Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah memastikan ketersediaan pangan strategis menjelang natal dan tahun baru (nataru) memadai dengan harga yang wajar
Pemerintah bergerak cepat memastikan ketersediaan pasokan dan harga bahan pangan pokok jelang libur Natal dan Tahun Baru.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memprediksi inflasi indeks harga konsumen (IHK) November 2024 naik menjadi 0,30%, dari sebelumnya 0,08% pada Oktober 2024.
Bapanas mencatat harga sejumlah komoditas pangan secara umum mengalami fluktuasi pada Senin (2/12) pagi. Salah satunya cabai rawit merah yang naik Rp3.940 menjadi 41.930 per kg.
Jelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan bahwa stok dan harga pangan dalam kondisi yang baik.
Walau harga bahan pangan terpantau normal, pemerintah terus koordinasi dengan pelaku usaha, produsen, dan distributor agar sampai akhir tahun ini harga tetap terjangkau dan barang tersedia.
Upaya pengendalian inflasi terus menjadi perhatian pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Di tengah gejolak ekonomi, banyak masyarakat yang menahan pengeluaran mereka untuk belanja. Tingkat kepercayaan diri konsumen Indonesia tercatat menurun dan tidak seoptimistis sebelumnya.
Kenaikan harga pangan kembali terjadi di pasar nasional per Rabu, 16 Oktober. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat lonjakan harga beberapa komoditas penting.
Hal itu disampaikan Presiden kala menanggapi deflasi yang terjadi selama lima bulan berturut-turut sebagaimana laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Deflasi, sambungnya, terjadi khususnya pada harga pangan bergejolak seperti beras, cabai, dan lainnya yang sebelumnya saat Idul Fitri mengalami inflasi yang berlebihan.
BPS menyatakan deflasi September 2024 sebesar 0,12% month-to-month yang melanjutkan tren deflasi selama lima bulan berturut-turut dipengaruhi oleh penyesuaian pada sisi suplai pangan.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat sejumlah komoditas pangan secara umum, mulai beras, bawang, gula pasir, hingga telur ayam ras, mengalami penaikan, Senin (30/9).
Presiden Joko Widodo meninjau Pasar Tradisional Delimas Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (10/9). Ia ingin memastikan ketersediaan dan harga pangan baik dan stabil.
Sejumlah harga pangan seperti cabai, ayam dan telur terpantau naik signifikan, pada Senin (9/9).
Inflasi secara umum didefinisikan sebagai kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu.
Cabai rawit luar yang sebelumnya dijual Rp70 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp40 ribu per kg. Sedangkan untuk cabai rawit lokal Rp90 ribu per kg turun jadi Rp60 ribu per kg.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat harga sejumlah komoditas pangan seperti bawang merah naik menjadi Rp25.900 per kilogram (kg), per Minggu, (25/8).
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono melakukan kunjungan ke Pasar Jaya Pasar Minggu untuk mengecek ketersediaan dan harga bahan pangan.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat Harga bawang putih mengalami penaikan Rp3.740 menjadi Rp43.430 per kilogram (kg) dan cabai rawit merah juga naik menjadi Rp62.780 per kg.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved