Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Polisi bakal mengusut narasi beserta video dan foto di media sosial dari Mustofa yang meresahkan masyarakat.
"Dari hasil pemeriksaan sementara, saudara M mengakui melalui akun di media sosial telah menyebarkan foto, video, dan narasi-narasi yang tidak sesusai dengan fakta sebenarnya."
Mustofa ditangkap lantaran diduga menyebarkan kabar bohong melalui Twitter terkait dengan posting-an hoaks kerusuhan 22 Mei 2019 dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Sebelumnya, Mustofa menyebarkan hoaks remaja Harun Rasyid, 15, tewas di Komplek Masjid Al Huda, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Mustofa menyebut Harun tewas disiksa aparat kepolisian.
Polri akan menindak anggotanya yang melakukan kekerasan ketika mengamankan demonstrasi 21-22 Mei. Sebaliknya, polisi juga tidak segan menangkap penyebar hoaks terkait kericuhan
Pembatasan informasi tersebut dimaklumi atas dasar sifatnya yang temporer.
MANTAN Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD
Ustaz Arifin Ilham tengah menjalani perawatan di rumah sakit Penang, Malaysia sejak beberapa waktu lalu. Ia mengalami kanker kelenjar getah bening.
Dalam unggahannya, IR menyebarkan konten ujaran kebencian serta narasi narasi yang yang mengandung teror, hasutan, dan menakutkan.
Ratna meminta disebut sebagai fi gur publik, bukan disamakan dengan pejabat publik yang tidak boleh salah. Dengan begitu, ia boleh berbohong atau melakukan kesalahan.
Ia mengaku kaget karena menurutnya ia belum pernah memberikan foto tersebut kepada siapapun.
Ratna disebut tidak tegas karena menyebut lupa dengan kronologis kebohongan yang dibuatnya
Ratna bercerita kebohongan itu pertama kali dia sampaikan kepada stafnya, Rubangi.
Ratna mengatakan yang terpikirkan olehnya saat itu adalah dianiaya. Pasalnya, wajah ibu dari artis Atiqah Hasiholan itu tampak lebam, efek dari operasi yang dijalaninya.
Menurut Ratna, penganiayaan adalah kejadian yang paling memungkinkan sebagai alasan wajahnya lebam.
Saat ditanya oleh keluarga dan staff pribadinya, Ratna kemudian menceritakan mengenai kebohongan tersebut.
Saat ditanya oleh staf soal kondisi wajah, Ratna mengaku dipukuli di Bandung
Ratna mengaku wajahnya terlihat menua sehingga memutuskan untuk perawatan operasi plastik
Sekarang, sidang pemeriksaan terdakwa sekaligus mengonfirmasi keterangan para saksi
Cerita Ratna turut disertai dengan mengirim foto wajah lebam ke media sosial. Menurut Jaksa, perbuatan itu mengakibatkan kegaduhan dan keonaran di masyarakat.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved