan tembakan peringatan. Tidak terima dengan sikap Korsel, dua jam kemudian Korut meluncurkan 10 rudal ke arah tetangganya itu.
"Peluru ditembakkan setelah militer Korsel melepaskan tembakan peringatan sekitar pukul 03.50 pagi," kata Staf Umum Tentara Rakyat Korut.
Korut memerintahkan untuk menembakkan 10 tembakan dari beberapa peluncur roket untuk mendesak Korsel melepaskan kapal dagangnya.
"Kami sekali lagi dengan tegas memperingatkan musuh yang melakukan provokasi maritim di atas tembakan artileri dan siaran pengeras suara lintas batas," tambah pernyataan itu.
Baca juga: Uji Coba Rudal Korut Resahkan Korsel Bikin Situasi Memanas
Sementara itu Staf Gabungan Korea Selatan menyatakan telah mengirim kembali kapal dagang Korut yang melintasi garis batas utara, batas laut de facto antara kedua Korea. Perbatasan maritim dianggap sebagai titik nyala dan menjadi lokasi beberapa bentrokan antara kedua Korea selama bertahun-tahun.
Ketegangan meningkat dalam beberapa pekan terakhir dengan Korut melakukan beberapa peluncuran rudal dan rentetan artileri yang telah memprovokasi Korsel dan Jepang.
Pyongyang secara dramatis meningkatkan latihan militernya baru-baru ini ketika Korsel dan Amerika Serikat (AS) mengatakan, pemimpin Korut, Kim Jong Un hampir melakukan uji coba nuklir ketujuh negaranya.
Baku tembak peringatan hari ini terjadi pada hari yang sama Wakil Menteri Luar Negeri AS, Wendy Sherman mengunjungi Jepang. Ia mengadakan pembicaraan tiga arah dengan Jepang dan Korea Selatan, dalam sebuah pertunjukan persatuan setelah serangkaian peluncuran Korut. (CNA/OL-5)
Pemimpin Korut Kim Jong-un memecat Wakil Perdana Menteri Yang Sung-ho secara langsung karena dinilai tidak bertanggung jawab dalam proyek modernisasi pabrik mesin.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Kim Jong-un pantau uji rudal hipersonik 1.000km di Laut Timur. Aksi ini respons atas krisis global & penguatan nuklir Pyongyang hadapi ancaman AS serta sekutu.
Korea Utara menyebut tindakan Washington tersebut sebagai bentuk pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan bukti nyata dari kebijakan hegemoni yang biadab.
Kim Jong-un meninjau industri pertahanan Korea Utara dan memerintahkan perluasan produksi rudal serta peluru kendali menjelang Kongres Partai tahun depan.
PERLOMBAAN senjata antara Korea Utara dan Korea Selatan kian mendalam ke bawah laut. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengunjungi pabrik kapal selam nuklir, Kamis (25/12).
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Di drakor ini, Kim Seon-ho memerankan karakter bernama Joo Ho-jin. Ho-jin merupakan penerjemah multibahasa yang ditugaskan sebagai penerjemah untuk bintang top Cha Mu-hee (Go Youn-jung).
Pengadilan Seoul akan membacakan vonis terhadap mantan Presiden Yoon Suk Yeol atas tuduhan menghalangi penyidikan terkait deklarasi darurat militer 2024.
Korea Selatan dilanda tren "Dubai Chewy Cookie". Terinspirasi dari cokelat viral Dubai, hidangan penutup ini laku keras berkat pengaruh K-Pop dan visual yang menggoda.
Jaksa khusus menuntut hukuman mati bagi mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol terkait upaya pemberontakan melalui deklarasi darurat militer yang gagal.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved