Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Ratna siap dengan apapun tuntutan namun memiliki harapan bebas
Tersangka mengakui menyebarkan video dan foto beserta narasi yang bertujuan meresahkan masyarakat.
Kuasa hukum Ratna Sarumpaet berharap JPU mengajukan tuntutan berdasarkan fakta-fakta materiil.
HOAKS yang tidak dikendalikan berpotensi memicu aksi massa dan kekerasan yang berdampak pada jatuhnya korban
Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta, Senin (27/5) malam.
Hanum mengaku dirinya diberondong 20 pertanyaan oleh penyidik selama dalam pemeriksaan.
Upaya itu ditujukan untuk meminimalisasi dan menghindarkan konflik sebagai akibat tindakan kekerasan yang dipicu oleh informasi hoaks.
Polisi bakal mengusut narasi beserta video dan foto di media sosial dari Mustofa yang meresahkan masyarakat.
"Dari hasil pemeriksaan sementara, saudara M mengakui melalui akun di media sosial telah menyebarkan foto, video, dan narasi-narasi yang tidak sesusai dengan fakta sebenarnya."
Mustofa ditangkap lantaran diduga menyebarkan kabar bohong melalui Twitter terkait dengan posting-an hoaks kerusuhan 22 Mei 2019 dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Sebelumnya, Mustofa menyebarkan hoaks remaja Harun Rasyid, 15, tewas di Komplek Masjid Al Huda, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Mustofa menyebut Harun tewas disiksa aparat kepolisian.
Polri akan menindak anggotanya yang melakukan kekerasan ketika mengamankan demonstrasi 21-22 Mei. Sebaliknya, polisi juga tidak segan menangkap penyebar hoaks terkait kericuhan
Pembatasan informasi tersebut dimaklumi atas dasar sifatnya yang temporer.
MANTAN Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD
Ustaz Arifin Ilham tengah menjalani perawatan di rumah sakit Penang, Malaysia sejak beberapa waktu lalu. Ia mengalami kanker kelenjar getah bening.
Dalam unggahannya, IR menyebarkan konten ujaran kebencian serta narasi narasi yang yang mengandung teror, hasutan, dan menakutkan.
Ratna meminta disebut sebagai fi gur publik, bukan disamakan dengan pejabat publik yang tidak boleh salah. Dengan begitu, ia boleh berbohong atau melakukan kesalahan.
Ia mengaku kaget karena menurutnya ia belum pernah memberikan foto tersebut kepada siapapun.
Ratna disebut tidak tegas karena menyebut lupa dengan kronologis kebohongan yang dibuatnya
Ratna bercerita kebohongan itu pertama kali dia sampaikan kepada stafnya, Rubangi.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved