Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara (Korut) kembali menembakkan rudal balistik. Tembakan rudal ini adalah yang terbaru dalam unjuk serangan kilat oleh otoritas Korut.
"Korut menembakkan rudal balistik yang tidak ditentukan ke arah Laut Timur (Laut Jepang)," ungkap Kantor Staf Gabungan Seoul (JCS) Korea Selatan (Korsel).
Pernyataan JCS tidak memberikan rincian lebih lanjut. Namun, insiden ini terjadi pada Jumat (28/10). Ketegangan di Semenanjung Korea berada pada titik tertinggi dalam beberapa tahun.
Pada bulan lalu, Pemimpin Korut Kim Jong-un menyatakan bahwa negaranya sebagai kekuatan nuklir yang tidak dapat diubah. Sikap ini secara efektif mengakhiri negosiasi atas program senjata terlarang.
Baca juga: Korsel Latihan Militer Hadapi Ancaman Uji Coba Nuklir Korut
Di lain sisi, Presiden Korsel Yoon Suk-yeol menuding otoritas Korut siap untuk kembali melakukan uji coba nuklir dan diduga menjadi yang ketujuh.
"Tampaknya mereka telah menyelesaikan persiapan untuk uji coba nuklir ketujuh," tutur Yoon kepada parlemen Korsel.
Sebelumnya, Amerika Serikat, Jepang dan Korsel kompak menegaskan bahwa uji coba nuklir Korut akan mendapatkan respons kuat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ketiga negara bersumpah menjaga persatuan antara sekutu keamanan regional.
Bulan ini, Korut telah menembakkan beberapa serangan artileri ke zona penyangga maritim yang didirikan pada 2018 sebagai cara untuk mengurangi ketegangan dengan selama periode diplomasi yang bernasib buruk.
Korut juga mengumumkan telah menggelar latihan nuklir taktis. Aksi tersebut merupakan bagian dari peningkatan dramatis tahun ini dalam apa yang disebut Seoul sebagai provokasi oleh Pyongyang, termasuk melakukan peluncuran misil jarak jauh.
Baca juga: Korut Klaim Peluncuran Rudal Sebagai Upaya Beladiri Menghadapi Ancaman AS
Seoul juga baru-baru ini melakukan latihan tembakan langsung, dan Amerika Serikat mengerahkan kembali kapal induk bertenaga nuklir ke wilayah tersebut untuk melakukan latihan trilateral skala besar yang juga melibatkan Tokyo.
Latihan semacam itu membuat marah Pyongyang, yang melihatnya sebagai latihan untuk invasi dan membenarkan serangan kilat peluncuran misilnya sebagai "tindakan balasan" yang diperlukan.
Seoul dan Washington telah berulang kali memperingatkan bahwa Pyongyang hampir saja melakukan uji coba bom atom untuk pertama kalinya sejak 2017, setelah serangkaian peluncuran rudal balistik.
Kim telah menjadikan pengembangan nuklir taktis, senjata yang lebih kecil dan siap tempur, sebagai prioritas. Belum lama ini, Korsel memperingatkan bahwa Korut bersiap melakukan beberapa uji coba nuklir berturut-turut sebagai upaya tersebut.(AFP/OL-11)
Kim Jong-un meninjau industri pertahanan Korea Utara dan memerintahkan perluasan produksi rudal serta peluru kendali menjelang Kongres Partai tahun depan.
RUSIA kembali memanaskan hubungan dengan Barat setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan keberhasilan uji coba rudal jelajah bertenaga nuklir terbaru, 9M730 Burevestnik
Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengumumkan negaranya memiliki sekitar 5.000 rudal antipesawat buatan Rusia jenis Igla-S yang siap digunakan untuk menghadapi kemungkinan ancaman AS.
Pemerintah Rusia sebelumnya telah memperingatkan Amerika Serikat agar tidak memasok rudal jarak jauh ke Ukraina.
Putin mengatakan kepada Aliyev bahwa dua rudal antipesawat Rusia meledak beberapa meter dari sebuah pesawat penumpang Azerbaijan Airlines, menewaskan 38 orang di dalamnya.
Delapan jet tempur F-15 dan empat F-35 yang menempuh jarak sekitar 1.500 kilometer ke arah Laut Merah melepaskan rudal balistik ke Qatar.
TIONGKOK menolak usulan Presiden Donald Trump untuk perundingan pengendalian senjata nuklir sebagai tidak masuk akal. Apa alasannya?
PERLOMBAAN nuklir baru dimulai. Kini AS harus bersiap menghadapi dua pesaing sekaligus di saat kehilangan keunggulan industri dan ekonominya.
Di Xinjiang barat jauh, citra satelit dan analisis ahli menunjukkan bahwa Tiongkok dengan cepat memperluas lokasi uji coba nuklir bersejarah.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan keberhasilan uji coba rudal jelajah bertenaga nuklir Burevestnik, di tengah meningkatnya serangan udara di Ukraina.
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyatakan siap mendukung kesepakatan Donald Trump dan Kim Jong Un terkait pembekuan produksi senjata nuklir Korea Utara.
Peimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serukan percepatan perluasan kemampuan senjata nuklir di negaranya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved